KabarTifa- Dogecoin anjlok hingga 10 persen dalam 24 jam terakhir, dan merosot 22 persen secara mingguan. Penyebabnya? Perang dingin antara Elon Musk dan Donald Trump yang memanas hingga ke tingkat personal. Kabar ini dilaporkan pertama kali oleh kabartifa.id.
Konflik ini bermula dari kritik pedas Elon Musk terhadap RUU pengeluaran terbaru Trump. Balasan Trump pun tak kalah tajam; ia mencabut pencalonan Jared Isaacman, rekan dekat Musk, dari program luar angkasa Amerika. Investor pun langsung menangkap sinyal berakhirnya "gencatan senjata" antara kedua tokoh berpengaruh ini.

Puncaknya, Kamis (5/6/2025), Trump secara terbuka menyatakan kekecewaannya pada Musk. Musk membalas lewat media sosial X dengan pernyataan menohok, "Trump tak akan menang pemilu tanpa saya." Trump kemudian mengancam membatalkan kontrak federal perusahaan-perusahaan Musk, membuat saham Tesla anjlok 14 persen. Musk menanggapi dengan santai, "Silahkan, buat saya senang." Ia bahkan mengumumkan penghentian program Dragon SpaceX, pesawat ruang angkasa Amerika yang mengangkut astronot ke ISS.
Dampaknya? Dogecoin, yang nilainya selama ini sangat bergantung pada sentimen positif dari Musk, langsung terpuruk. Investor kehilangan kepercayaan karena "bromance" antara Musk dan Trump, yang sebelumnya mendongkrak pasar kripto, kini sirna. Harapan deregulasi yang muncul saat kemenangan Trump pun memudar.
Kejatuhan Dogecoin ini menjadi bukti betapa volatilnya pasar kripto dan seberapa besar pengaruh figur publik terhadap aset digital. Investor perlu waspada dan melakukan riset mendalam sebelum berinvestasi di aset yang sangat spekulatif ini. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan investasi Anda.
