Editor: BobonSyah
KabarTifa- Aset kripto Pi Network (PI) kembali dihantam tekanan jual signifikan, mencatatkan penurunan harga yang konsisten dan memperpanjang dominasi sentimen bearish di pasar. Dalam 24 jam terakhir, harga PI tergelincir 1,07% ke level $0,205, melengkapi koreksi akumulatif sebesar 8,48% selama tujuh hari berturut-turut. Kondisi ini dipicu oleh kombinasi faktor teknikal yang melemah, pasokan token yang membanjiri pasar, serta bayang-bayang ketidakpastian hukum yang kian menguat.

Pelemahan harga PI bukan tanpa alasan. Berbagai tekanan mulai dari kerusakan struktur teknikal, pelepasan token harian dalam jumlah besar, hingga gugatan hukum yang menyeret nama pendiri, menjadi faktor-faktor yang sulit diabaikan oleh para investor.
Tekanan Teknis: Struktur Bearish Belum Pulih
Secara teknikal, grafik harga Pi Network menunjukkan sinyal alarm yang serius. PI telah menembus level support krusial di $0,205, yang bertepatan dengan area Fibonacci retracement 23,6%. Lebih lanjut, formasi pola double top pada grafik harian mengisyaratkan potensi penurunan lebih lanjut, dengan target harga yang bisa mencapai $0,1357.
Meskipun indikator Relative Strength Index (RSI) 7-hari menunjukkan kondisi oversold ekstrem di angka 17,82, minimnya volume dan likuiditas (rasio turnover hanya 0,8%) membuat peluang rebound masih jauh dari kepastian. Banyak pelaku pasar memilih untuk menahan diri, menunggu konfirmasi stabilitas di atas $0,21 sebelum mempertimbangkan kembali posisi beli.
Banjir Pasokan Token Harian Membebani Harga PI
Gelombang pasokan token yang terus-menerus juga menjadi beban berat bagi harga PI. Setiap hari, lebih dari 6 juta token PI dilepaskan ke pasar, dengan proyeksi sekitar 182 juta PI akan membanjiri sirkulasi dalam sebulan ke depan. Lonjakan suplai ini, berhadapan dengan permintaan yang stagnan, menciptakan ketidakseimbangan yang merugikan harga.
Data terbaru dari bursa menunjukkan akumulasi 426 juta token PI, mengindikasikan potensi tekanan jual yang masif. Sejak November, suplai beredar PI telah melonjak sekitar 12%, secara langsung mengikis stabilitas harga dan meningkatkan risiko dilusi nilai bagi para pemegang.
Risiko Hukum Tekan Sentimen Pasar
Di tengah gejolak pasar, sentimen investor terhadap Pi Network semakin tertekan oleh isu hukum yang serius. Pada 10 Desember, sebuah gugatan dilayangkan, menuduh para pendiri Pi Network terlibat dalam penjualan token besar-besaran secara rahasia dan dugaan manipulasi harga. Sidang perdana untuk kasus krusial ini dijadwalkan pada 23 Desember 2025.
Sejak pengumuman gugatan tersebut, harga PI telah merosot sekitar 14%, mencerminkan kekhawatiran mendalam investor akan implikasi hukum yang lebih luas. Hasil persidangan ini akan menjadi penentu krusial; putusan yang merugikan dapat memicu gelombang penjualan yang lebih besar dalam waktu singkat.
Ekosistem Berkembang, Namun Belum Dongkrak Permintaan
Ironisnya, di balik tekanan harga, ekosistem Pi Network terus menunjukkan geliat perkembangan. Proyek ini baru saja mengumumkan para pemenang hackathon, termasuk inovasi seperti aplikasi privasi Blind_Lounge, serta peningkatan sistem KYC berbasis kecerdasan buatan (AI). Namun, kemajuan ekosistem ini belum berhasil memicu peningkatan permintaan token PI di pasar.
Ini menggarisbawahi bahwa, meskipun potensi adopsi jangka panjang mungkin ada, perhatian utama investor saat ini masih terfokus pada dinamika suplai yang membanjiri dan ancaman hukum yang membayangi.
Secara keseluruhan, anjloknya harga Pi Network ke $0,205 adalah cerminan dari badai sempurna: kombinasi tekanan teknikal yang parah, inflasi pasokan akibat token unlock masif, dan sentimen pasar yang terguncang oleh isu hukum. Meskipun kondisi oversold secara teknikal bisa memicu rebound, zona $0,18–$0,19 kini menjadi benteng support krusial yang harus dipertahankan.
Pertanyaan besar yang menggantung adalah apakah PI mampu bertahan di atas level psikologis $0,20 menjelang sidang 23 Desember, ataukah tekanan suplai akan terus menyeretnya ke rekor terendah baru. Para investor diimbau untuk tetap ekstra waspada dan menerapkan manajemen risiko yang ketat di tengah volatilitas pasar yang ekstrem ini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

