Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto -
    Crypto

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini16-02-2026 - 19.15Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    image 168
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    PEPE Anjlok! Paus Kripto Borong Triliunan, Siap Meledak?

    KabarTifa- Mata uang kripto berbasis meme, Pepe (PEPE), tengah menghadapi periode sulit dengan penurunan harga yang berlangsung selama enam minggu berturut-turut di jaringan Ethereum. Namun, di balik tekanan jual yang masif, data on-chain terbaru justru mengungkap aktivitas luar biasa dari investor institusional atau "paus" kripto, yang secara agresif mengakumulasi triliunan token PEPE. Fenomena ini sontak memicu spekulasi hangat tentang potensi pembalikan tren dan kebangkitan harga PEPE dalam waktu dekat.

    image 168
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    Analisis mendalam dari platform intelijen pasar Santiment menunjukkan bahwa 100 dompet terbesar pemegang PEPE telah menambah kepemilikan mereka secara signifikan. Tercatat, sekitar 23,02 triliun token PEPE telah diborong dalam kurun waktu empat bulan terakhir, terutama pasca-koreksi pasar yang dimulai sejak Oktober. Pergerakan ini kontras dengan sentimen pasar ritel yang cenderung pesimis terhadap sektor meme coin, mengindikasikan strategi yang berbeda antara investor institusional dan investor individu.

    Meskipun demikian, narasi tentang potensi PEPE pernah disuarakan oleh trader terkemuka James Wynn, yang sempat memprediksi kapitalisasi pasar PEPE bisa melesat hingga US$69 miliar pada tahun 2026. Menariknya, dua minggu setelah prediksinya, Wynn mengumumkan telah melepas seluruh kepemilikan PEPE-nya. Namun, aksi jual Wynn tidak menghentikan gelombang akumulasi masif dari "paus" lainnya yang terus berlanjut hingga kini.

    Menurut laporan dari BeInCrypto yang mengutip Santiment, dompet-dompet yang dikategorikan sebagai "smart money" atau investor cerdas seringkali menjadi katalisator penting dalam membalikkan tren altcoin dan memicu reli harga yang substansial. Mereka berpendapat, aset kripto yang mengalami akumulasi besar-besaran oleh investor cerdas memiliki potensi tinggi untuk mengalami breakout harga, terutama ketika Bitcoin menunjukkan momentum bullish yang kuat dan berkelanjutan.

    Namun, tidak semua pandangan seoptimis itu. Analis pasar Benjamin Cowen justru memberikan peringatan keras. Ia menyoroti bahwa dalam kondisi likuiditas pasar yang semakin ketat, sektor meme coin adalah yang paling rentan dan berpotensi menerima dampak terparah. Cowen bahkan tidak menampik kemungkinan beberapa meme coin bisa "menghilang" jika tekanan pasar terus berlanjut tanpa henti.

    Dari sudut pandang metrik pasar, data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa rasio dominasi meme coin terhadap total kapitalisasi pasar altcoin masih berada pada level yang relatif rendah. Para analis mengamati, kenaikan berkelanjutan pada rasio ini dapat menjadi sinyal awal pemulihan yang lebih luas di sektor meme coin, termasuk prospek bagi PEPE.

    Tim Riset Tokocrypto menambahkan perspektif penting. Mereka mengakui bahwa akumulasi oleh "paus" memang bisa menjadi faktor penopang pemulihan harga. Namun, mereka juga menekankan bahwa meme coin sangatlah sensitif terhadap kondisi likuiditas pasar dan selera risiko investor. "Jika likuiditas global mengetat, meme coin biasanya menjadi yang paling terpukul," jelas tim riset tersebut. "Oleh karena itu, sinyal akumulasi ini harus dikonfirmasi oleh perbaikan momentum, volume perdagangan, dan stabilisasi struktur harga, bukan sekadar perpindahan pasokan ke dompet-dompet besar."

    Dengan berbagai dinamika ini, sejumlah analis memperkirakan PEPE memang memiliki peluang untuk mengalami rebound dalam jangka pendek. Namun, mereka juga tidak menampik kemungkinan terbentuknya titik terendah lokal baru sebelum akhirnya terjadi reli yang lebih kuat dan solid. Pada akhirnya, arah pergerakan harga PEPE saat ini akan sangat bergantung pada kondisi likuiditas pasar secara keseluruhan dan momentum yang ditunjukkan oleh Bitcoin sebagai pemimpin pasar kripto.

    Penting: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Pembaca diharapkan melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan kondisi finansial sebelum mengambil keputusan investasi.

    Editor: BobonSyah

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePos Sebelumnya
    Next Article Geger! Pi Network Anjlok 11% Usai Meroket, Awal Kehancuran?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    21-02-2026 - 13.45
    Crypto

    21-02-2026 - 13.30
    Crypto

    21-02-2026 - 13.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.