Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto -
    Crypto

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini01-01-2026 - 19.00Tidak ada komentar4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kripto Terancam! Prediksi Crypto Winter 2026 Bikin Geger!

    Editor: BobonSyah

    Gambar Istimewa :

    KabarTifa- Awan kelabu kembali menyelimuti jagat aset digital. Setelah Bitcoin mencatat penutupan tahun 2025 yang mengecewakan, dengan kinerja negatif untuk pertama kalinya sejak 2022, para ahli pasar kini mengeluarkan peringatan serius: potensi ‘Crypto Winter’ atau musim dingin kripto bisa kembali menerjang pada tahun 2026.

    Prediksi suram ini datang dari Sean Williams, seorang analis terkemuka dari Motley Fool. Ia menyoroti adanya pola siklus penurunan pasar kripto yang terjadi setiap empat tahun, merujuk pada tahun 2018 dan 2022 sebagai contoh. Menurut Williams, tekanan yang membayangi aset-aset digital ini masih jauh dari kata usai.

    Seperti yang dilansir oleh BeInCrypto, Bitcoin mengalami penurunan lebih dari 6% sepanjang tahun 2025, mengakhiri periode tersebut di angka US$87.474. Padahal, mata uang kripto paling dominan ini sempat mencapai puncak tertinggi sepanjang sejarahnya, menembus US$126.000 pada awal Oktober 2025, didorong oleh euforia kemenangan Donald Trump dalam pemilihan umum Amerika Serikat.

    Rekap Tahun 2025: Tekanan Makro Global

    Namun, euforia tersebut mendadak kandas pada 10 Oktober 2025. Penurunan drastis terjadi setelah Presiden Trump mengumumkan kebijakan tarif baru yang menargetkan impor dari Tiongkok, ditambah ancaman pembatasan ekspor perangkat lunak strategis. Kebijakan kontroversial ini memicu gelombang likuidasi masif senilai lebih dari US$19 miliar, menjadikannya peristiwa likuidasi terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah pasar kripto.

    Williams berpendapat bahwa berbagai katalis utama yang sebelumnya menjadi penopang pasar kini telah kehilangan daya dorongnya. Peristiwa Halving Bitcoin, kemenangan Trump, serta pengesahan Genius Act, menurutnya, "sudah sepenuhnya terintegrasi ke dalam harga" aset. Ia menambahkan, "Saat ini, harga Bitcoin telah anjlok lebih dari 30% dari puncaknya dalam 52 minggu terakhir. Tantangan terbesar bagi pasar kripto adalah ketiadaan pemicu signifikan untuk tahun mendatang."

    Lebih lanjut, Williams mengkritik tren strategi ‘treasury Bitcoin’ yang dipelopori oleh Michael Saylor melalui perusahaannya, Strategy (dulu dikenal sebagai MicroStrategy). Menurutnya, banyak perusahaan berskala kecil yang meniru strategi ini justru tidak mampu membukukan keuntungan, bahkan merugi, serta memiliki keterbatasan daya beli. Hal ini, kata Williams, menyulitkan mereka untuk secara efektif menopang permintaan Bitcoin di pasar.

    Ia juga menyoroti bahwa saham-saham perusahaan yang memiliki cadangan Bitcoin diperdagangkan dengan premi yang terlalu tinggi dibandingkan nilai aset bersih (NAV) mereka. Fenomena ini, menurut Williams, tidak lagi relevan dan tidak masuk akal mengingat kemudahan berinvestasi pada Bitcoin kini tersedia melalui produk ETF Bitcoin spot.

    Proyeksi Suram untuk XRP

    Tidak hanya Bitcoin, prospek XRP juga tampak kelabu. Williams memproyeksikan bahwa harga XRP berpotensi anjlok kembali ke level US$1. Alasannya, sentimen positif yang sempat mengangkatnya, seperti kemenangan Trump, penyelesaian kasus Ripple-SEC, dan potensi persetujuan ETF spot, diyakini sudah sepenuhnya diantisipasi dan tercermin dalam harga pasar. Selain itu, ia menekankan adopsi XRP yang masih sangat terbatas, dengan hanya sekitar 300 institusi keuangan yang menggunakannya, angka ini sangat jauh jika dibandingkan dengan lebih dari 11.000 institusi yang mengandalkan sistem SWIFT.

    Meskipun demikian, Williams juga mengidentifikasi satu titik terang yang berpotensi muncul pada tahun 2026: gelombang persetujuan ETF kripto spot. Saat ini, sekitar 125 proposal ETF kripto masih menanti lampu hijau dari regulator hingga pertengahan Desember 2025, termasuk untuk aset seperti Avalanche, Cardano, dan Polkadot. Persetujuan ini, jika terjadi, dapat menjadi katalis kuat yang mendorong kinerja altcoin tertentu.

    Kontras dengan pandangan Williams, beberapa analis lain justru menyuarakan optimisme. Mereka berkeyakinan bahwa ‘bull run’ (pasar naik) dan ‘alt season’ (musim altcoin) justru akan mengemuka pada tahun 2026. Keyakinan ini didasari oleh sejumlah faktor pendukung, seperti pemerintahan AS yang semakin pro-kripto, adopsi institusional yang terus meluas, pertumbuhan stablecoin, serta potensi penurunan suku bunga. Teknologi blockchain sendiri juga diprediksi akan menemukan aplikasi yang semakin luas di berbagai sektor sepanjang tahun tersebut.

    Dengan pandangan pasar yang masih terbelah tajam, satu hal yang pasti adalah tahun 2026 akan menjadi periode krusial dan penentu bagi arah pergerakan pasar kripto global.


    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDogecoin Terjun Bebas! Apakah $0,12 Akhir Penderitaan?
    Next Article Dogecoin di Ambang Kehancuran? Sinyal Merah Awal 2026!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    NFT Sekarat? Magic Eden Banting Setir ke Judi Online!

    04-03-2026 - 13.45
    Crypto

    Pi Network Melawan Arus: Kenaikan Rapuh atau Awal Mula?

    04-03-2026 - 13.30
    Crypto

    Chainlink Guncang DeFi! Bitcoin Masuk Monad, Apa Untungnya?

    04-03-2026 - 13.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.