Yan Cristian Arebo:Presiden Harus merekrut 20 ribu tenaga kerja asal Papua dalam operasional Smelter 

0
109
Ketua Umum Pemuda Adat Papua, Yan Cristian Arebo

Jayapura KabarTifa.ID- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan peletakkan batu pertama (groundbreaking) pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus KEK) Gresik, Provinsi Jawa Timur, Selasa (12/10/2021). Dalam peresmian pabrik smelter itu, Jokowi terlihat ditemani oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

 

Selain itu, ada pula Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Seskab Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

 

“Dengan mengucapkan bismillahirahmanirrahim, hari ini saya nyatakan dimulainya peletakan batu pertama pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di kawasan KEK Gresik Provinsi Jawa Timur,” ucap Jokowi dilihat dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.

 

Jokowi menjelaskan, smelter yang akan dibangun dengan single line ini adalah yang terbesar di dunia. Bahkan memiliki kapasitas untuk mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga pertahun. Selain itu, pembangunan ini juga diklaim menyerap 40.000 tenaga kerja.

 

“Tadi yang disampaikan Pak Menteri BUMN Erick Thohir bahwa ini dalam masa konstruksi saja akan ada 40.000 tenaga kerja yang bisa bekerja. Artinya terbuka lapangan pekerjaan akan banyak sekali di Gresik dan provinsi Jatim, belum nanti kalau sudah beroperasi,” tuturnya.

 

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan, kapasitas smelter yang mampu mengolah 1,7 ton konsentrat tembaga pertahun adalah sangat besar. Karenanya, ia yakin pembangunan ini akan membawa efek positif bagi perekonomian Tanah Air,”Ujar Presiden Indonesia dua Periode ini.

 

Sementara itu Menyikapi Peresmian dan Peletakan batu pertama Pembangunan Smelter PT.Freport Indonesia di Gresik Provinsi Jawa Timur. Maka mewakili Pemuda, Ketua Pemuda Adat Papua Yan Cristian Arebo, SH menyampaikan bahwa Pemuda Papua sangat mendukung kebijakan yang diambil Bapak Presiden Indonesia Ir.H Joko Widodo terkait Pembangunan Smelter di Gresik Jawa timur.

 

Tetapi Pemerintah Harus bijak sana dan Adil kepada Orang Papua yang mana PT.Freport Indonesia beroperasi di atas Tanah Papua dan harus dari Pembangunan Smelter tersebut ada dampak positif yang didapatkan oleh Orang Papua, walaupun pembangunannya dilakukan di Gresik Jawa timur.

 

Untuk itu sebagai Ketua Pemuda Adat Papua, Yan Cristian Arebo mengharapkan agar Pembangunan Smelter yang di bangun di Gresik Jawa timur tidak usah lagi diperdebatkan karena Atas nama Negara Presiden Jokowi telah meresmikannya dan telah dipertimbangkan Pemerintah dari semua aspek.

 

Selaku perwakilan Pemuda Papua cuman ingin menyampaikan kepada Pemerintah Pusat, agar dalam merekrut Tenaga Kerja di Smelter tersebut seperti yang disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir akan merekrut 40 ribu karyawan dari Wilayah Jawa timur, menurut Yan Cristian Arebo harus ada keadilan dimana Perekrutan Tenaga kerja tersebut kami Papua agar perusahan dapat mengakomodir 20 ribu tenaga kerja Kami Orang Papua untuk bekerja di dalamnya,”Ungkap Ketua Umum Pemuda Adat Papua.

 

Ia Yakin bahwa Pembangunan Smelter di Gresik sudah dipertimbangkan semua apek Untung Ruginya, dan tidak mungkin ada Niat buruk Pemerintah Pusat untuk menyengsarakan Orang Papua,”Kata Arebo(IRAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here