Jalan Pasar Lama dan Pasar Baru Sentani Jadi Got

0
15
Pasar Lama
Salah satu titik di jalan pasar lama yang terendam air, tampak jalanan tergenang air sesaat setelah hujan,Rabu (10/3/2021).

Kabartifa.ID – Belakangan ini di sekitar wilayah Kota Sentani, Kabupaten Jayapura hujan kerap mengguyur. Hal ini menyebabkan sejumlah saluran drainase meluap, seperti yang terjadi di Jalan Pasar Lama Sentani dan Pasar Baru. Akibat terjadinya pendangkalan saluran drainase di wilayah itu menyebabkan air yang mengalir di saluran drainase meluap ke jalanan.

Kondisi ini pun dikeluhkan oleh masyarakat setempat karena masalah tersebut bukan baru pertama kali terjadi.

“Sebenarnya untuk persoalan di jalan kedua pasar Sentani ini bukan baru hari ini, karena kita juga sudah seringkali sampaikan bahkan di media juga sudah. tapi belum ada tanggapan dari pemerintah,” kata Samsul, salah satu warga yang tinggal di sekitar Jalan Pasar Lama Sentani, Rabu (10/3/2021).

Bahkan kondisi ini diperburuk ketika terjadinya hujan yang belakangan ini intensitasnya sangat tinggi di kawasan Sentani. Pantauan media ini di kawasan Jalan Pasar Lama Sentani memang jalannya sudah mulai rusak di beberapa titik. Hal ini disebabkan karena ruas jalan di pasar tersebut khususnya di bagian arah menuju Yahim sudah menjadi daerah aliran air sejak lama. Air tersebut berasal dari saluran drainase yang tersumbat.

Kondisi yang sama juga terjadi di Jalan Pasar Baru Sentani tepatnya di persimpangan menuju pasar. Jalan tersebut juga seringkali menjadi alur aliran sungai ketika musim hujan. Sama halnya dengan masalah yang terjadi di Jalan Pasar Lama Sentani sama-sama disebabkan karena buruknya saluran drainase yang ada di sekitar Jalan.

Berdasarkan konfirmasi media ini kepada kepala dinas pekerjaan umum Kabupaten Jayapura, Alphius Toam, untuk kawasan Pasar Lama tahun ini sudah dipastikan akan dikerjakan saluran drainase nya. Mulai dari lampu merah sampai di jalan menuju Kehiran. Sementara untuk perbaikan ruas jalan di pasar tersebut belum bisa dilakukan tahun ini. Ini disebabkan karena keterbatasan anggaran untuk membiayai pekerjaan tersebut. (*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here