Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Naik Saat Saham AS Tembus Rekor!
    Crypto

    Bitcoin Naik Saat Saham AS Tembus Rekor!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini19-09-2025 - 13.30Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Naik Saat Saham AS Tembus Rekor!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Fenomena menarik terjadi di pasar keuangan global. Setiap kali indeks saham S&P 500 atau Nasdaq Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (ATH), Bitcoin (BTC) justru menunjukkan performa yang jauh lebih impresif. Analisis dari akun media sosial X, @BullTheoryio, mengungkap fakta mengejutkan: Bitcoin rata-rata melesat dua hingga tiga kali lipat lebih tinggi daripada kenaikan indeks saham tersebut.

    Berdasarkan data yang dihimpun, berikut perbandingan kinerja Bitcoin setelah S&P 500 dan Nasdaq mencetak ATH: Setelah S&P 500 mencapai ATH, Bitcoin rata-rata mengalami kenaikan 12% dalam 30 hari dan 36% dalam 90 hari. Tren serupa juga terlihat setelah Nasdaq mencetak ATH, meskipun detail persentasenya tidak dijabarkan secara spesifik dalam laporan ini. Ini menunjukkan bahwa Bitcoin bukan sekadar mengikuti tren positif pasar saham, tetapi justru memperkuat momentum kenaikannya saat sentimen pasar sedang sangat optimis.

    Bitcoin Naik Saat Saham AS Tembus Rekor!
    Gambar Istimewa : s.w.org

    Mengapa hal ini terjadi? Menurut BullTheoryio, ketika indeks saham utama mencapai ATH, hal ini menandakan tingginya likuiditas di pasar. Kondisi ini mendorong investor untuk mencari aset alternatif yang berpotensi memberikan keuntungan lebih tinggi, dan Bitcoin menjadi salah satu pilihan utama. "Ketika saham masuk ‘discovery mode’, likuiditas mengalir deras ke pasar kripto, dan Bitcoin biasanya reli lebih tajam," ungkap Bull Theory.

    Saat ini, S&P 500 dan Nasdaq kembali mencetak ATH secara beruntun, mengindikasikan optimisme ekstrem di pasar saham. Bitcoin pun menunjukkan sinyal positif, ditandai dengan meningkatnya pembelian institusional, arus masuk ETF yang signifikan, dan berkurangnya pasokan on-chain. Berdasarkan data CoinGecko, harga Bitcoin saat ini berada di angka US$ 117.283, mencatatkan kenaikan tipis 0,6% dalam 24 jam terakhir.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai saran investasi atau anjuran trading. Investasi di mata uang kripto sangat berisiko dan volatil. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang Anda alami.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSOL Tembus US$250, Mungkinkah Menuju US$300?
    Next Article Sony RX1R III: Kamera 61MP Ringkas yang Bikin Takjub!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Pi Network Melawan Arus: Kenaikan Rapuh atau Awal Mula?

    04-03-2026 - 13.30
    Crypto

    Chainlink Guncang DeFi! Bitcoin Masuk Monad, Apa Untungnya?

    04-03-2026 - 13.15
    Crypto

    04-03-2026 - 13.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.