Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Misteri 21 September: Apakah Bitcoin Selalu Naik Setelah Tanggal Ini?
    Crypto

    Misteri 21 September: Apakah Bitcoin Selalu Naik Setelah Tanggal Ini?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini20-09-2025 - 13.00Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Misteri 21 September: Apakah Bitcoin Selalu Naik Setelah Tanggal Ini?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Dalam dunia kripto yang penuh gejolak, sebuah tanggal misterius muncul: 21 September. Analis pasar kripto, Timothy Peterson, melalui unggahan di X (sebelumnya Twitter), mengklaim tanggal ini memiliki rekam jejak luar biasa dalam mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin. Bukan sekadar angka di kalender, 21 September seringkali menandai awal reli Bitcoin menjelang akhir tahun.

    Berdasarkan data sejak 2015, Peterson menunjukkan pola menarik. Dalam 7 dari 10 tahun terakhir (70%), harga Bitcoin mengalami kenaikan signifikan setelah 21 September, dan kenaikan ini berlanjut hingga akhir tahun. Jika tahun-tahun bear market berat seperti 2018 dan 2022 disingkirkan, peluang kenaikan bahkan mendekati 90%!

    Misteri 21 September: Apakah Bitcoin Selalu Naik Setelah Tanggal Ini?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Peterson menyebutnya "Bitcoin Bottom Day," karena Bitcoin sering menyentuh titik terendah sebelum memulai fase kenaikan baru. Kenaikannya pun bukan kaleng-kaleng; data menunjukkan median return Bitcoin setelah 21 September mencapai lebih dari 50% hingga akhir tahun. Artinya, investor yang masuk di periode ini, dalam sebagian besar tahun, melihat portofolio mereka tumbuh signifikan hanya dalam 3 bulan.

    Lebih mengejutkan lagi, Bitcoin hampir selalu bertahan di level lebih tinggi enam bulan setelah 21 September, terlepas dari fluktuasi harga jangka pendek. Peterson bahkan memprediksi, "Melihat sejarah, bukan hanya akhir tahun yang kuat, tetapi enam bulan ke depan cenderung tetap di zona lebih tinggi. Artinya, kita mungkin berada di momen terakhir Bitcoin di bawah US$ 100.000."

    Pada Sabtu (20/9/2025) pagi, harga Bitcoin di CoinGecko tercatat US$ 115.676, turun 1,4% dalam 24 jam terakhir. Apakah tanggal 21 September akan menjadi pembalik keadaan? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto sangat berisiko. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSamsung Galaxy Buds Core: TWS Murah Meriah, Fitur Mewah!
    Next Article Rahasia Sukses CZ Binance: 5 Prediksi Mengejutkan!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    16-04-2026 - 19.45
    Crypto

    XRP Tidur Pulas: Pertanda Badai Besar Mendekat?

    16-04-2026 - 19.30
    Crypto

    ETH Langka di Bursa! Sinyal Harga Meroket Atau Bahaya?

    16-04-2026 - 19.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.