KabarTifa- Pasar kripto kembali dihantam badai. Dalam beberapa jam saja, Bitcoin terjun bebas hingga US$ 1.500, sementara sejumlah altcoin mengalami koreksi antara 5% hingga 10%. Grafik BTC/USD menunjukan penurunan tajam dari puncak harian US$ 116.800 ke US$ 114.779. Kejadian ini memicu pertanyaan besar: apa yang menyebabkan penurunan drastis ini?
Seorang influencer kripto di media sosial X, yang dikenal sebagai Ash Crypto, mengungkapkan tiga faktor utama yang memicu tekanan jual masif tersebut.

Pertama, efek domino dari penurunan saham Nvidia. Ash Crypto menjelaskan, "Nvidia turun, Nasdaq turun, kripto ikut. Sederhana, tapi nyata." Penurunan Nvidia, menurutnya, berdampak signifikan terhadap sentimen pasar secara keseluruhan.
Kedua, penggunaan leverage yang berlebihan. Ash Crypto menyebutnya sebagai "reset sehat" untuk menjaga fondasi reli jangka panjang. Artinya, banyak investor yang menggunakan leverage (pinjaman) untuk berinvestasi, dan ketika harga turun, mereka dipaksa untuk menjual aset mereka untuk menutup posisi, memperparah penurunan harga.
Ketiga, pasar sedang mengurangi risiko (de-risking). Investor cenderung mengurangi eksposur mereka terhadap aset berisiko tinggi seperti kripto di tengah ketidakpastian pasar.
Ash Crypto menambahkan bahwa pergerakan harga kripto tidak pernah linear. Ia menekankan bahwa uang besar sedang menunggu titik masuk yang lebih baik sebelum kuartal keempat dimulai. Strategi yang disarankan? "Hodl dan tunggu," ujarnya. Ia percaya koreksi ini hanyalah jeda sementara sebelum pasar kembali naik dalam beberapa bulan ke depan.
Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Sebelum berinvestasi dalam mata uang kripto, lakukan riset menyeluruh karena kripto merupakan aset yang sangat volatil dan berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
