Merasa Terbeban Sebagai Alumni SMU Gabungan Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono Rehab SMU Gabungan.

0
41
Wamen PUPR Wempi Wetipo bersama Rombongan melakukan peletakan batu pertama renovasi SMU Gabungan Jayapura

Jayapura,l kabartifa.id- Akhirnya Proposal Pembangunan SMU Gabungan Jayapura di Respon Mentri PUPR Basuki Hadi Muljono yang juga salah satu Alumni, dengan mengutus Wamen Wempi Wetipo untuk melakukan Peletakan batu pertama Pembangunan Rehabilitasi SMU Gabungan Jayapura.

 

Untuk itu Rabu 16 Juni 2021 Wakil Menteri PUPR Wempi Wetipo bersama Rombongan di dampingi kepala Balai mengunjungi SMU Gabungan gunah prosesi peletakan Batu pertama, Kegiatan tersebut menjadapt Respon yang luar biasa dari Para Dewan Guru bersama Dewan sekolah.

 

Wakil Mentri Wempi Wetipo dalam sambutannya mengatakan hari ini juga direktif nya pak Mentri beliau adalah alumi SMA Gabungan dan beliau merasa terbeban akhirnya membri konstribusi positif bawah tanah papua lah yang memulai karya sampai beliau ada di posisi menteri hari ini.Sebagai Wakil mentri pekerjaan umum perumahan rakyat republik indonesia saya di beri tugas untuk mendampingi pak mentri hari ini beliau menugaskan kami untuk datang sekaligus melaksanakan peletakan batu pertama Rehabilitasi sekolah ini tadi saya liat di catatan itu bawah sekolah ini berdiri tahun 1957 dan ini sudah cukup lama dimana saat itu saya belum lahir, oleh sebab itu perluh di Rehabilitasi,”Ungkap Wamen PUPR.

 

Sementara itu Kepala BPPW Papua Corneles Sagrim menjelaskan bahwa khusus

bagi siswa-siswi yang ada di kota jayapura, Tahun ini di berikan bantuan melalui Direktif Mentri PUPR melalui dirjen dan hari ini kita bisa saksikan bersama kegiatan peletakan batu pertama pembangunan rehap renafasi gedung sekolah SMA Gabungan.

 

Pekerjaan sendiri terdiri dari pekerjaan gedung kelas 3 lantai yang bangunan nya 3,300 persegi kemudian pada bangunan kantin luasnya 173 koma 55 persegi kemudian pagar tembok 331 meter pekerjaan akses jalan 140 meter dan taluk 115 meter dan waktu pelaksanaan mulai dari 4 Juli 2021 hingga 1 Desember 2021 dengan nilai kontrak kurang lebih 20,91 milyar,”ungkap Kepala Balai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here