Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin di Ujung Tanduk: Ancaman Runtuh atau Rekor Baru?
    Crypto

    Bitcoin di Ujung Tanduk: Ancaman Runtuh atau Rekor Baru?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini02-07-2025 - 19.15Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin di Ujung Tanduk: Ancaman Runtuh atau Rekor Baru?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Bitcoin (BTC) ambruk ke angka US$ 105.250 pada Selasa (1/7/2025), setelah gagal menembus resistensi US$ 109.000 selama dua hari berturut-turut. Analis Bitfinex melihatnya sebagai potensi puncak lokal atau awal konsolidasi harga. Menurut laporan dari kabartifa.id, yang mengutip cointelegraph.com, BTC kini terjepit antara tren turun dan Moving Average (MA), membuka peluang perluasan rentang harga dalam beberapa hari mendatang.

    Jika BTC terus melemah dan menembus support MA, penurunan ke US$ 104.500 bahkan US$ 100.000 (support psikologis dan bagian dari pola descending triangle yang bearish) terbuka lebar. Namun, skenario bullish masih ada. Jika harga memantul dari MA dan menembus tren turun, BTC bisa menuju neckline pola inverse head and shoulder, membuka jalan ke rekor tertinggi US$ 111.980. Penembusan EMA-20 hari akan menjadi tanda kekuatan awal, memicu reli singkat sebelum potensi penjualan kembali.

    Bitcoin di Ujung Tanduk: Ancaman Runtuh atau Rekor Baru?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Sementara itu, laporan dari kabartifa.id yang mengutip cryptoslate.com, menunjukkan pasar kripto dibuka dengan tekanan pada 1 Juli setelah penutupan bulanan tertinggi sepanjang sejarah. Meskipun BTC bertahan di atas US$ 105.000, altcoin mengalami koreksi tajam, beberapa bahkan turun dua digit dalam sehari. BTC sempat turun hampir 2 persen sebelum pulih tipis ke US$ 105.700, dengan volume perdagangan harian naik 5,2 persen menjadi US$ 44,96 miliar. Ini menunjukkan aktivitas pasar tetap tinggi meski tekanan jual meningkat. Namun, jika pemulihan kehilangan momentum, koreksi menuju US$ 104.500 atau US$ 100.000 tetap menjadi risiko.

    Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bersifat informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBitcoin di Ujung Tanduk: NFP Jadi Penentu Nasib!
    Next Article Nothing Phone 3: Revolusi Desain & Kamera!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Polygon Guncang Dunia Keuangan Global: Ini Alasannya!

    13-02-2026 - 05.15
    Crypto

    MegaETH Geger! Uniswap Masuk, Pasar Kripto Gempar!

    13-02-2026 - 05.00
    Crypto

    Pi Network Anjlok ke $0,138: Alarm Bahaya Investor Kripto!

    12-02-2026 - 19.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.