Usulan CPNS Formasi Khusus Berdasar Pemetaan Kebutuhan

0
62
CPNS
Alex rumbobiar

KabarTifa.ID – Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Jayapura menanggapi surat Kementerian Pan RB Republik Indonesia Nomor, B/212/M.SM.01.00/2021, perihal permintaan untuk mengevaluasi kembali usulan tenaga honorer K2 yang tidak lulus CPNS dan tenaga kontrak yang sudah lebih dari 5 tahun yang mana diusulkan oleh pemerintah provinsi Papua yang melebihi kuota yang dibutuhkan.

Dalam Surat yang dikeluarkan oleh Kementerian Pan RB tertanggal 19 Februari 2021, menyebutkan jumlah tenaga honorer yang diusulkan oleh pemerintah provinsi Papua sebanyak lebih dari 60.000 sementara kuota yang disiapkan hanya 20000 orang.

Menanggapi surat tersebut Bupati Jayapura melalui Kepala BKD Kabupaten Jayapura,Alex Rumbobiar mengatakan, untuk Kabupaten Jayapura sendiri berdasarkan data yang sudah dikirim jumlah tenaga honorer K2 yang diusulkan untuk CPNS formasi khusus, 2594 orang.

“Ini kita melewati proses dari tim validasi dan verifikasi. Di situ juga disertai dengan data presentase, di mana untuk orang Papua sebanyak 51%, Kemudian untuk orang non Papua sebanyak 48%,”ujarnya.

Dia menerangkan untuk menanggapi surat dari Kementerian Pan RB Republik Indonesia, khusus untuk Kabupaten Jayapura sudah melalui jenjang jenjang proses pendataan terhadap tenaga honorer K2 di Kabupaten Jayapura. Karena hal itu juga sudah diatur dalam undang-undang. Oleh karena itu pihaknya juga sudah melakukan pemetaan kebutuhan dan melakukan seleksi.

“Kita di Kabupaten Jayapura sudah lakukan tahapan-tahapan itu semua,” tandasnya.

Meski begitu pihaknya berharap kepada pemerintah provinsi Papua melalui Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua untuk mengadakan pertemuan, sehingga dari situ nantinya sama-sama melihat dan memberikan masukan dan tanggapan terkait dengan adanya surat dari Kementerian Pan RB Republik Indonesia itu.

Dia mengakui Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini BKD Kabupaten Jayapura dalam melakukan pemetaan terhadap kebutuhan tenaga yang akan mengisi formasi itu. Pada intinya hal itu disesuaikan dengan visi dan misi Bupati Jayapura, program distrik membangun dan membangun distrik (DMMD).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here