Editor: BobonSyah
KabarTifa- KAIA (Kaia) kembali menjadi sorotan setelah mengumumkan kemitraan strategis dengan RatioFX, sebuah perusahaan yang berfokus pada layanan valuta asing (FX) dan pembayaran lintas negara berbasis teknologi blockchain. Namun, di tengah optimisme yang seharusnya muncul, harga token KAIA justru menunjukkan tren yang kurang menggembirakan, bahkan terperosok ke kisaran $0,053. Kemitraan ini sejatinya memperkuat narasi Kaia sebagai jaringan yang relevan untuk transaksi keuangan institusional.

Data pasar terbaru yang dihimpun per 9 Februari 2026 menunjukkan bahwa KAIA diperdagangkan di sekitar $0,0537, mencatat pelemahan sekitar 5,5% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Sementara itu, kapitalisasi pasar Kaia berada di angka $335 juta, dengan volume perdagangan harian mencapai $14,97 juta.
RatioFX Manfaatkan Kaia untuk Revolusi Sistem FX Tradisional
Menurut informasi yang beredar, RatioFX berencana mengintegrasikan infrastruktur Kaia untuk mentransformasi sistem pembayaran dan transaksi FX tradisional. Tujuannya adalah menghadirkan eksekusi yang lebih cepat, instan, dan tetap patuh terhadap regulasi. Kerja sama ini secara signifikan memperkuat posisi Kaia dalam narasi besar eksekusi FX on-chain dan pembayaran lintas negara, sebuah segmen yang kini menjadi fokus utama pengembangan blockchain untuk sektor institusional.
Langkah strategis ini diharapkan dapat memperluas adopsi Kaia di industri keuangan, mengingat dominasi sistem tradisional yang lambat dan mahal dalam transaksi valuta asing dan pembayaran global.
Analisis: Kemitraan Lebih ke Branding, Bukan Katalis Fundamental Harga
Namun, para analis pasar berpendapat bahwa efek kemitraan ini terhadap valuasi token KAIA kemungkinan besar masih terbatas. Salah satu argumen utamanya adalah RatioFX yang relatif belum memiliki reputasi luas di pasar. Selain itu, belum ada data konkret yang dirilis, seperti volume transaksi yang dihasilkan, komitmen aliran dana, atau dampak langsung terhadap permintaan token KAIA.
Kemitraan ini juga belum membawa perubahan fundamental pada tokenomics protokol Kaia, seperti mekanisme staking, pembakaran biaya (fee sink), atau peningkatan utilitas token secara langsung. Oleh karena itu, perkembangan ini lebih cenderung dilihat sebagai pencapaian strategis dalam hal bisnis dan branding, ketimbang pemicu utama kenaikan harga jangka panjang.
Harga KAIA Masih Tertekan, Anjlok Hampir 50% dalam 90 Hari
Di tengah serangkaian kabar tersebut, kinerja harga KAIA terus menunjukkan tren bearish yang signifikan. Dalam 30 hari terakhir, nilai KAIA telah merosot sekitar 18,45%, diikuti pelemahan 29,20% dalam 60 hari, dan anjlok drastis hingga 47,77% selama 90 hari terakhir. Pergerakan harian KAIA sendiri berada dalam rentang $0,0534 hingga $0,0569.
Dengan total suplai beredar mencapai 6,24 miliar token, pasar kini menanti bukti konkret dari implementasi kemitraan Kaia dan RatioFX. Pertanyaan utamanya adalah apakah kolaborasi ini akan benar-benar menghasilkan adopsi jaringan yang substansial dan secara langsung memicu peningkatan permintaan terhadap token KAIA.
Tim Riset Tokocrypto menekankan bahwa narasi pembayaran lintas negara dan FX berbasis blockchain memiliki potensi besar jika didukung oleh mitra distribusi dan volume transaksi yang nyata. Namun, potensi ini seringkali sulit diukur tanpa metrik adopsi yang jelas. Oleh karena itu, penting untuk memantau detail implementasi kemitraan ini, termasuk produk yang telah diluncurkan, target pasar, indikator kinerja utama (KPI), serta apakah kolaborasi ini mampu mendorong permintaan on-chain melalui biaya transaksi, staking, atau aktivitas aplikasi di jaringan Kaia.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan aset kripto, kunjungi kabartifa.id. Investasi dan trading kripto yang aman dan terpercaya bisa Anda lakukan melalui Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk mendapatkan pembaruan berita kripto terkini dan unduh aplikasi trading bitcoin & kripto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Segala keputusan investasi yang Anda ambil berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi yang disajikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk menjual atau membeli aset kripto. Tokocrypto adalah platform yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

