KabarTifa- Analis kripto kenamaan, CryptoAmsterdam, melalui akun X-nya, mengungkapkan momen krusial di pasar kripto. Setelah penantian panjang, pasar akhirnya mengalami break yang telah diprediksi sebelumnya. Namun, peringatan penting disampaikan; para investor yang terburu-buru membeli karena harga hijau (FOMO) perlu waspada.
Bitcoin (BTC) sempat menyentuh angka US$ 122.000 setelah melonjak dari US$ 117.000, sebelum akhirnya tertahan di level resistensi tinggi. CryptoAmsterdam menyarankan, bagi mereka yang sabar membeli saat harga turun (dip) pada April/Mei lalu, atau sebelum lonjakan harga Ethereum yang mendongkrak altcoin, sebaiknya tetap tenang. Ia menekankan pentingnya menahan posisi selama periode chop (pergerakan harga yang tidak menentu), karena cut loss kerap terjadi saat ini, sama halnya dengan pembelian di puncak harga akibat FOMO.

Untuk Bitcoin, kunci keberhasilannya adalah bertahan di range harga saat ini untuk meminimalisir dampak penolakan harga. CryptoAmsterdam melihat dip tipis sebagai peluang terakhir untuk membeli (buy the dip) altcoin yang belum mengalami kenaikan signifikan.
Dominasi BTC, menurut CryptoAmsterdam, masih menunjukkan tanda awal altseason, bukan sepenuhnya. Sebagian besar siklus pasar kripto berada di fase dominasi BTC yang tinggi, baru di 10% terakhir siklus, ketika Bitcoin mencapai ATH baru, dominasi BTC turun dan memicu altseason. Ia menyarankan untuk fokus pada aset kuat seperti HYPE, AAVE, CRV, dan ENA yang telah menunjukkan kenaikan signifikan.
Pasangan ETHBTC, secara makro, masih berada di zona pembentukan bottom, memberi ruang bagi performa altcoin. Namun, jangka pendek hingga menengah, pasangan ini berada di zona jebakan saat menabrak resistensi range rendah makro. CryptoAmsterdam menyarankan untuk melihat grafik jangka panjang saat berinvestasi di altcoin, tidak terburu-buru mengejar keuntungan jangka pendek, dan fokus pada altcoin kuat serta sektor yang berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa pasar berada di fase akhir siklus, sehingga tidak perlu terlalu agresif seperti tahun 2023.
Disclaimer: Seluruh konten yang diterbitkan di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
