Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - 4 Kripto Ini Bakal Meledak di 2025?
    Crypto

    4 Kripto Ini Bakal Meledak di 2025?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini04-07-2025 - 19.00Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    4 Kripto Ini Bakal Meledak di 2025?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Dunia kripto selalu dinamis, dengan proyek-proyek baru bermunculan setiap hari. Namun, hanya segelintir yang mampu bertahan dan menawarkan kombinasi produk nyata, komunitas aktif, serta kegunaan yang jelas. Jika Anda tertarik mengamati aset digital untuk tahun depan, mari kita ulas empat kripto menjanjikan: BlockDAG, Pi Network, Sui, dan Hyperliquid. Keempatnya memiliki karakteristik unik, mulai dari aplikasi penambangan hingga platform perdagangan dengan volume besar. Berikut analisis singkatnya:

      4 Kripto Ini Bakal Meledak di 2025?
      Gambar Istimewa : cryptoharian.com
    1. BlockDAG: Ekosistem dengan 2 Juta Penambang Aktif

    BlockDAG tengah menjadi perbincangan hangat. Salah satu alasannya adalah aplikasi penambangannya yang telah digunakan lebih dari 2 juta orang. Proyek ini sedang melakukan pra-penjualan (presale) dengan harga token BDAG saat ini US$ 0,0016 hingga Agustus 2025. Target harga listing diprediksi mencapai US$ 0,05, dan tim telah menjual lebih dari 23,5 miliar token. BlockDAG tidak hanya fokus pada aspek digital, tetapi juga mengembangkan perangkat keras penambangan dengan pengiriman pertama dijadwalkan Juli-Agustus. Proyek ini juga telah diaudit oleh pihak ketiga seperti Halborn dan CertiK. Dengan kompatibilitas EVM dan fitur pembuatan dApp tanpa coding, BlockDAG berpotensi mendominasi lapisan-1 (Layer-1).

    1. Pi Network: Perluasan Ekosistem dan Dukungan Komunitas yang Kuat

    Pi Network terus mengembangkan ekosistemnya. Baru-baru ini, mereka meluncurkan Pi App Studio, alat yang memungkinkan siapa pun membuat dApp tanpa keahlian coding. Mereka juga memperkenalkan fitur staking baru yang memungkinkan komunitas mendukung proyek-proyek yang dianggap bermanfaat. Dengan lebih dari 13 juta pengguna yang telah bermigrasi ke mainnet terbuka, Pi mendorong adopsi yang lebih luas, termasuk melalui lelang domain .pi dan sistem KYC yang diperbarui. Meskipun pelepasan token besar di masa mendatang berpotensi memengaruhi harga jangka pendek, banyak pihak tetap tertarik karena pendekatan berbasis komunitas dan inovasi bertahapnya.

    1. Sui: Stabilitas dan Perkembangan Konsisten

    Berbeda dengan proyek lain yang sering menjadi sorotan berita, Sui tumbuh secara konsisten. Harga tokennya stabil di kisaran US$ 2,78. Meskipun belum ada pengumuman besar baru-baru ini, proyek ini tetap menarik perhatian karena teknologi yang kuat dan dukungan komunitas pengembang. Sui dikenal sebagai platform layer-1 yang dibangun untuk jangka panjang. Bagi yang menyukai proyek yang berkembang perlahan namun pasti, tanpa fluktuasi besar, Sui bisa menjadi pilihan tepat. Nilai mungkin tidak melonjak drastis, tetapi kestabilan dan arah jangka panjangnya menarik banyak investor.

    1. Hyperliquid: Fokus pada Likuiditas dan Aktivitas Perdagangan Tinggi

    Hyperliquid (HYPE) menonjol dalam beberapa bulan terakhir, dengan pertumbuhan harga signifikan sejak April. Volume perdagangannya tetap tinggi, menunjukkan minat pasar yang konsisten. Salah satu faktor pendorongnya adalah dominasi Hyperliquid di pasar perpetuals terdesentralisasi, ditambah strategi reinvestasi pendapatan untuk pembelian kembali token. Meskipun harga saat ini sedikit di bawah titik tertinggi, beberapa analis melihat potensi kenaikan jika tren saat ini berlanjut. Proyek ini lebih fokus pada perdagangan daripada fitur seperti penambangan atau staking, sehingga cocok bagi mereka yang tertarik pada DEX dan likuiditas pasar.

    Kesimpulan

    Memilih proyek kripto bukan hanya soal tren sesaat atau janji keuntungan besar. Yang penting adalah bagaimana proyek membangun fondasi teknologi, merangkul komunitas, dan menunjukkan kemajuan nyata. BlockDAG menawarkan pendekatan menyeluruh, Pi Network mengandalkan kekuatan komunitas, Sui menawarkan stabilitas, dan Hyperliquid fokus pada perdagangan. Keempat proyek ini layak diperhatikan, masing-masing dengan pendekatan berbeda, dan patut dipantau untuk memahami lanskap kripto di tahun mendatang.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBlackBerry Kembali! Titan 2: Nostalgia & Teknologi Canggih!
    Next Article XRP Tembus US$90? Ini Prediksi Mengejutkan!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Institusi Kunci Rp4,5 T ETH: Sinyal Reli Ethereum?

    13-02-2026 - 19.45
    Crypto

    Harga ETH Anjlok, Whale Borong Rp6 T! Sinyal Bullish Besar?

    13-02-2026 - 19.30
    Crypto

    Geger! Proyek Kripto Trump Rilis World Swap, Harga WLFI Anjlok?

    13-02-2026 - 19.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.