Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - NEAR DeFi Berguncang: $7,6 Juta Rhea Finance Lenyap!
    Crypto

    NEAR DeFi Berguncang: $7,6 Juta Rhea Finance Lenyap!

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini20-04-2026 - 13.15Tidak ada komentar4 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    KabarTifa- Sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) di ekosistem Near Protocol kembali dihadapkan pada insiden keamanan serius. Protokol Rhea Finance, yang selama ini dikenal sebagai pusat likuiditas utama di jaringan tersebut, dilaporkan mengalami eksploitasi besar-besaran yang mengakibatkan kerugian mencapai sekitar $7,6 juta. Peristiwa ini bukan sekadar kehilangan dana, melainkan juga mengguncang fondasi inti DeFi di NEAR, mengingat Rhea Finance menguasai lebih dari 95% total nilai terkunci (TVL) di ekosistemnya sebelum insiden terjadi.

    Serangan Canggih Melalui Celah Oracle

    NEAR DeFi Berguncang: $7,6 Juta Rhea Finance Lenyap!
    Gambar Istimewa :

    Menurut analisis mendalam dari CertiK, serangan ini dilakukan dengan memanfaatkan kerentanan pada sistem oracle dan lapisan validasi. Pelaku kejahatan siber menggunakan kontrak token palsu dan menciptakan kumpulan likuiditas baru (fresh liquidity pools) untuk memanipulasi harga serta kondisi pasar dalam protokol.

    Dengan teknik manipulasi ini, penyerang berhasil mengeksploitasi mekanisme penilaian aset yang sangat bergantung pada data eksternal. Mereka kemudian menarik dana dalam jumlah besar sebelum sistem pertahanan protokol sempat bereaksi. Aset-aset yang terdampak meliputi berbagai token utama seperti USDC, USDT, ZEC, hingga token asli NEAR itu sendiri. Penarikan dana dilaporkan telah dihentikan sementara menyusul insiden ini.

    Dampak Sistemik yang Melampaui Kerugian Finansial

    Laporan dari BeInCrypto menyoroti bahwa yang membuat kasus ini menjadi perhatian utama adalah posisi dominan Rhea Finance dalam ekosistem NEAR. Dengan menguasai lebih dari 95% TVL, Rhea bukan hanya sekadar salah satu protokol, melainkan tulang punggung likuiditas utama.

    Ketika protokol sebesar ini mengalami gangguan, efeknya tidak berhenti pada satu aplikasi saja. Seluruh ekosistem ikut merasakan dampaknya, mulai dari terkikisnya kepercayaan pengguna hingga potensi destabilisasi likuiditas secara keseluruhan. Tim Research Tokocrypto menilai bahwa insiden ini memiliki implikasi yang jauh lebih luas dibandingkan eksploitasi DeFi pada umumnya.

    “Secara on-chain, ini bukan sekadar eksploitasi satu protokol, tapi gangguan ke pusat likuiditas utama sebuah chain. Kalau mayoritas TVL dan fungsi DeFi bertumpu di satu hub yang bisa ditembus lewat oracle manipulation, pasar akan mulai mendiskon risiko arsitektur NEAR DeFi secara keseluruhan, bukan cuma risiko Rhea sebagai aplikasi tunggal,” ungkap Tim Research Tokocrypto. Pernyataan ini menegaskan bahwa masalah yang terjadi bukan hanya bersifat teknis, melainkan juga struktural.

    Risiko Konsentrasi Likuiditas dan Titik Lemah Oracle

    Kasus Rhea Finance kembali membuka diskusi lama dalam dunia DeFi mengenai risiko konsentrasi likuiditas. Ketika sebagian besar aktivitas keuangan terpusat pada satu protokol, kerentanan pada protokol tersebut dapat memicu dampak sistemik yang luas. Idealnya, ekosistem DeFi memiliki distribusi likuiditas yang lebih merata untuk menyebarkan risiko. Namun, dalam praktiknya, banyak jaringan masih sangat bergantung pada satu atau dua platform utama, dan NEAR menjadi contoh nyata bagaimana dominasi satu protokol bisa menjadi pedang bermata dua.

    Eksploitasi ini juga kembali menyoroti peran oracle sebagai salah satu titik paling sensitif dalam keamanan DeFi. Sistem oracle bertanggung jawab menyediakan data harga dari luar blockchain. Namun, jika data tersebut dimanipulasi, seluruh mekanisme dalam protokol dapat terganggu. Serangan berbasis oracle bukanlah hal baru, tetapi tetap menjadi salah satu metode paling efektif bagi penyerang. Kompleksitas integrasi antara data off-chain dan on-chain membuat celah keamanan sulit untuk sepenuhnya ditutup.

    Ujian Berat bagi Kepercayaan Pasar

    Setelah insiden ini, tantangan terbesar bagi NEAR bukan hanya memulihkan dana atau memperbaiki sistem, tetapi juga mengembalikan kepercayaan pengguna. Dalam dunia DeFi, kepercayaan adalah aset yang tak ternilai. Sekali terganggu, butuh waktu lama untuk membangunnya kembali. Pengguna dan investor kini akan lebih berhati-hati, tidak hanya terhadap Rhea Finance, tetapi juga terhadap seluruh ekosistem NEAR secara keseluruhan.

    Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya soal audit atau teknologi canggih, tetapi juga desain arsitektur secara keseluruhan. Ketergantungan pada satu pusat likuiditas, penggunaan oracle, dan kompleksitas kontrak pintar, semuanya menjadi faktor krusial yang harus diperhatikan. Bagi proyek DeFi lainnya, ini adalah momen penting untuk mengevaluasi kembali sistem mereka, apakah sudah cukup tangguh menghadapi serangan yang semakin canggih.

    Eksploitasi terhadap Rhea Finance bukan sekadar insiden keamanan biasa. Ini adalah guncangan yang menyentuh inti dari ekosistem DeFi di NEAR. Dengan kerugian jutaan dolar dan dampak sistemik yang luas, kasus ini menunjukkan bahwa risiko dalam DeFi masih sangat nyata, terutama ketika struktur ekosistem belum cukup terdistribusi. Ke depan, bagaimana NEAR merespons insiden ini akan menjadi penentu apakah kepercayaan pasar bisa dipulihkan, atau justru membuka babak baru tantangan bagi jaringan tersebut.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticleHarga Pi Network Anjlok, Akankah $0,17 Bertahan?
    Next Article Pos Berikutnya
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    XRP Terjebak! Pasar Hijau, Kenapa Dia Diam Saja?

    20-04-2026 - 19.00
    Crypto

    20-04-2026 - 13.30
    Crypto

    Harga Pi Network Anjlok, Akankah $0,17 Bertahan?

    20-04-2026 - 13.00
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.