Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Zcash Menuju Jurang $100? Sinyal Merah Makin Pekat!
    Crypto

    Zcash Menuju Jurang $100? Sinyal Merah Makin Pekat!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini07-02-2026 - 19.30Tidak ada komentar4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Zcash Menuju Jurang $100? Sinyal Merah Makin Pekat!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Editor: BobonSyah

    KabarTifa- Harga Zcash (ZEC) kini berada dalam himpitan tekanan jual yang kian menguat di tengah gejolak pasar kripto. Setelah anjlok nyaris 35% sejak akhir Januari, mata uang digital berfokus privasi ini semakin terperosok dalam pola falling channel yang telah mencengkeram pergerakan harganya selama berbulan-bulan. Para analis memperingatkan, grafik Zcash saat ini menyiratkan potensi penurunan signifikan, bahkan mengarah ke area krusial $100.

    Zcash Menuju Jurang 0? Sinyal Merah Makin Pekat!
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    Sejumlah indikator teknikal dan data on-chain secara kolektif menyajikan gambaran suram, mengisyaratkan risiko pelemahan lanjutan. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan investor dan trader, mengingat ZEC telah lama berjuang untuk menemukan pijakan yang stabil.

    Falling Channel dan OBV Mengonfirmasi Dominasi Penjual

    Sejak November tahun lalu, Zcash terjebak dalam pola falling channel yang ditandai oleh serangkaian lower high dan lower low yang konsisten. Setelah sempat mencapai puncaknya di atas $740, ZEC memasuki fase penurunan tajam, bahkan sempat kehilangan lebih dari 56% nilainya di dalam saluran tersebut. Setiap upaya rebound harga tampak semakin melemah, menyiratkan bahwa kekuatan pembeli belum cukup untuk membalikkan tren bearish yang mendominasi.

    Tekanan jual ini semakin diperkuat oleh indikator On-Balance Volume (OBV). Meskipun sempat menunjukkan tren naik dari awal November hingga akhir Januari, yang mengindikasikan adanya akumulasi, dukungan tersebut akhirnya runtuh pada 29 Januari. Sejak breakdown OBV itu terjadi, Zcash dilaporkan telah merosot hampir 36%, sebuah sinyal kuat bahwa distribusi (penjualan) kian mendominasi pasar.

    Whale Mulai Cabut, Saldo Bursa Melonjak 160%

    Selain sinyal teknikal, data on-chain juga menyoroti melemahnya minat dari investor institusional atau "whale". Dalam tujuh hari terakhir, kepemilikan whale tercatat turun sekitar 36%, dengan jumlah dompet besar yang memegang ZEC merosot mendekati angka 8.000. Fenomena ini sering diinterpretasikan sebagai tanda kapitulasi atau hilangnya kepercayaan dari para pemegang besar.

    Secara bersamaan, saldo ZEC yang tersimpan di bursa kripto mengalami lonjakan drastis hingga hampir 160%. Peningkatan suplai di bursa umumnya diartikan sebagai indikasi bahwa lebih banyak token sedang dipersiapkan untuk dijual, sehingga secara langsung menambah tekanan jual di pasar dalam jangka pendek. Kombinasi antara pola falling channel, breakdown OBV, penurunan kepemilikan whale, dan melonjaknya suplai di bursa, secara tegas menunjukkan bahwa ZEC masih berada dalam fase distribusi yang kuat.

    Open Interest Anjlok, Posisi Long Rentan Likuidasi

    Aktivitas di pasar derivatif Zcash juga menunjukkan pelemahan signifikan. Dikutip dari BeInCrypto, open interest Zcash sempat mencapai puncaknya sekitar $1,13 miliar pada Desember, namun kini telah anjlok menjadi sekitar $395 juta, atau merosot hampir 65%. Penurunan drastis open interest ini mengindikasikan berkurangnya minat spekulatif, dengan banyak trader memilih untuk menutup posisi dan menjauh dari pasar.

    Meskipun demikian, funding rate Zcash masih berada di zona sedikit positif. Ini menyiratkan bahwa posisi long (beli) masih lebih dominan dibandingkan short (jual), meskipun jumlah partisipan secara keseluruhan telah berkurang. Kondisi ini dinilai berbahaya. Jika harga ZEC kembali merosot, posisi long yang tersisa berpotensi menghadapi likuidasi paksa, yang dapat mempercepat penurunan harga dalam situasi likuiditas pasar yang rendah.

    Support Krusial $230 dan $212, Target Turun Menuju $103

    Secara teknikal, Zcash masih terperangkap dalam falling channel, dengan garis tren bawah terus menekan harga. Level support utama saat ini berada di sekitar $230. Jika ZEC mencatat penutupan harian di bawah level ini, maka support berikutnya yang menjadi perhatian adalah kisaran $212.

    Apabila level $212 juga gagal dipertahankan, proyeksi dari channel dan Fibonacci extension menunjukkan potensi penurunan yang lebih dalam, menuju area $103. Angka ini dianggap sebagai target downside penuh dari struktur penurunan yang sedang berlangsung.

    Di sisi lain, peluang pemulihan dinilai masih sangat sulit. ZEC perlu merebut kembali level $286 untuk dapat kembali stabil dalam jangka pendek. Untuk memperbaiki struktur jangka menengah, harga harus mampu menembus $389. Sementara itu, reli signifikan menuju $557 disebut membutuhkan lonjakan besar pada volume transaksi, akumulasi whale yang masif, serta peningkatan aktivitas derivatif, sehingga dianggap sulit terwujud dalam kondisi pasar saat ini.

    Selama Zcash masih bergerak di bawah $230 dan tidak mampu mempertahankan $212, tekanan penurunan diperkirakan akan tetap mendominasi, dengan potensi pelemahan menuju zona $100.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, kapitulasi para whale ZEC adalah sinyal fundamental yang sangat buruk. Di era regulasi yang semakin ketat dan tuntutan transparansi, narasi "privacy coin" semakin kehilangan tempat, membuat ZEC kesulitan bersaing dengan narasi baru yang lebih menarik seperti AI atau RWA (Real World Assets).

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleASTER Meledak 17%! Rahasia di Balik Testnet L1!
    Next Article Geger! BNB Anjlok 22,5%, Tapi Ada Sinyal Mengejutkan!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Geger! BNB Anjlok 22,5%, Tapi Ada Sinyal Mengejutkan!

    07-02-2026 - 19.45
    Crypto

    ASTER Meledak 17%! Rahasia di Balik Testnet L1!

    07-02-2026 - 19.15
    Crypto

    Guncang Dunia Keuangan! ZKsync: ZK Kunci Utama Adopsi Institusi!

    07-02-2026 - 19.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.