Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - ADA: Rebound Palsu atau Kebangkitan Sejati? Waspada!
    Crypto

    ADA: Rebound Palsu atau Kebangkitan Sejati? Waspada!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini09-02-2026 - 19.45Tidak ada komentar4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    ADA: Rebound Palsu atau Kebangkitan Sejati? Waspada!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Harga Cardano (ADA) kini berada di persimpangan jalan yang krusial, memicu spekulasi dan kekhawatiran di kalangan investor. Setelah anjlok signifikan dari puncaknya yang sempat melampaui $1,00 pada pertengahan tahun 2025, aset kripto ini kini berjuang mempertahankan level support kritis $0,27 dalam pola descending channel. Meski secara teknikal ada harapan rebound jangka pendek, data fundamental jaringan justru memancarkan sinyal bahaya yang tak bisa diabaikan.

    Analisis Teknikal: Harapan Rebound Masih Menggantung

    ADA: Rebound Palsu atau Kebangkitan Sejati? Waspada!
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    Secara teknikal, ADA masih menunjukkan pergerakan yang terstruktur dalam descending channel yang telah terbentuk sejak koreksi besar pasca-puncak 2025. Posisi harga saat ini berada tepat di area support bawah channel, sebuah zona yang secara historis kerap memicu technical bounce atau pantulan harga.

    Apabila level support ini berhasil dipertahankan, target pemulihan terdekat berpotensi mencapai $0,33 hingga $0,37, yang juga merupakan area resistance dinamis channel. Khususnya, level $0,37 dianggap krusial sebagai penentu apakah kenaikan ini hanya sekadar relief rally sementara atau awal dari pembalikan tren jangka menengah yang lebih substansial. Namun, perlu diingat bahwa skenario rebound ini masih sangat spekulatif tanpa adanya dorongan fundamental yang kuat.

    (Grafik pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026, menunjukkan posisi kritis di area support. Sumber: Tokocrypto)

    Fundamental Cardano Melemah: TVL dan Aktivitas DeFi Anjlok Drastis

    Berbanding terbalik dengan potensi teknikalnya, fondasi fundamental jaringan Cardano justru menghadapi tekanan serius. Data Total Value Locked (TVL) Cardano anjlok drastis, kini hanya bertengger di angka $129,37 juta. Angka ini jauh merosot dari puncaknya yang sempat melampaui $500 juta pada awal 2025, menandakan eksodus likuiditas yang masif dari ekosistem DeFi Cardano.

    Tidak hanya TVL, volume perdagangan di decentralized exchange (DEX) Cardano juga mencatat penurunan signifikan. Volume transaksi DEX saat ini hanya berkisar $2,03 juta, sebuah angka yang tergolong sangat rendah untuk sebuah jaringan layer-1 sekelas Cardano. Indikator ini secara jelas menggambarkan minimnya partisipasi pengguna serta menurunnya minat pengembang dan investor terhadap aplikasi DeFi di jaringan tersebut. Kombinasi anjloknya TVL dan volume DEX menjadi penanda kuat bahwa, dari perspektif on-chain, ekosistem Cardano tengah berada dalam fase ‘mati suri’.

    Open Interest Tinggi: Spekulasi Memanas di Tengah Kelesuan

    Menariknya, di tengah kelesuan fundamental jaringan, pasar derivatif justru menampilkan gambaran yang kontras. Open Interest (OI) ADA dilaporkan masih sangat tinggi, mencapai sekitar $452 juta. Angka ini merefleksikan besarnya posisi terbuka di pasar futures dan perpetual, mengindikasikan aktivitas spekulatif jangka pendek yang tetap intens.

    Tingginya OI di tengah tren harga yang cenderung menurun seringkali menjadi sinyal bahwa pasar tengah bersiap menghadapi pergerakan harga yang signifikan. Situasi ini berpotensi memicu volatilitas eksplosif, baik berupa short squeeze (jika harga melonjak tajam) maupun long squeeze (jika harga kembali anjlok).

    Divergensi Berbahaya: Peringatan dari Tim Riset

    Tim Riset Tokocrypto menggarisbawahi bahwa kondisi ADA saat ini jauh dari kata stabil dan berpotensi memburuk. "Saat ini, ADA menunjukkan ‘Divergensi Berbahaya’: harga dan aktivitas on-chain (DeFi) berada dalam kondisi ‘mati suri’, namun minat spekulatif (Open Interest/OI) justru memanas," ungkap Tim Riset Tokocrypto kepada KabarTifa.id.

    Di satu sisi, harga memberikan sinyal peluang rebound teknikal, namun di sisi lain, aktivitas DeFi dan fundamental jaringan justru menunjukkan pelemahan drastis. "Tingginya OI di tengah tren harga yang menurun biasanya menjadi indikator bahwa pasar sedang bersiap untuk pergerakan harga yang eksplosif, baik itu short squeeze ke atas maupun long squeeze ke bawah," lanjut mereka.

    Dengan tingginya Open Interest, pasar ADA berada dalam kondisi yang sangat sensitif terhadap fluktuasi harga ekstrem. Investor ritel diimbau untuk ekstra waspada terhadap potensi volatilitas mendadak yang dapat terjadi kapan saja. "Bagi investor, penurunan TVL yang masif adalah ‘bendera merah’ (red flag) yang jelas. Meskipun reli teknikal menuju $0,37 mungkin saja terwujud, tanpa pemulihan fundamental DeFi yang solid, kenaikan tersebut sangat rentan menjadi ‘jebakan banteng’ (bull trap) yang bersifat sementara," tambah Tim Riset tersebut.

    Waspada Jebakan Banteng: Kehati-hatian adalah Kunci

    Sebagai kesimpulan, Cardano (ADA) saat ini berdiri di persimpangan jalan yang menentukan. Peluang pemulihan teknikal masih terbuka lebar, asalkan harga mampu bertahan di area support dalam descending channel. Namun, fundamental jaringan yang melemah drastis, ditandai oleh anjloknya TVL dan volume DEX, menjadi faktor risiko utama yang tidak boleh diabaikan.

    Oleh karena itu, bagi para investor, setiap reli jangka pendek menuju $0,37 sebaiknya disikapi dengan kehati-hatian ekstra. Tanpa indikasi pemulihan aktivitas on-chain dan masuknya kembali modal ke ekosistem DeFi Cardano, setiap kenaikan harga berisiko tinggi menjadi ‘jebakan bullish‘ di tengah tren penurunan yang lebih besar.

    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

    Editor: BobonSyah

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleEthereum Siap Meledak? Level Krusial Ini Kunci Reli Besar!
    Next Article TECNO MEGAPAD SE: Tablet AI Cerdas, Harga Pelajar, Fitur Profesional!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Ethereum Siap Meledak? Level Krusial Ini Kunci Reli Besar!

    09-02-2026 - 19.30
    Crypto

    Kemitraan Baru Kaia: Harga KAIA Malah Terjun Bebas!

    09-02-2026 - 19.15
    Crypto

    VET Terjun Bebas! Voting VeChain Mampu Menyelamatkan?

    09-02-2026 - 19.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.