Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Dogecoin Terjebak! Akankah Kenaikan US$0,074 Membuka Jalan Menuju US$0,080?
    Crypto

    Dogecoin Terjebak! Akankah Kenaikan US$0,074 Membuka Jalan Menuju US$0,080?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini12-08-2026 - 06.13Tidak ada komentar5 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Dogecoin Terjebak! Akankah Kenaikan US$0,074 Membuka Jalan Menuju US$0,080?
    Dogecoin Terjebak! Akankah Kenaikan US$0,074 Membuka Jalan Menuju US$0,080?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Dogecoin Tertahan di Range Sempit, DOGE Tunggu Breakout di Atas US$0,074

    KabarTifa.ID – 12 Agustus 2026 | Harga Dogecoin (DOGE) terpantau masih bergerak dalam fase konsolidasi yang ketat pada 11 Agustus 2026. Mata uang kripto bertema anjing Shiba Inu ini diperdagangkan di kisaran US$0,07015, tertahan di tengah rentang harga antara US$0,068 dan US$0,074 yang telah membatasi pergerakannya sejak akhir Juli. Tim Riset Tokocrypto mengamati bahwa konsolidasi ini terjadi menyusul koreksi Dogecoin dari level tertingginya di bulan Mei yang sempat menyentuh angka US$0,12.

    Meskipun pergerakan harga cenderung datar, sejumlah indikator teknikal memberikan sinyal positif terkait potensi perubahan arah. Salah satu yang paling menonjol adalah terbentuknya tiga divergensi bullish pada Relative Strength Index (RSI) sejak bulan Juni. Pola ini sering diartikan sebagai indikasi bahwa tekanan jual mulai melemah, meskipun pergerakan harga belum menunjukkan penguatan signifikan.

    Analisis Rectangle Range dan Potensi Breakout

    Grafik harian Dogecoin menunjukkan bahwa harga masih terjebak dalam pola konsolidasi ‘rectangle’. Batas bawah rentang ini berada di sekitar US$0,068, sementara batas atasnya berada di sekitar US$0,074. Pada sesi perdagangan 11 Agustus, DOGE dibuka di US$0,06964, sempat menyentuh US$0,0703, dan kemudian bertahan di kisaran US$0,07015. Situasi ini mencerminkan pasar yang belum menunjukkan dominasi jelas dari sisi pembeli maupun penjual.

    Indikator Bollinger Band turut mengindikasikan adanya penyempitan volatilitas. Garis tengah (midline) berada di sekitar US$0,07207, sementara pita bawah (lower band) berada di US$0,06822. Kondisi ini menandakan bahwa harga sedang memasuki fase kompresi sebelum akhirnya menentukan arah pergerakan berikutnya. Analis Crypto With Gopal menekankan bahwa Dogecoin perlu menembus level resistensi US$0,074 untuk membuka peluang kenaikan lebih lanjut menuju target US$0,080. Sebaliknya, jika harga menembus ke bawah US$0,068, risiko pelemahan lanjutan akan meningkat.

    Tiga Sinyal RSI Bullish Divergence Memberi Harapan

    Sinyal teknikal yang menarik perhatian adalah terbentuknya tiga divergensi bullish pada RSI sejak Juni. Fenomena ini terjadi ketika harga aset mencetak level terendah yang lebih rendah (lower low), namun indikator RSI justru membentuk level terendah yang lebih tinggi (higher low). Divergensi semacam ini kerap dianggap sebagai pertanda awal potensi pemulihan.

    Saat ini, RSI Dogecoin berada di angka 45,50 dan menunjukkan tren membaik pada setiap pembentukan divergensi. Namun, sinyal divergensi ini masih memerlukan konfirmasi dari pergerakan harga yang nyata. Selama Dogecoin belum mampu keluar dari rentang konsolidasi US$0,068 hingga US$0,074, momentum bullish belum dapat dikonfirmasi sepenuhnya. Jika harga berhasil menembus US$0,074 dengan volume perdagangan yang kuat, divergensi RSI ini bisa menjadi sinyal awal pemulihan yang lebih solid. Namun, jika gagal menembus resistensi, Dogecoin berisiko kembali tertekan menuju batas bawah rentang.

    Potensi Short Squeeze di US$0,0722

    Level harga US$0,0722 menjadi titik krusial karena adanya posisi short leverage senilai US$91,73 juta yang berisiko terlikuidasi jika Dogecoin mencapai area tersebut. Menurut analis, posisi short yang besar ini berada dekat dengan level teknikal penting. Jika Dogecoin mulai bergerak naik dan menembus area ini, para short seller kemungkinan akan terpaksa menutup posisi mereka. Kondisi ini dapat memicu ‘short squeeze’, yaitu kenaikan harga yang dipercepat akibat aksi beli paksa dari para trader short yang posisinya dilikuidasi.

