Residivis Berulah, Kembali Berhadapan Hukum

0
7
Residivis Kasus Curas
Residivis Kasus Curas ketika dilaporkan kembali di mapolsek Sentani Kota,

KabarTifa.ID – Seorang residivis kasus curas kembali berurusan dengan polisi setelah terlibat kembali dalam kasus pengeroyokan yang terjadi di wilayah hukum polres Jayapura.

Kepolisian Sektor Sentani Kota dalam hal ini Unit Reskrim Polsek Sentani Kota yang di pimpin Kanit Reskrim Polsek Sentani Kota IPDA Aan Anwas, SH menyerahkan DM (20) pelaku tindak pidana secara bersama – sama dimuka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang beserta alat bukti ke Kejaksaan Negeri Jayapura. Kamis (11/2/2021).

Kapolsek Sentani Kota Kompol Ruben Palayukan, S.PT., S.IK yang didampingi Kasi Humas Polsek Sentani Kota Bripka M Ichsan J.Nugroho saat di konfirmasi menjelaskan bahwa Unit Reskrim Polsek Sentani Kota telah menyerahkan tersangka DM (20) dengan tindak pidana pengeroyokan atau secara bersama – sama dimuka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 ayat (2) ke-2e KUHP atau pasal 170 ayat (1) KUHPidana.

Lanjut Kapolsek, DM(20) melakukan tindak pidana terhadap korbannya Budi Santoso (26), di samping jembatan Hotel Tahara Sentani pada tanggal 8 Desember 2020 sekitar pukul 23.00 wit, pelaku berhasil di amankan oleh Tim Paniki Polsek Sentani Kota pada tanggal 9 desember 2020, di rumah kosnya yang terletak di APO Pantai Jayapura kota.

“Setelah dilakukan penyidikan, pelaku tersebut memenuhi unsur pasal 170 ayat (2) ke-2e KUHPidana atau pasal 170 ayat (1) KUHPidana sehingga proses penyidikan dilanjutkan ke Kejaksaan Negeri Jayapura dan tersangka beserta alat bukti hasil visum diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yang Melva Rian, SH di Kejaksaan Negeri Jayapura,” katanya.

Tambahnya, DM(20) merupakan seorang risidivis yang mana pernah melakukan dan menjalani hukuman terkait kasus pencurian disertai kekerasan. Atas perbuatannya DM (20) kali ini terancam hukuman paling lama 9 tahun penjara. (*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here