KabarTifa- Solayer (LAYER), token yang beroperasi di jaringan Solana, kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan harga yang signifikan. Data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (22/11) menunjukkan bahwa harga LAYER melesat hingga $0.26066, melonjak 38.82% dalam kurun waktu 24 jam. Kenaikan ini menjadi angin segar bagi LAYER, yang sebelumnya tertekan oleh sentimen bearish yang melanda pasar kripto secara umum.
Kenaikan harga LAYER juga didukung oleh peningkatan volume perdagangan yang mencapai $248.16 juta dalam 24 jam terakhir. Hal ini mengindikasikan minat yang besar dari para investor terhadap token ini. Dengan kapitalisasi pasar mencapai $81.46 juta, Solayer kini menduduki peringkat ke-311 sebagai aset kripto paling populer di dunia.

Dalam 24 jam terakhir, harga LAYER mengalami kenaikan sebesar $0.072892, atau setara dengan 38.82%. Pergerakan harga yang fluktuatif namun cenderung naik ini menunjukkan bahwa Solayer sedang dalam fase pemulihan yang kuat setelah mengalami tekanan selama beberapa bulan terakhir. Bahkan, dalam satu jam terakhir, LAYER mencatat kenaikan sebesar 8.47%, yang menandakan momentum pembelian yang masih aktif dan berpotensi mendorong kenaikan lebih lanjut.
Meskipun performa harian terlihat sangat positif, data historis menunjukkan bahwa tren penurunan masih membayangi harga LAYER dalam jangka panjang. Penurunan lebih dari 50% dalam 90 hari terakhir menunjukkan bahwa harga LAYER masih jauh dari titik stabilitas jangka panjang. Jika dibandingkan dengan harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di level $3.395662, harga LAYER saat ini masih mencatat penurunan lebih dari 90%.
Meningkatnya volume perdagangan hingga mencapai $248 juta dalam 24 jam menunjukkan adanya likuiditas besar yang masuk ke pasar. Likuiditas ini dapat memicu dua kemungkinan, yaitu berlanjutnya tren kenaikan jika momentum pembelian terus berlanjut, atau koreksi tajam jika aksi ambil untung (profit taking) meningkat. Saat ini, sirkulasi pasokan LAYER mencapai 312.51 juta token, dengan kapitalisasi pasar terdilusi maksimum sekitar $260.66 juta.
Secara teknikal, LAYER menunjukkan tanda-tanda awal pembalikan tren setelah mengalami koreksi panjang. Kenaikan tajam dalam waktu singkat sering kali menandakan aktivitas whale yang meningkat, FOMO (fear of missing out) dari investor ritel, dan katalis proyek seperti pembaruan ekosistem, listing baru, atau integrasi teknologi. Namun, tanpa konfirmasi fundamental atau berita penggerak pasar, kenaikan sebesar ini perlu diwaspadai sebagai potensi bull trap.
Jika momentum tetap terjaga, LAYER berpotensi menguji kembali level resistance di kisaran $0.30 – $0.32 dalam 1-2 hari ke depan. Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, harga dapat kembali ke area support $0.20 – $0.22.
Solayer (LAYER) mencatat lonjakan harga yang mengesankan lebih dari 38% dalam 24 jam, didukung oleh volume perdagangan yang besar dan sentimen pasar yang positif. Meskipun demikian, performa jangka panjang masih menunjukkan tren penurunan yang cukup dalam. Investor perlu mencermati momentum pasar dan perkembangan fundamental proyek untuk menilai potensi kelanjutan tren. Untuk saat ini, LAYER masih menjadi salah satu token yang menarik untuk diamati, terutama bagi trader yang mencari peluang volatilitas tinggi.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan Anda.