    Jika short squeeze terjadi, Dogecoin berpotensi menembus batas atas rentang konsolidasi di US$0,074 dan bergerak menuju target US$0,080. Namun, keberadaan posisi short besar tidak secara otomatis menjamin kenaikan harga. Pasar tetap membutuhkan tekanan beli yang nyata untuk mendorong harga ke area likuidasi tersebut. Tanpa dorongan volume dan momentum yang kuat, Dogecoin bisa saja terus bergerak sideways dalam rentang yang sama.

    Pergerakan Pasar Derivatif dan Tren Trader

    Data dari pasar derivatif menunjukkan adanya peningkatan open interest Dogecoin sebesar 4,49% menjadi US$1,17 miliar. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan penurunan volume perdagangan 24 jam sebesar 14,09% menjadi US$591,55 juta. Kombinasi open interest yang meningkat dengan volume yang menurun mengindikasikan bahwa para trader mulai membangun posisi secara bertahap menjelang potensi breakout, meskipun aktivitas perdagangan spot belum begitu agresif.

    Volume opsi juga melonjak drastis sebesar 168,35%, menandakan peningkatan aktivitas hedging. Hal ini menunjukkan bahwa para pelaku pasar sedang bersiap menghadapi pergerakan harga yang signifikan, namun belum sepenuhnya sepakat mengenai arah pergerakan selanjutnya. Di platform Binance, akun ritel cenderung mengambil posisi long dengan rasio 2,723. Tren serupa terlihat di OKX dengan rasio long yang lebih tinggi di 5,07, sementara akun top trader juga mencatat rasio long 3,4366.

    Meskipun mayoritas trader cenderung bullish, data likuidasi menunjukkan bahwa posisi long masih menyerap tekanan terbesar. Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi mencapai US$573.250, dengan posisi long menyumbang US$533.730, jauh lebih besar dibandingkan posisi short yang hanya US$39.520. Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun banyak pelaku pasar memasang posisi long, Dogecoin belum mampu bergerak cukup kuat untuk memberikan keuntungan bagi pembeli dengan leverage.

    Target Dogecoin Berikutnya di US$0,080

    Dalam skenario bullish, Dogecoin harus berhasil menembus batas atas rentang konsolidasi di US$0,074 pada penutupan harian. Jika hal ini tercapai, potensi likuidasi posisi short di sekitar US$0,0722 dapat mempercepat momentum kenaikan. Konfirmasi breakout ini juga akan memperkuat sinyal divergensi bullish RSI yang telah terbentuk sejak Juni. Jika tekanan beli terus berlanjut, Dogecoin berpeluang menguji target harga di US$0,080.

    Namun, skenario bearish tetap perlu diwaspadai. Jika Dogecoin menembus ke bawah level support krusial US$0,068 dan lower Bollinger Band di US$0,06822 gagal bertahan, pola konsolidasi ini dapat berubah menjadi breakdown. Dalam kondisi tersebut, penumpukan posisi long berisiko terlikuidasi dan mempercepat penurunan harga lebih lanjut. Harga kemudian berpotensi bergerak kembali ke area terendah bulan Juni sebagai level support berikutnya.

    Untuk saat ini, outlook Dogecoin masih tergolong netral dengan kecenderungan menunggu momentum breakout. Sinyal divergensi RSI memberikan harapan pemulihan, namun harga masih perlu membuktikan kekuatannya di atas US$0,074. Kunci utama pergerakan Dogecoin Tertahan di Range Sempit ini berada pada dua level krusial: US$0,074 sebagai resistensi yang harus ditembus untuk breakout, dan US$0,068 sebagai support utama yang harus dipertahankan. Jika Dogecoin mampu menembus resistensi, target US$0,080 akan terbuka. Sebaliknya, jika support US$0,068 ditembus, risiko koreksi lanjutan akan meningkat. Dengan demikian, investor dan trader perlu mencermati pergerakan harga di sekitar level-level kunci ini untuk mengantisipasi arah Dogecoin selanjutnya.

    Analisis Teknikal Blockchain Dogecoin Kripto
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBitcoin Terjebak di $64.000: Regulasi AS dan Arus Dana ETF Jadi Kunci Arah Baru
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Bitcoin Terjebak di $64.000: Regulasi AS dan Arus Dana ETF Jadi Kunci Arah Baru

    12-08-2026 - 02.41
    Crypto

    Mata Dunia Tertuju pada Data CPI Juli: Ujian Krusial The Fed, Bitcoin, dan Pasar Global!

    12-08-2026 - 00.08
    Crypto

    Bali ‘Mendidih’ di Coinfest Asia 2026: Tokocrypto Beach Horizon Siap Pecah Rekor Networking Crypto!

    11-08-2026 - 18.12
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.