ASTER Melejit! Mainnet L1 Meluncur Maret, Siap Guncang Pasar Kripto!
KabarTifa- Dunia kripto kembali dihebohkan dengan kabar dari Aster, bursa perpetual terdesentralisasi yang dikabarkan mendapat dukungan dari pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ). Token ASTER terpantau melonjak signifikan menyusul pengumuman resmi peluncuran mainnet layer-1 mereka, Aster Chain, yang dijadwalkan pada Maret 2026.

Pengumuman krusial ini disampaikan melalui platform media sosial X pada Rabu, 12 Februari 2026, sebagai bagian integral dari peta jalan (roadmap) ambisius Aster untuk tahun 2026. Peluncuran mainnet ini menandai evolusi signifikan bagi Aster, yang sebelumnya sukses menggelar testnet pada awal Februari 2026. Fase uji coba awal (whitelisted) pada akhir 2025 bahkan telah menarik lebih dari 50.000 partisipan, menunjukkan antusiasme tinggi komunitas terhadap inovasi ini.
Fokus Infrastruktur Baru dengan Pendekatan "Privacy-First"
Tim pengembang Aster mengungkapkan bahwa Aster Chain dirancang untuk memperkuat fondasi infrastruktur platform secara menyeluruh. Jaringan layer-1 ini tidak hanya akan mendukung berbagai produk on-chain Aster, tetapi juga akan menyediakan perangkat vital bagi para pengembang (builder tools) serta memfasilitasi integrasi fiat on/off-ramp yang krusial.
Salah satu pilar utama pengembangan Aster Chain adalah pendekatan "privacy-first", sebuah fitur yang diharapkan mampu membedakannya dari kompetitor di pasar. Fokus pada privasi ini menjadi daya tarik tersendiri di tengah meningkatnya kebutuhan akan keamanan dan anonimitas dalam transaksi aset digital.
Upgrade DEX: Tata Kelola, Staking, hingga Perdagangan Aset Dunia Nyata
Selain peluncuran mainnet, tahun 2026 juga akan menjadi periode intensif bagi Aster untuk meningkatkan kapabilitas bursa terdesentralisasi (DEX) mereka melalui pendekatan yang didorong oleh komunitas. Inisiatif yang direncanakan meliputi implementasi sistem tata kelola (governance) berbasis token asli, fitur staking untuk mendorong partisipasi aktif pengguna, serta ekspansi fitur perdagangan berbasis aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA).
Aster secara spesifik menargetkan perluasan ke pasar perpetual berbasis saham (stock perpetual markets), yang akan memperkaya penawaran synthetic trading mereka, tidak lagi terbatas pada aset kripto semata. Langkah ini dinilai strategis untuk menarik lebih banyak investor institusional dan memperluas jangkauan pasar.
Harga ASTER Menguat ke US$0,70 di Tengah Euforia Pasar
Di tengah gelombang optimisme ini, harga token Aster (ASTER) menunjukkan penguatan signifikan. Dalam 24 jam terakhir, ASTER tercatat melonjak sekitar 9%, diperdagangkan di kisaran US$0,70. Kapitalisasi pasar ASTER kini mencapai sekitar US$1,73 miliar, dengan volume perdagangan harian yang impresif, menyentuh angka sekitar US$278 juta.
Meskipun dalam tujuh hari terakhir ASTER telah menguat sekitar 29%, perlu dicatat bahwa dalam 90 hari terakhir, token ini masih mengalami koreksi lebih dari 33%. Dengan total suplai maksimum 8 miliar token dan suplai beredar saat ini sekitar 2,48 miliar token, pasar kini menanti bagaimana dinamika ini akan berlanjut pasca-peluncuran mainnet.
Tim Riset Tokocrypto menyoroti bahwa dengan fokus pada inovasi fitur perdagangan seperti TWAP (Time-Weighted Average Price) dan privasi on-chain, Aster berupaya keras untuk membedakan diri dari kompetitor DEX tradisional yang mungkin mulai mengalami kejenuhan. "Ekspansi roadmap ini sangat krusial untuk menarik trader profesional yang membutuhkan eksekusi cepat namun tetap menjaga anonimitas dan keamanan aset mereka secara desentralisasi," demikian analisis dari tim riset tersebut.
Dengan peluncuran mainnet yang semakin dekat pada Maret, komunitas kripto dan investor kini menantikan detail lebih lanjut mengenai implementasi fitur "privacy-first" serta strategi Aster dalam mengembangkan ekosistem DEX dan produk derivatifnya sepanjang tahun 2026.
Editor: BobonSyah
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
