KabarTifa- Pasar kripto kembali dihadapkan pada fenomena menarik: XRP (Ripple) masih berjuang untuk menunjukkan performa positif, bahkan ketika minat investor institusional terhadap aset ini melonjak signifikan. Hingga laporan terbaru, harga XRP terpaku di kisaran US$1,84, mencatatkan pelemahan sekitar 14% sejak awal tahun dan lebih dari 17% dalam sebulan terakhir. Kondisi ini terjadi di tengah tekanan berat yang melanda pasar altcoin secara keseluruhan, yang belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang berarti.
Ironisnya, di balik stagnasi harga tersebut, fundamental XRP justru menunjukkan sinyal positif yang kuat. Dana yang dikelola oleh Exchange Traded Fund (ETF) spot XRP di Amerika Serikat dilaporkan telah melampaui angka US$1 miliar. Pencapaian ini mengindikasikan adanya permintaan yang konsisten dan solid dari kalangan investor institusi. Reputasi XRP yang telah lama malang melintang di pasar, ditambah dengan kejelasan regulasi yang semakin pasti, menjadi faktor kunci yang membuatnya lebih menarik bagi investor tradisional.

Permintaan ETF XRP Meningkat, Pasokan di Bursa Menurun
Tak hanya itu, data on-chain juga memberikan gambaran optimis untuk jangka panjang. Tercatat sekitar 750 juta token XRP telah ditarik dari bursa dalam beberapa minggu terakhir, menyisakan hanya sekitar 1,5 miliar XRP yang beredar di platform perdagangan. Jika tren penarikan ini terus berlanjut, para analis memproyeksikan kemungkinan terjadinya kelangkaan pasokan atau ‘supply squeeze’ pada awal tahun 2026. Skenario ini akan semakin kuat jika arus dana dari institusi terus mengalir deras.
Namun, di tengah sinyal positif tersebut, para analis mengingatkan bahwa kondisi pasar saat ini belum sepenuhnya mendukung lonjakan harga yang berkelanjutan. Jake Kennis, analis riset senior dari Nansen, memproyeksikan bahwa XRP kemungkinan besar akan bergerak datar atau ‘sideways’ dalam jangka pendek. Menurut Kennis, pergerakan altcoin, termasuk XRP, akan sulit untuk menguat secara signifikan sebelum Bitcoin berhasil menstabilkan diri atau membentuk dasar harga yang kokoh. Ia memperkirakan bahwa lingkungan pasar yang lebih kondusif untuk kenaikan harga baru akan terlihat pada paruh kedua tahun 2026, didorong oleh perbaikan sentimen investor dan faktor makroekonomi global.
Seperti dilansir dari Coinpedia, Kennis menekankan bahwa pergerakan harga XRP yang substansial di masa depan akan sangat bergantung pada katalisator fundamental yang konkret. Ini termasuk pertumbuhan berkelanjutan dari ETF, adopsi XRP yang lebih luas dalam sistem pembayaran global, serta peningkatan partisipasi institusional yang nyata, bukan hanya dorongan spekulatif sesaat.
Level Harga Kritis yang Perlu Dipantau
Beralih ke analisis teknikal, Ali Charts mengamati bahwa XRP saat ini sedang dalam fase konsolidasi, membentuk pola segitiga. Pola seperti ini seringkali menjadi prekursor bagi pergerakan harga yang signifikan. Ali Charts memperkirakan potensi pergerakan harga sekitar 10% setelah terjadi ‘breakout’ (penembusan ke atas) atau ‘breakdown’ (penembusan ke bawah).
Level teknikal krusial yang perlu dipantau adalah US$1,80, yang berfungsi sebagai support penting. Apabila harga menembus di bawah level ini, XRP berisiko merosot lebih jauh hingga US$1,37. Di sisi lain, untuk melihat pembalikan arah ke atas, diperlukan peningkatan volume transaksi yang substansial dan munculnya sinyal teknikal bullish yang kuat, yang sayangnya belum terlihat hingga saat ini.
Mengenai proyeksi harga, pandangan para analis masih bervariasi. Skenario yang lebih konservatif memprediksi XRP akan tetap bergerak di kisaran US$1,80 hingga US$1,90 jika tidak ada katalis signifikan yang muncul dalam waktu dekat. Sebaliknya, proyeksi yang lebih optimistis menempatkan XRP pada rentang harga US$3 hingga US$4 atau bahkan lebih tinggi pada paruh kedua tahun 2026. Namun, skenario bullish ini sangat bergantung pada beberapa faktor kunci: pertumbuhan berkelanjutan dari arus ETF, dukungan regulasi yang stabil, dan pemulihan pasar kripto global secara keseluruhan.
Editor: BobonSyah
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan fluktuatif. Segala keputusan investasi adalah tanggung jawab penuh investor. Konten ini bersifat informatif dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi Anda.

