Demokrat Versi Moeldoko Ditolak, Demokrat Papua Gelar Syukuran

0
25
Sebagai ungkapan syukur pengurus DPD DPD Partai Demokrat Provinsi Papua bersama pengurus DPC-DPC menggelar syukuran di Rumah Makan Laut di bilangan Kota Jayapura, Kamis malam (1/4/2021).
Sebagai ungkapan syukur pengurus DPD DPD Partai Demokrat Provinsi Papua bersama pengurus DPC-DPC menggelar syukuran di Rumah Makan Laut di bilangan Kota Jayapura, Kamis malam (1/4/2021).

JAYAPURAkabartifa.id-Kementerian Hukum dan Ham akhirnya menolak mengesahkan kepengurusan DPP Demokrat versi Muldoko, membuat Agus Yudhoyono Harimurti (AHY) tetap sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Dewan Pengurus Daerah (DPD) se Indonesia pun menyambut gembira keputusan ini, tidak terkecuali DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.
Sebagai ungkapan syukur pengurus DPD DPD Partai Demokrat Provinsi Papua bersama pengurus DPC-DPC menggelar syukuran di Rumah Makan Laut di bilangan Kota Jayapura, Kamis malam (1/4/2021).

Selai dihadiri pengurus DPD Partai Demokrat Papua dan DPC-DPC, hadir pula para petinggi DPD Partai Demokrat Papua, diantara Wakil Ketua I Ricky Ham Pagawak (RHP) dan Wakil Ketua II Yunus Wonda.
Wakil Ketua I DPD Demokrat Papua Ricky Ham Pagawak, mengatakan ketua Lukas Enembe telah memerintahkan semua pengurus untuk melakukan doa syukuran bersama atas keputusan pemerintah yang menolak kubu Moeldoko hasil KLB Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Ya, pertama kami mewakili ketua DPD Demokrat Papua hari ini melakukan doa syukuran, kami rencana mau bakar batu tapi ketua DPD Lukas Enembe perintahkan untuk doa syukuran saja karena semua ini terjadi atas pertolongan Tuhan,” kata Ricky Ham Pagawak dalam keterangan pers usai doa syukuran di rumah makan laut, Kota Jayapura.

RHP menuturkan, dengan keputusan pemerintah menolak hasil KLB abal-abal pastinya Demokrat Papua serius mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum dan bagaimana membesarkan partai demokrat Papua.

“Kami akan merangkul kembali teman-teman yang sempat ikut ramai dalam Kongres Luar Biasa Deli Serdang, Sumut,” ujarnya.

“Jadi, berapa pengurus dan pengurus yang kemarin sempat ikut KLB kami membuka diri untuk terima mereka untuk sama – sama membesarkan partai demokrat di Papua maupun Indonesia,” tambahnya.

Wakil Ketua II DPD Demokrat Papua, Yunus Wonda, mengatakan keputusan Kemenkumham dan Kemenpolhukam ini menjadi satu catatan bagi seluruh kader patai berlambang Mercy ini di Indonesia.
“Kebijakan kami jelas mendukung AHY sebagai Ketua Umum DPP Demokrat karena dari awal kami yakin bahwa putusan akan menolak hasil KLB Deli Serdang karena kita ikuti seluruh aturan sangat jelas sekali,” ucapnya.

Dinamika politik ini lebih bagus bagi Demokrat mendapat tantangan daripada nanti mendekati Pemilu 2024.

“Dengan situasi ini membuat kematangan kader Demokrat seluruh Indonesia, khususnya di Papua konsolidasi cukup kuat menghadapi badai artinya kami sudah siap,” imbuhnya.

Dengan peristiwa ini, membuat penguatan kepada seluruh kader terutama di Provinsi Papua.
“Yaitu mulai dari DPD sampai DPC bahwa satu kekuatan besar bagaimana kita terus kibarkan panji partai Demokrat di Papua,” imbuhya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here