KabarTifa- Binance, raksasa bursa kripto global, baru saja membakar 375.565.484 token Terra Luna Classic (LUNC) dalam aksi pembakaran besar-besaran. Langkah ini, yang berasal dari 50% biaya transaksi LUNC bulanan di platform Binance, menghilangkan sekitar US$ 20.711 dari total pasokan dan bertujuan untuk mengurangi jumlah LUNC yang beredar, sebuah upaya untuk menopang harga yang terus merosot. Aksi ini merupakan bagian dari upaya komunitas untuk menyelamatkan LUNC setelah kejatuhan ekosistem Terra pada Mei 2022.
Namun, tantangan masih besar. Dengan masih beredarnya 5,46 triliun LUNC, perjalanan menuju pemulihan harga masih panjang dan berat. Harga LUNC sendiri telah melemah selama dua bulan terakhir, dan saat ini diperdagangkan sekitar US$ 0,000055, jauh dari puncaknya di awal tahun yang mencapai US$ 0,00017. Kapitalisasi pasarnya pun hanya sekitar US$ 300 juta, jauh dari angka US$ 1 miliar yang pernah diraih.

Meskipun harga lesu, komunitas LUNC tetap aktif. Pengembang sukarela kini membangun situs komunitas baru dan berkolaborasi dengan agregator harga seperti Coingecko untuk memperbarui tautan resmi. Tingkat staking LUNC yang tinggi juga menunjukkan harapan jangka panjang dari para pemegang token.
Binance sendiri telah menjadi kontributor terbesar dalam pembakaran LUNC sejak kolapsnya Terraform Labs. Kini, nasib LUNC sepenuhnya berada di tangan komunitas, dengan pembakaran token oleh Binance sebagai salah satu upaya untuk menjaga ekosistem tetap hidup di tengah tantangan yang sangat besar.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan merupakan saran investasi atau ajakan trading. Investasi kripto memiliki risiko tinggi dan volatil. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang Anda alami.
