Provinsi Papua Putuskan Tetap Berlakukan Adaptasi New Normal

0
181
Rapat Koordinasi penanganan Covid-19 Pimpinan daerah di Provinsi Papua
Rapat Koordinasi penanganan Covid-19 Pimpinan daerah di Provinsi Papua

Jayapura, KabarTifa.ID  – Pemerintah Provinsi Papua memutuskan masih tetap anggotalakukan adaptasi baru, namun dihimbau tetap menjalankan protokol kesehatan.

Demikianlah Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE, MM usai memimpin rapat penanganan Covid-19 Papua di Jayapura, Selasa (29/9/2020).

“Papua tetap konsisten dengan adaptasi normal baru, untuk semua kebijakan kembali ke kabupaten / kota,” kata Wagub Tinal.

Menurutnya, peningkatan peningkatan Covid-19 saat ini disebabkan oleh transmisi lokal.
Sehingga kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan dilaksanakan dipatuhi, sebab virus tersebut benar-benar ada.

“Poin penting hari ini tetap kita melihat peningkatan dibandingkan sebelumnya dua kali lipat, sehingga perlu menyadari dari masyarakat kita dan masyarakat harus sadar bahwa virus ini ada, dan bahaya,” terangnya.

Sebab, saat ini penularan bukan dri luar lagi, melainkan karena adanya transmisi lokal.

“Bukan dari klaster luar lagi, jadi jangan bilang ini orang bawa dari luar lagi, tetapi sekarang yang paling tinggi karena transmisi lokal. Artinya dari kita ke kita yang ada di Papua, ”bebernya.

Pada kesempatan tersebut, Wagub juga meminta kepada Pejabat Sementara Bupati yang baru dilantik agar protokol kesehatan dijalankan dalam masa kampanye.

“Tidak boleh ada calon yang mengabaikan itu, kalau sampaikan lakukan bila perlu di diskualifikas. Kita perlu pemimpin itu memberikan contoh bagaimana agar masyarakat bisa taat, ”imbuhnya.

Ia minta kepada tujuh kabupaten yang masih ada pada zona hijau agar tetap di pertahankan, sebab di wilayah Pegunungan seperti Kabupaten Tolikara, Lanny Jaya dan Jayawijaya masuk dalam zona merah.

“Kabupaten ini harus lebih serius, karena mereka yang dulu ada di zona hijau kini sudah masukzona merah, karena pintu masuk ke wilayah gunung,” tandasnya. (Cl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here