Gubernur Lukas Enembe Berharap Rakyat Papua Komit 2030 Hilangkan HIV-AIDS Selamatkan yang Tersisa.

0
226

Jayapura,KabarTifa.ID– Dalam Rangka Memperingati Hari AIDS se-Dunia KPA Provinsi Papua membentuk Panitia hari AIDS internasional dan membuat kegiatan jalan Sehat bersama dan ibadah syukur serta hiburan rakyat dan pembagian hadiah door prize,

Bertempat di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua Rabu 1 Desember 2021 dimana dihadiri Langsung Oleh Gubernur Papua Lukas Enembe selaku Ketua Umum KPA Provinsi Papua dan Pejabat lainya serta Para Pengurus Baru anggota KPA Papua yang saat ini di Pegang oleh Dr.Anton Mote.

Dalam kesempatan ini Gubernur Lukas Enembe dalam Sambutannya
Mengatakan bahwa Penyakit HIV-AIDS harus dapat di Hentikan Penyebarannya diPapua Oleh nya itu Pengurus KPA yang baru diminta agar bekerja dengan baik dalam menetapkan Program ke masyarakat gunah menghentikan penyebaran HIV-AIDS di Papua yang Jumlahnya sangat besar tembus 5 besar di Indonesia.

Untuk itu Lukas Enembe sebagai Gubernur Papua dirinya mengharapkan Agar seluruh Rakyat Papua mari bersama sama Kita Komit hilangkan HIV-AIDS dari Papua dari saat ini hingga tahun 2030 nanti,”Harap Gubernur Papua Lukas Enembe.

Sementara itu ditempat yang sama Ketua KPA Provinsi Papua Dr.Anton Mote menjelaskan Dari data jumlah terbaru di Provinsi Papua antara lain Jayapura 508 kasus dan Nabire 466 kasus menempati jumlah kasus tertinggi,”Ungkap Anton di sela-sela peringatan hari AIDS Internasional 1 Desember 2021 di Jayapura.

Dalam kegiatan itu, beberapa elemen digandeng seperti LSM, tokoh agama, Tokoh Adat dan para ODHA (Orang dengan HIV/AIDS).

“Penyakit menular ini masih ada sehingga diperlukan kebersamaan untuk mencegahnya,” tambah dia.

Sementara itu, Amanda Waly, yang merupakan salah satu ODA terinfeksi HIV sejak 2008 memliki sejumlah harapan pada peringatan Hari AIDS ini. Ia berharap agar HIV berhenti sampai di dirinya saja, karena itu anak-anak muda Papua lainnya harus menjaga diri dengan baik stop pergaulan bebas agar terhindar dari penularan HIV-AIDS, Karena Penyeslan biasanya datang dari belakang dan itu tidak ada Gunanya, Buktinya Saya yang seumur hidup saya harus bergelut dengan Obat tiap hari hingga Tahun 2021 sudah 14 Tahun saya Konsumsi HRV.

Amanda juga mau bilang ke teman-teman ODHA bahwa kita selalu punya harapan. Mari kita terus saling menguatkan. Kepada pemda di Papua saya harap agar obat ARV selalu ada, sehingga ODHA tetap hidup sehat dan beraktifitas normal,” kata Amanda

Ketua panitia hari AIDS sedunia Asri Gombo berharap acara peringatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga Papua untuk ikut peduli melakukan pencegahan virus HIV/AIDS.

“Panitia hari AIDS internasional membuat kegiatan jalan Sehat bersama, ibadah syukur, hiburan rakyat dan pembagian hadiah door prize,”ungkap Asri Gombo. (AF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here