Kisah Luar Biasa: 61 Bitcoin yang Hilang Selama 12 Tahun Kembali, Nilainya Meroket Hingga US$5 Juta
KabarTifa.ID – 30 Agustus 2026 | Sebuah kisah yang nyaris seperti dongeng terjadi di dunia aset digital. Seorang investor asal Inggris, yang identitasnya dirahasiakan dan hanya dikenal sebagai Chris, akhirnya berhasil mendapatkan kembali 61 Bitcoin yang telah lama dianggap lenyap. Aset kripto yang hilang 12 tahun tersebut kini bernilai fantastis, mencapai sekitar US$5 juta atau setara dengan £3,33 miliar.
Chris awalnya berinvestasi pada Bitcoin pada tahun 2011, ketika harga aset digital ini masih sangat rendah, bahkan hanya bernilai beberapa pound sterling per koin. Laporan dari CoinPedia dan konfirmasi dari firma hukum CEL Solicitors yang menangani kasus ini mengungkapkan bahwa Chris menginvestasikan sekitar £1.500 pada masa itu. Harga per koin Bitcoin pada saat itu diperkirakan hanya berkisar £2,94.
Bermula dari Platform Kripto yang Tutup
Masalah bermula ketika Chris menyimpan seluruh aset Bitcoin miliknya melalui Intersango, salah satu platform perdagangan Bitcoin paling awal di Inggris. Intersango, yang awalnya diluncurkan dengan nama Britcoin pada tahun 2011, sempat menjadi bursa kripto terbesar di masa-masa awal industri ini. Namun, nasib buruk menimpa platform tersebut. Pada akhir tahun 2012, perdagangan dalam mata uang pound sterling dan dolar AS dihentikan. Situasi memburuk ketika situs web Intersango tidak lagi dapat diakses pada awal tahun 2014, membuat banyak penggunanya, termasuk Chris, tidak dapat menarik aset mereka.
Perusahaan Intersango akhirnya secara resmi dibubarkan pada Maret 2016. Chris menjadi salah satu dari sekian banyak pengguna yang kehilangan akses total terhadap Bitcoin miliknya. Pengalaman ini tentu sangat menyakitkan, terutama ketika ia menyaksikan nilai Bitcoin terus meroket selama bertahun-tahun tanpa bisa mengaksesnya. Ia bahkan menggambarkan perasaan melihat kenaikan harga Bitcoin tersebut sebagai “pukulan di perut”.
Blockchain Menjadi Kunci Pemulihan Aset yang Hilang
Setelah bertahun-tahun berjuang dan mencoba memulihkan asetnya, Chris akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan profesional. Pada Januari 2026, ia menggandeng firma hukum CEL Solicitors. Tim hukum tersebut bekerja keras mengumpulkan berbagai dokumen lama untuk membuktikan kepemilikan Chris, termasuk catatan pembelian dan dokumen perbankan yang usianya sudah hampir 15 tahun.
Selain upaya hukum, teknologi blockchain memainkan peran krusial dalam kasus ini. Melalui proses penelusuran blockchain (blockchain tracing), tim berhasil mengidentifikasi dompet digital (wallet) yang terhubung dengan Intersango. Dompet ini diketahui berisi ribuan Bitcoin yang diyakini merupakan milik mantan pengguna bursa tersebut. Ryan Sweetnam, Director of Financial Litigation di CEL Solicitors, menyoroti bahwa salah satu tantangan terbesar adalah menemukan kembali bukti transaksi lama. Ia menyebutkan bahwa mendapatkan catatan bank dari hampir 15 tahun lalu untuk membuktikan pembelian menjadi salah satu bagian tersulit dalam proses pemulihan.
Kasus Chris akhirnya mencapai titik terang dan diselesaikan pada 28 Mei 2026, hanya sekitar empat bulan setelah proses hukum resmi dimulai. Seluruh 61 Bitcoin miliknya berhasil dikembalikan sepenuhnya. Kisah hilang 12 tahun, 61 Bitcoin pria Inggris akhirnya kembali dan kini bernilai US$5 Juta ini menjadi bukti nyata ketahanan blockchain.
Dari Investasi Kecil Menjadi Kekayaan Jutaan Dolar
Perubahan drastis nilai Bitcoin selama 15 tahun terakhir membuat aset yang berhasil dipulihkan ini memiliki nilai yang sangat berbeda dibandingkan saat pertama kali dibeli. CEL Solicitors mencatat bahwa nilai 61 BTC yang dikembalikan mencapai £3.331.618 pada saat penyelesaian kasus. Perkiraan CoinPedia menempatkan nilainya saat ini di kisaran US$5 juta, mengingat harga Bitcoin yang diperdagangkan sekitar US$78.000 pada akhir Agustus 2026.
Chris mengungkapkan rencananya untuk menggunakan sebagian dari hasil pemulihan ini untuk membeli rumah keluarga yang lebih besar. Namun, ia tidak berniat untuk menjual seluruh Bitcoin yang berhasil didapatkannya kembali. Sebagian besar aset digital ini akan tetap disimpan sebagai investasi jangka panjang, menunjukkan keyakinannya pada potensi masa depan Bitcoin.
Potensi Ribuan Bitcoin Lain Masih Tersembunyi
Kasus Chris mungkin bukan satu-satunya. CEL Solicitors mengindikasikan bahwa lebih dari 5.500 Bitcoin telah berhasil dilacak dan diyakini terkait dengan mantan pengguna Intersango. Jika dinilai dengan harga Bitcoin saat ini, jumlah tersebut bernilai ratusan juta dolar. Firma hukum tersebut juga menyebutkan bahwa proses pengadilan di California telah membuka jalan bagi mantan pengguna untuk mengajukan klaim terhadap aset yang mereka yakini masih tersimpan sejak Intersango berhenti beroperasi.
Ini berarti, masih ada kemungkinan bagi investor lain yang kehilangan Bitcoin mereka lebih dari satu dekade lalu untuk mencoba membuktikan kepemilikan dan mendapatkan kembali aset mereka. Kisah hilang 12 tahun, 61 Bitcoin pria Inggris akhirnya kembali dan kini bernilai US$5 Juta ini memberikan harapan baru.
Jejak Bitcoin Tak Pernah Benar-Benar Hilang
Kasus ini sekali lagi menyoroti salah satu karakteristik unik dari teknologi blockchain. Meskipun sebuah bursa atau platform bisa saja tutup dan pengguna kehilangan akses ke akun mereka, setiap transaksi Bitcoin tetap tercatat secara permanen di dalam blockchain. Dalam kondisi tertentu, jejak digital ini dapat membantu para investigator melacak pergerakan aset. Namun, perlu diingat bahwa menemukan dompet digital bukan berarti proses pemulihan akan mudah. Pemilik aset tetap harus mampu membuktikan hak kepemilikan mereka, menghubungkan transaksi on-chain dengan catatan pembelian asli, serta menempuh proses hukum yang rumit jika aset tersebut berada dalam kendali pihak lain.
Bagi Chris, kombinasi antara bukti transaksi lama yang kuat, kemampuan penelusuran blockchain yang canggih, dan proses hukum yang gigih akhirnya mengakhiri pencarian asetnya yang berlangsung selama lebih dari satu dekade. 61 Bitcoin yang dulunya dianggap hilang sejak 2014 kini telah kembali ke tangan pemiliknya, dan nilainya telah berubah menjadi kekayaan jutaan dolar. Fenomena hilang 12 tahun, 61 Bitcoin pria Inggris akhirnya kembali dan kini bernilai US$5 Juta ini akan terus menjadi cerita inspiratif di dunia kripto.

