Pasien Covid-19 meningkat di Papua Ketua DPRP,mintah Gubernur berikan perhatian Khusus kepada Tenaga Medis.

0
1254

JAYAPURA kabartifa.id-Lakukan Kunjungan Kerja Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw,SE mengunjungi Rumah Sakit Daerah Dok II Jayapura Senin 19 Juli 2021,gunah memantau dari dekat Penanganan para Medis terhadap Warga masyarakat yang terpapar Covid-19.

 

Dalam Kunjungan yang langsun turun ke lapangan ini, Ia melihat langsun perkembangan Peningkatan Pasien Covid 19 di RSUD Dok II yang begitu pesat perkembangannya mengalami kenaikan yang sangat drastis dimana seluruh ruangan RSUD Penuh dengan Pasien hingga pihak Rumah sakit menambahkan 12 tempat tidur di luar ruangan RSUD depan bekas Instalasi Gawat Darurat (IGD) dibeberapa titik luar ruangan lainya telah di pasang tempat tidur.

 

Kurang lebih 1 jam keberadaan saya di RSUD melihat penambahan tempat tidur oleh pihak Rumah sakit tidak menunggu waktu lama langsun Penuh terisi dengan Pasien Covid 19 ini menggambarkan terjadi lonjakan pasien yang begitu besar di Papua khususnya di Jayapura dan terlihat para Pasien yang datang ke Rumah sakit dengan Kondisi Kritis membutuhkan Oksigen, bahkan didepan mata saya ada seorang pasien yang baru datang Jatuh terkapar, ini menunjukkan bahwa Virus Corona itu ada dan cukup tinggi penularannya,”Ungkap Jhony Banua Rouw Ketua DPRP.

Kunjungan kerja Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw,SE ke RSUD Dok II Jayapura pantau tenaga medis dan pasien Covid-19

 

Untuk itu dengan penuh harapan yang tinggi ketua DPRP himbau agar Masyarakat Papua jangan anggap remeh tetapi tingkatkan Protokol Kesehatan dengan baik dan benar, terutama menghindari acara acara atau kumpul kumpul di tempat keramaian agar terhindar dari Virus mematikan ini.

Karena saat ini beberapa Rumah sakit sangat kewalahan tangani Pasien karena membludak dan fasilitas kesehatan sudah berkurang dan hampir habis seperti, Kasur dan Slang Oksigen alat bantu pernafasan telah habis.

 

Ia juga menambahkan tenaga medis yang bekerja saat ini kewalahan karena kekurangan, Masker dan Alat Pelindung Diri(APD) dalam menangani Pasien Covid 19 oleh nya itu Gubernur diharapkan dapat menyelesaikan, membantu dengan berikan Perhatian khusus terkait bencana tersebut.

 

Karena saat ini banyak tenaga medis yang terpapar Virus akibat nya tenaga medis di Dok II sangat kurang kalau trus dipaksakan makah semua tenaga medis akan terpapar Virus berbahaya ini,”Ungkap JBR.

 

Olehnya itu sebagai Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw tegaskan harus di seriusi yang pertama adalah 1.Gubernur harus bisa menyelesaikan semua tunggakan utang tenaga medis yang belum terbayarkan pada tahun lalu saat menangani hal yang sama agar bisa mereka kerja dengan maksimal. Ke 2.di harapkan agar Gubernur anggarkan biyaya untuk menambah 50 tenagah Medis yang didalamnya ada Dokter gunah menangani Covid 19 diPapua.

 

Terkait Pembiayaan harus dilakukan oleh Pemda Provinsi kalau tidak DPR Papua akan biyayai, ini harus dilakukan cepat karena tenaga medis sangat dibutuhkan, walaupun peralatan cukup baik dan tersedia tetapi tidak ada tenaga medis sama saja kita memasang Bom waktu, oleh sebab itu Gubernur segera menambahkan Uang kepada RSUD agar melakukan tambahan tenaga medis dalam menangani penyebaran Covid-19 diPapua.

Berdasarkan informasi dari Sekretaris Dirut RSUD Dok II bahwa sudah ada tenaga Relawan medis yang sudah siap bekerja melayani Pasien Covid-19.

 

JBR Menambahkan bahwa untuk membiayai tenaga medis ini harus ada langka langka Kongrit yang diambil oleh Gubernur contoh nya, kita punya anggaran tak terduga ada bisa dipakai dari situ, kalau tidak kita bisa minta anggaran mendahului APBD untuk membayar.

 

Saat di konfirmasi beberapa tenaga medis menyampaikan keluhan mereka kepada ketua DPRP bahwa mereka telah bekerja melayani Pasien offer Kapasitas ada yang bekerja 10 jam,12 jam,28 jam, Untuk itu penambahan tenaga medis ini harus dilakukan,”Tegas ketua DPRP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here