Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Pekan Genting Kripto: Bitcoin & XRP Terancam Volatilitas Gara-Gara Inflasi AS dan Iran!
    Crypto

    Pekan Genting Kripto: Bitcoin & XRP Terancam Volatilitas Gara-Gara Inflasi AS dan Iran!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini11-08-2026 - 04.04Tidak ada komentar7 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Pekan Genting Kripto: Bitcoin & XRP Terancam Volatilitas Gara-Gara Inflasi AS dan Iran!
    Pekan Genting Kripto: Bitcoin & XRP Terancam Volatilitas Gara-Gara Inflasi AS dan Iran!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa.ID – 11 Agustus 2026 |

    Pasar aset kripto global tengah bersiap menghadapi pekan yang penuh gejolak. **Bitcoin dan XRP Hadapi Pekan Volatil, Data CPI hingga Konflik Iran Jadi Sorotan** menjadi tema utama yang diperkirakan akan menguji ketahanan investor. Analis dari Tim Research Tokocrypto memprediksi volatilitas tinggi akan mewarnai pergerakan harga kedua aset kripto kawakan ini, seiring dengan antisipasi rilis data inflasi Amerika Serikat, pidato para pejabat bank sentral AS (The Fed), serta perkembangan dinamika geopolitik antara AS dan Iran yang masih membayangi sentimen aset berisiko.

    Pada penutupan perdagangan 10 Agustus 2026, terlihat pergerakan yang berbeda antara Bitcoin dan XRP. Bitcoin berhasil mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,64%, sementara XRP justru mengalami pelemahan 0,11%. Perbedaan arah ini mencerminkan ketidakpastian pasar dalam menimbang potensi perubahan kebijakan moneter The Fed dan risiko geopolitik global.

    Selain dua aset tersebut, Ethereum juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan 0,44% mencapai kisaran US$1.924, sementara Solana terus mempertahankan momentum kenaikan akhir pekannya, diperdagangkan di sekitar US$76.

    ### CPI Menjadi Ujian Awal

    Agenda ekonomi paling krusial pekan ini adalah rilis data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat untuk bulan Juli 2026. Dijadwalkan terbit pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 08.30 waktu Eastern Time oleh Bureau of Labor Statistics, data ini menjadi penentu arah ekspektasi inflasi.

    Pasar secara umum memperkirakan adanya perlambatan inflasi tahunan, dari 3,5% pada bulan Juni menjadi 3,4% pada Juli. Jika data CPI sesuai dengan ekspektasi dan menunjukkan tren penurunan, hal ini akan semakin memperkuat dugaan bahwa The Fed akan menahan kenaikan suku bunga pada pertemuan September mendatang. Skenario ini sangat berpotensi memberikan angin segar bagi aset-aset berisiko seperti Bitcoin dan XRP. Ketika tekanan untuk kenaikan suku bunga mereda, investor cenderung lebih berani mengalokasikan dana ke aset yang sensitif terhadap likuiditas, termasuk pasar kripto.

    Sebaliknya, jika data inflasi justru melampaui prediksi, peluang The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga akan menguat. Kondisi ini berisiko memberikan tekanan negatif pada Bitcoin, XRP, dan berbagai altcoin lainnya, karena pasar akan kembali mencermati prospek kebijakan moneter yang lebih ketat.

    Data CPI ini menjadi semakin penting setelah laporan tenaga kerja AS sebelumnya menunjukkan sinyal pelemahan. Penurunan jumlah Nonfarm Payrolls sebanyak 23.000 memberikan indikasi bahwa pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentumnya. Jika inflasi juga menunjukkan tren penurunan, tekanan bagi The Fed untuk mempertahankan sikap hawkishnya dapat berkurang.

    ### Pidato Pejabat The Fed: Pengaruh Terhadap Ekspektasi Pasar

    Selain data inflasi, pidato dari sejumlah pejabat Federal Reserve yang dijadwalkan pada 13 Agustus juga akan menjadi sorotan utama. Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland, Beth Hammack, dan Presiden Federal Reserve Bank of Richmond, Thomas Barkin, dijadwalkan memberikan pandangan mereka pada pekan yang sama, tepat setelah rilis data CPI.

    Komentar dari para pejabat The Fed ini berpotensi besar memengaruhi ekspektasi pasar mengenai arah kebijakan suku bunga di bulan September. Jika kedua pejabat tersebut memberikan sinyal bahwa inflasi masih menjadi perhatian utama dan memerlukan kewaspadaan, pasar kripto dapat kembali merasakan tekanan. Namun, jika nada bicara mereka lebih condong ke arah dovish, menekankan risiko perlambatan ekonomi, maka Bitcoin dan XRP berpeluang mendapatkan dorongan tambahan.

    Investor akan mencermati apakah The Fed mulai memberikan prioritas lebih pada isu pelemahan sektor tenaga kerja dibandingkan tekanan inflasi yang terus berlanjut. Dalam beberapa pekan terakhir, pasar suku bunga memang sudah mulai bergeser setelah data tenaga kerja AS menunjukkan pelemahan. Jika komentar para pejabat The Fed memperkuat peluang penahanan suku bunga, sentimen terhadap aset kripto secara umum dapat membaik.

    ### Konflik AS-Iran Tetap Menjadi Faktor Risiko

    Di luar agenda ekonomi domestik AS, perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran masih menjadi faktor risiko yang signifikan bagi pasar global, termasuk aset kripto. Laporan menyebutkan bahwa Presiden Donald Trump mengindikasikan preferensi AS untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran daripada melanjutkan tekanan militer baru.

