Orang tua Murid bersama Murid Menolak Vaksin Covid 19 di Sekolah Kapuaten Jayawaijaya

0
108
sosialisasi dan edukasi terkait Vaksin Covid-19 kepada para orang tua murid Kelas XII di SMA PGRI Wamena, Jumat (28/01/2022)

Wamena KabarTifa.ID– Kapolres Jayawijaya diwakili Ipda Ishak D Okoka didampingi Vaksinator dari Pusdokkes Mabes Polri Ipda dr. Faizal memberikan sosialisasi dan edukasi terkait Vaksin Covid-19 kepada para orang tua murid Kelas XII di SMA PGRI Wamena, Jumat (28/01/2022) pagi.

Dalam kegiatan tersebut mewakili Kapolres Jayawijaya memberikan edukasi terkait pentingnya vaksin Covid-19 bagi para siswa untuk menjaga imunitas sehingga proses tatap muka di sekolah dapat berjalan dengan aman, sehingga nantinya diharapkan tidak ada lagi informasi yang negatif terkait vaksin yang membuat masyarakat takut untuk divaksin

Dalam kesempatan itu selaku Kepala Sekolah SMA PGRI Wamena Drs. Herry Max KasihaMengatakan sekolahbtidak bertangung jawab ketika ada apa ketika difaksin namun sekolah memberikan sosialiasai karena berang dan masuk perguruan tinggi wajib Vaksin Covid 19, kepeutusan kembali kepada ornag tua dan anak murud mau vaksin atau tidak. Jelasnya

Dalam sosialisasi itu para orang tau murid dan murid kelas tiga berpakat untuk tolak Vaksin covid 19 di Kota wamena. Agar tidak melakukan vaksin secara paksa terhadap siswa, vila terjadi apa apa terhadap anak anak yang menerima vaksin siapa yang bertangun jawab terhadap nyawa harus jelas.

Mewakili orang tua tidak mau sebutkan namanya mengatakan Bila covid 19 penyebaran sangat mudah maka tentu kami orang pegunugan tentu sudah tertular semua karena kebiasaan orang pegungan beda dwngan daerah lain di indonesia tetapi sampai hari ini masyarakat aman aman saja.

Kenapa harus diwajibkan vaksinasi ada lapa dibalik ini tentu kita harus pahan kepentingan orang lain, kepentiangan para eliat, kepentigan negera Rakyat jadi Korba.

Minta kepada bupati segera perketat bandara karena yang bawa virus dari luar wamena.

Penyakit Virus covid ini memang sudah ada disini yang disebut vlu batuk beringus, pemerintah jagan mengada ada, bikin panik masyarakat. Ujarnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here