Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto -
    Crypto

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini31-12-2025 - 19.15Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    image 163
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Dogecoin di Persimpangan: Siap Anjlok atau Bangkit?

    Editor: BobonSyah

    image 163
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    KabarTifa- Harga Dogecoin (DOGE) masih berjuang keras menghadapi tekanan jual signifikan menjelang penutupan tahun 2025. Koin meme populer ini terpantau diperdagangkan di sekitar level $0,123, sedikit di atas zona support krusial, setelah serangkaian aksi jual yang intensif selama beberapa minggu terakhir. Analisis pasar menunjukkan bahwa DOGE masih terperangkap dalam pola descending channel, mengindikasikan dominasi penjual yang kuat di pasar.

    Terjebak dalam Cengkeraman Penjual

    Sejak bulan Oktober, pergerakan harga Dogecoin konsisten membentuk lower high, sebuah sinyal klasik dari melemahnya momentum beli. Indikator teknikal seperti Supertrend masih menunjuk ke area bearish di sekitar $0,140, sementara titik Parabolic SAR terus berada di atas candle harian. Kondisi ini secara tegas menunjukkan bahwa kendali pasar belum beralih ke tangan pembeli, melainkan masih didominasi oleh tekanan jual.

    Level Kritis yang Menentukan Arah

    Menurut laporan dari Coin Edition, area support terdekat yang harus dipertahankan DOGE berada di kisaran $0,120 hingga $0,118. Level ini telah berulang kali berhasil menahan gempuran penjualan. Namun, jika penutupan harian terjadi di bawah zona vital ini, harga DOGE berisiko melanjutkan penurunannya menuju level $0,105, bahkan berpotensi menyentuh $0,100, yang sebelumnya menjadi titik permintaan signifikan di awal tahun.

    Stabilitas Jangka Pendek yang Rapuh

    Dalam kerangka waktu yang lebih pendek, Dogecoin menunjukkan upaya untuk stabil setelah koreksi tajam pekan lalu. Harga masih mampu bertahan di atas garis tren intraday dan bergerak di sekitar Volume Weighted Average Price (VWAP) $0,123. Ini mengindikasikan adanya perlawanan dari pembeli untuk menjaga nilai, meskipun belum disertai dorongan yang kuat. Indikator Relative Strength Index (RSI) intraday bergerak di kisaran tengah 50-an, lebih mencerminkan jeda dalam tekanan jual daripada sinyal pembalikan tren yang solid. Area $0,125-$0,127 tetap menjadi hambatan kuat yang menahan setiap upaya kenaikan.

    Data Derivatif: Pelaku Pasar Menarik Diri

    Dari sisi pasar derivatif, open interest DOGE dilaporkan menurun sekitar 3,5%, mencapai $1,45 miliar. Penurunan ini mengisyaratkan bahwa pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur risiko mereka, alih-alih membangun posisi baru. Ironisnya, volume perdagangan justru melonjak lebih dari 22%, namun tanpa diikuti kenaikan harga. Pola semacam ini sering diinterpretasikan sebagai fase distribusi, bukan akumulasi. Selain itu, likuidasi posisi long mendominasi, dengan nilai lebih dari $2,5 juta dalam 24 jam terakhir, menegaskan tekanan jual yang berkelanjutan.

    Sentimen Pasar Masih Dihantui Ketakutan

    Sentimen pasar kripto secara keseluruhan juga masih menjadi faktor penghambat. Indeks Fear and Greed tercatat di level 24, mengindikasikan kondisi "ketakutan ekstrem" di kalangan investor. Sepanjang bulan Desember, Dogecoin hanya berhasil mencatatkan penutupan hijau pada sekitar 37% sesi perdagangan, sebuah cerminan nyata dari dominasi tekanan jual.

    Prospek Akhir Tahun yang Defensif

    Menjelang 31 Desember 2025, Dogecoin masih berada dalam posisi yang sangat defensif. Dengan struktur teknikal yang cenderung lemah dan sentimen pasar yang negatif, pergerakan harga DOGE diperkirakan akan tetap terbatas hingga muncul katalisator kuat yang mampu memicu perubahan arah tren secara signifikan.


    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePos Sebelumnya
    Next Article Ethereum Dekati $3.000: Momentum Emas atau Jebakan?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Vitalik Buterin: AI Adalah Turbo Baru Ethereum!

    04-03-2026 - 05.45
    Crypto

    Monad Siap Meledak? Bitcoin Masuk Lewat Chainlink CCIP!

    04-03-2026 - 05.30
    Crypto

    DeFi Bernapas Lega! Pengadilan AS Lindungi Uniswap dari Gugatan Besar

    04-03-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.