Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Bikin Gap Baru! Ke Mana Arahnya?
    Crypto

    Bitcoin Bikin Gap Baru! Ke Mana Arahnya?

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini03-03-2025 - 13.30Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Bitcoin Bikin Gap Baru! Ke Mana Arahnya?
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    KabarTifa- Harga Bitcoin (BTC) kembali bergoyang liar. Analis pasar, Rekt Capital, mencatat Bitcoin sedang berupaya menutup beberapa celah harga atau CME Gap, yang kerap menjadi penanda pergerakan pasar jangka pendek. Dalam sepekan terakhir, Bitcoin sempat anjlok ke kisaran US$78.000 – US$80.700, mengisi salah satu CME Gap. Namun, harga kemudian melesat ke US$91.000, mencoba menutup gap lain di US$92.800 – US$94.000. Ironisnya, pergerakan ini justru menciptakan CME Gap baru di rentang US$84.000 – US$91.000.

    Apa itu CME Gap dan mengapa penting? CME Gap muncul saat perdagangan Bitcoin futures di Chicago Mercantile Exchange (CME) tutup di akhir pekan, sementara harga Bitcoin di pasar lain tetap bergerak. Ketika pasar CME dibuka kembali Senin pagi, terjadi perbedaan harga antara penutupan Jumat dan pembukaan Senin. Secara historis, Bitcoin sering "menutup" gap ini.

    Bitcoin Bikin Gap Baru! Ke Mana Arahnya?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Dampaknya bagi pasar? Trader dan investor kini mengamati pergerakan Bitcoin. Apakah harga akan terus meroket atau kembali turun untuk mengisi CME Gap baru? Grafik dari Rekt Capital menunjukkan resistensi kuat di US$92.800 – US$94.000. Zona ini sebelumnya bertindak sebagai support. Jika Bitcoin menembus level ini, harga berpotensi melesat di atas US$94.000. Namun, kegagalan menembusnya bisa memicu koreksi.

    Ada pula support di US$84.000 – US$86.000, yang terlihat sebagai zona permintaan (demand zone) dan potensi titik pemantulan harga. Jika Bitcoin turun dan mengisi CME Gap di US$84.000 – US$91.000, tekanan jual kemungkinan besar akan terjadi sebelum menentukan arah selanjutnya.

    Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel di kabartifa.id bukan nasihat investasi atau saran trading. Lakukan riset sebelum berinvestasi di kripto karena aset ini sangat volatil dan berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticleTrump Bikin Kripto Meroket! Bitcoin, ADA, XRP, & SOL Naik Drastis!
    Next Article Shiba Inu (SHIB) Menuju TON: Elluminex, Masa Depan DeFi?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Ondo Bikin Geger! Gandeng Broadridge, Legitimasi RWA Makin Kuat

    29-04-2026 - 19.15
    Crypto

    Flare Bikin Gebrakan! XRP Kini Lebih Mudah ke DeFi!

    29-04-2026 - 19.00
    Crypto

    Pi Network Meledak! Harga Terbang Tanpa Sebab Jelas?

    29-04-2026 - 13.45
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.