KabarTifa- Dogecoin (DOGE), aset kripto yang populer di kalangan investor ritel, menunjukkan tanda-tanda akan memasuki fase bull run ketiga dalam sejarahnya. Analis kripto melihat pola historis yang berulang, mengindikasikan potensi reli besar, meskipun terjadi aksi jual signifikan oleh whale atau pemegang besar DOGE.
Pola historis pergerakan harga DOGE sejak 2014 menunjukkan siklus yang berulang, menurut analis teknikal EtherNasyonal. Pola ini terlihat jelas pada reli besar tahun 2017 dan lonjakan euforia tahun 2021, yang didorong oleh komunitas Dogecoin dan dukungan dari tokoh seperti Elon Musk. Grafik jangka panjang DOGE saat ini menunjukkan fase akumulasi yang serupa, yang bisa menjadi indikasi awal dari run besar berikutnya.

Data dari analis on-chain Ali Martinez mengungkapkan bahwa whale Dogecoin telah menjual lebih dari 3 miliar DOGE dalam sebulan terakhir. Meskipun ini mungkin tampak negatif, Martinez berpendapat bahwa aksi jual ini sering terjadi sebelum tren harga berbalik naik. Secara historis, aksi jual besar oleh whale diikuti oleh fase akumulasi baru dan pemulihan harga. Aksi jual ini bisa menjadi bagian dari reset pasar yang sehat, bukan sinyal kehancuran.
Tim analis dari Bitcoinsensus menemukan bahwa grafik jangka panjang Dogecoin saat ini sangat mirip dengan fase akumulasi sebelum reli-reli sebelumnya. Setiap kali DOGE memasuki periode koreksi panjang dan tenang, hasilnya selalu sama: lonjakan harga besar. Jika pola ini berulang, DOGE berpotensi menantang level tertinggi tahun 2021, terutama jika kondisi pasar kripto secara keseluruhan membaik.
Pasar kripto saat ini didominasi oleh Bitcoin dan Ethereum, terutama sejak kemunculan ETF dan meningkatnya minat institusional. Namun, dalam setiap siklus bull run sebelumnya, DOGE dan altcoin lain cenderung bergerak belakangan, lalu melampaui performa dua raksasa tersebut ketika investor ritel kembali aktif. Jika pasar kembali memasuki fase risk-on, Dogecoin berpotensi menjadi pusat perhatian baru di pasar kripto seperti yang terjadi pada 2017 dan 2021.
Semua sinyal tampaknya mengarah ke satu hal: Dogecoin sedang mengulang siklus lamanya. Penjualan besar oleh whale, akumulasi jangka panjang, dan pola grafik historis semuanya mengisyaratkan bahwa DOGE bisa jadi sedang memasuki babak awal bull run ketiganya. Investor disarankan untuk memantau pergerakan volume, area akumulasi, dan resistensi penting untuk menghindari jebakan reli palsu. Informasi ini dikutip dari kabartifa.id.