    Isu terkait Selat Hormuz juga terus menjadi perhatian utama. Laporan dari Associated Press mengindikasikan bahwa Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz tanpa adanya konsesi dari AS, sementara upaya negosiasi melalui Oman masih menjadi bagian dari dinamika kawasan.

    Perkembangan ini sangat relevan bagi pasar kripto karena Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran vital bagi perdagangan energi global. Jika ketegangan mereda dan jalur pelayaran kembali normal, tekanan terhadap harga minyak global berpotensi berkurang. Hal ini dapat berkontribusi pada penurunan tekanan inflasi dan memperbaiki sentimen aset berisiko secara keseluruhan.

    Sebaliknya, jika konflik memburuk atau pembukaan Selat Hormuz kembali tertunda, harga minyak dapat tetap sensitif terhadap risiko geopolitik. Dalam situasi seperti ini, kekhawatiran akan lonjakan inflasi dapat meningkat dan pada gilirannya menekan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter.

    ### Proyeksi Teknis: Bitcoin Bidik US$72.000, XRP Dikejar Whale

    Secara teknikal dan analisis on-chain, Bitcoin masih menghadapi level resistensi penting di kisaran US$67.000. Level ini merupakan ‘realized price’ bagi para trader yang membeli BTC antara Mei hingga Agustus 2026. Apabila Bitcoin berhasil menembus area tersebut, sebagian trader yang sebelumnya merugi berpotensi melakukan penjualan saat mendekati titik impas (break-even point). Oleh karena itu, area US$67.000 menjadi ujian krusial untuk mengukur kekuatan pembeli dalam menyerap tekanan jual.

    Jika BTC mampu ditutup di atas US$67.000, peluang kenaikan lebih lanjut menuju US$72.000 akan terbuka lebar. Level US$72.000 merupakan area di mana para trader yang telah memegang Bitcoin sejak Maret 2026 mulai memasuki zona profit. Analis CryptoQuant, Shayan Markets, berpendapat bahwa pergerakan menuju US$72.000 dapat menjadi sinyal kuat bahwa pembeli mampu menyerap suplai dari para trader yang melakukan penjualan. Hal ini akan mendukung pandangan yang lebih bullish untuk Bitcoin dalam jangka panjang.

    Namun, jika BTC gagal menembus US$67.000, harga berisiko kembali tertahan dan bergerak konsolidatif. Dalam skenario ini, respons pasar terhadap data CPI dan komentar The Fed akan menjadi faktor penentu arah pergerakan selanjutnya.

    Sementara itu, untuk XRP, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh aktivitas para ‘whale’ atau pelaku pasar besar. Analis Ali Charts melaporkan bahwa whale XRP telah melakukan akumulasi sekitar 380 juta token dalam sepekan terakhir, meskipun ketidakpastian terkait peluang pengesahan CLARITY Act pada 2026 masih membayangi pasar.

    Aktivitas pembelian oleh para whale ini mengindikasikan adanya keyakinan terhadap potensi kenaikan XRP. Namun, harga masih menghadapi resistensi di kisaran US$1,06. Indikator RSI harian XRP saat ini berada di sekitar 39, menunjukkan momentum yang masih cenderung lemah dan belum sepenuhnya berpihak pada pembeli.

    Jika tekanan beli kembali menguat dan RSI mampu menembus level 50, XRP berpeluang untuk menguji resistensi US$1,06. Target selanjutnya berada di area EMA 50 hari, yaitu sekitar US$1,10. Jika XRP mampu ditutup di atas EMA 50 hari selama tiga hari berturut-turut, peluang kenaikan menuju EMA 200 hari di kisaran US$1,18 akan semakin terbuka.

    Sebaliknya, jika XRP gagal menembus US$1,06, harga berisiko kembali bergerak sideways atau bahkan melemah. Pasar masih perlu mengamati apakah akumulasi oleh para whale ini akan diikuti oleh minat beli yang signifikan dari trader ritel maupun institusi.

    Secara keseluruhan, **Bitcoin dan XRP Hadapi Pekan Volatil, Data CPI hingga Konflik Iran Jadi Sorotan** adalah gambaran yang tepat untuk kondisi pasar saat ini. Data CPI pada 12 Agustus, pidato pejabat The Fed pada 13 Agustus, dan perkembangan konflik AS-Iran berpotensi menjadi pemicu volatilitas besar. Jika inflasi terpantau turun dan komentar The Fed lebih dovish, Bitcoin berpeluang menguji level US$67.000 hingga US$72.000, sementara XRP dapat mencoba menembus US$1,06 dan bergerak menuju US$1,10. Namun, jika inflasi justru memanas atau ketegangan geopolitik meningkat, pasar kripto berisiko kembali menghadapi tekanan. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya memantau rilis data ekonomi dan perkembangan geopolitik dalam mengambil keputusan investasi di pasar kripto.

    Investasi dan trading aset kripto hanya aman di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk mendapatkan update berita kripto terkini dan unduh aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    *DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.*

    Bitcoin Inflasi Kripto XRP
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBOOM! PUMP Breakout ke US$0,00286, Pendapatan Pump.fun Salip Hyperliquid, Investor Bersorak!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    BOOM! PUMP Breakout ke US$0,00286, Pendapatan Pump.fun Salip Hyperliquid, Investor Bersorak!

    11-08-2026 - 00.35
    Crypto

    Katalis Hilang, Cardano Tertahan di US$0,20 Pasca Grayscale Tarik Rencana ETF ADA

    10-08-2026 - 20.59
    Crypto

    Waspada! Malware SparkKitty Mengintai, Incar Screenshot Seed Phrase Wallet Kripto Anda di iPhone dan Android

    10-08-2026 - 17.36
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.