KabarTifa.ID – 23 Agustus 2026 | Jakarta – Pasar aset kripto kembali menunjukkan dinamikanya. Harga Solana hari ini turun 3,34% ke $93,85, menandai sebuah koreksi setelah periode reli yang cukup agresif. Penurunan ini terjadi setelah Solana (SOL) sempat berhasil menembus level psikologis $100, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh para investor.
Data terbaru menunjukkan pelemahan harga SOL dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar 3,21 persen, atau 3,34 persen jika dihitung secara harian. Koreksi ini terjadi setelah SOL sempat menyentuh puncak harga di $101,75, sebelum akhirnya tekanan jual menyeretnya turun hingga ke level terendah $91,28 dalam periode yang sama. Meskipun terlihat cukup tajam dalam perdagangan harian, penurunan ini belum mampu menghapus performa positif Solana dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam rentang 30 hari, SOL masih mencatatkan kenaikan sebesar 23,81 persen. Angka ini bahkan lebih mengesankan jika melihat pergerakan dalam 60 hari, di mana Solana terapresiasi hingga 35 persen. Dalam 90 hari terakhir, kenaikan tercatat sebesar 10,59 persen. Yang lebih menarik, data dari bursa kripto terkemuka menunjukkan bahwa dalam tujuh hari terakhir, harga Solana masih berhasil menguat sebesar 24,25 persen. Oleh karena itu, pelemahan terbaru lebih dapat diartikan sebagai aksi pendinginan alami setelah kenaikan harga yang agresif.
Aksi Ambil Untung Pemicu Utama Koreksi
Salah satu penyebab utama dari penurunan harga Solana hari ini turun 3,34% ke $93,85 adalah aksi ambil untung (profit taking) oleh para investor. Kenaikan lebih dari 24 persen dalam sepekan terakhir telah menghasilkan keuntungan signifikan bagi para trader yang masuk di posisi awal. Situasi ini membuat level harga $100 menjadi titik yang sangat menarik bagi sebagian pelaku pasar untuk merealisasikan keuntungannya.
Momen ketika SOL mencapai $101,75 menjadi indikasi kuat adanya tekanan jual. Setelah momentum pembelian mulai melemah, sebagian pelaku pasar memilih untuk menjual kepemilikan mereka guna mengamankan keuntungan. Pola ini terlihat cukup jelas dari rentang perdagangan 24 jam, di mana perbedaan antara puncak dan lembah harga cukup lebar, menunjukkan peningkatan volatilitas ketika SOL memasuki area harga yang lebih tinggi.
Level Psikologis $100 Menjadi Hambatan
Kegagalan Solana untuk bertahan di atas level $100 juga menjadi faktor teknikal yang memperbesar tekanan jual. Angka $100 bukan hanya merupakan resistance psikologis, tetapi juga area yang berpotensi menjadi titik bagi trader jangka pendek untuk mengurangi posisi mereka. Ketika harga gagal melakukan breakout berkelanjutan, momentum kenaikan biasanya akan berbalik.
Para trader yang sebelumnya mengejar kenaikan kini cenderung memilih untuk keluar dari pasar, sementara trader baru mungkin akan menunggu hingga harga menemukan level support yang lebih kuat sebelum kembali masuk. Dengan harga saat ini berada di kisaran $93,85, perhatian pasar mulai bergeser ke kemampuan SOL untuk mempertahankan area $90–$91.
Volume Perdagangan dan Volatilitas Tinggi
Data pasar menunjukkan volume perdagangan Solana dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar $8,75 miliar, dengan kapitalisasi pasar berada di kisaran $54,73 miliar. Volume sebesar ini mengindikasikan bahwa aktivitas pasar masih sangat tinggi. Menariknya, kenaikan volume ini terjadi bersamaan dengan koreksi harga, yang menandakan adanya pertarungan yang cukup kuat antara pembeli dan penjual setelah SOL mencapai level tingginya.
Meskipun volume besar tidak selalu berarti tren bullish berakhir, namun jika volume jual tetap tinggi sementara harga terus mencetak level terendah baru, kondisi ini bisa menjadi sinyal bahwa pasar sedang mengalami distribusi atau pengurangan posisi setelah periode reli yang panjang. Ini adalah salah satu aspek yang perlu dicermati lebih lanjut terkait harga Solana hari ini turun 3,34% ke $93,85.
Tren Jangka Panjang Masih Solid
Meskipun mengalami koreksi hari ini, jika dilihat dari perspektif jangka panjang, struktur pasar Solana masih relatif kuat. Kenaikan 35 persen dalam 60 hari dan 23,81 persen dalam 30 hari menunjukkan fundamental yang solid. Koreksi sebesar 3,34 persen hari ini masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan kenaikan yang telah dicapai sebelumnya. Dalam konteks tren ini, penurunan yang terjadi dapat dianggap sebagai proses normal untuk menguji kekuatan pembeli setelah kenaikan harga yang cepat.
Namun, momentum bullish akan membutuhkan konfirmasi baru. Solana perlu kembali mendapatkan permintaan yang kuat dan berusaha merebut kembali area $100 jika ingin melanjutkan tren kenaikannya. Level $90 kini menjadi pertahanan penting bagi SOL dalam jangka pendek. Harga terendah dalam 24 jam terakhir tercatat di $91,28, sehingga zona ini menjadi area support terdekat bagi para pembeli.
Jika SOL mampu bertahan di atas $90 dan volume jual mulai mereda, peluang terjadinya rebound menuju $100 kembali terbuka lebar. Penembusan kembali level $100 dengan volume perdagangan yang kuat bahkan dapat menghidupkan kembali momentum bullish. Sebaliknya, jika tekanan jual terus berlanjut dan membawa SOL menembus level $90, pasar perlu bersiap menghadapi koreksi yang lebih dalam, karena investor yang membeli selama reli mungkin akan mulai melepas posisi mereka secara beruntun.
Secara keseluruhan, penurunan Solana hari ini terutama dipengaruhi oleh aksi ambil untung pasca reli 24 persen dalam sepekan, kegagalan mempertahankan breakout di atas $100, serta meningkatnya volatilitas ketika harga memasuki zona resistance kunci. Untuk saat ini, tren jangka menengah masih cenderung positif. Namun, Solana sedang memasuki fase penting: apakah koreksi di bawah $100 ini hanya menjadi jeda sesaat sebelum reli berikutnya, atau justru menjadi awal dari fase konsolidasi yang lebih panjang.

