KabarTifa- Setelah anjlok dari US$ 123.000 ke US$ 110.000, seorang analis kripto yang dikenal dengan nama samaran "Astronomer" berpendapat bahwa Bitcoin telah mencapai titik terendah. Keyakinannya mencapai 90%! Analisis teknikal yang mendalam, dipadukan dengan pola historis terkait rapat FOMC (Federal Open Market Committee), membuat Astronomer berani mengambil posisi long dan memprediksi tren kenaikan harga Bitcoin.
Salah satu kunci analisis Astronomer adalah pola pembalikan FOMC. Secara historis, harga Bitcoin seringkali berbalik arah sebelum atau saat pengumuman rapat FOMC. Dengan rapat FOMC berikutnya dijadwalkan pada 18 September, Astronomer meyakini harga terendah sudah tercapai di US$ 110.000, dan pasar siap untuk rebound. "Setiap kali pola ini muncul, pasar membentuk titik terendah sebelum rapat—karena mereka yang punya informasi lebih dulu telah mengatur arah harga," jelas Astronomer.

Bukan hanya pola FOMC, beberapa faktor lain juga memperkuat sinyal bullish menurut Astronomer. Ia melihat sejumlah konfluensi yang mendukung prediksinya. Dengan harga Bitcoin yang kini telah kembali ke kisaran US$ 113.000, Astronomer menganggap pembalikan telah terjadi. "Kami melihat penurunan dari US$ 123.000 ke US$ 111.000 secara live. Sekarang kami juga melihat pembalikan ke atas, dan pergerakannya mulai terlihat," ujarnya.
Meski optimis, Astronomer mengingatkan agar tidak all-in. Ia menyarankan manajemen risiko yang bijak, dan hanya bertindak ketika berbagai indikator menunjukkan arah yang sama, dalam hal ini, bullish. "Ketika banyak konfluensi mengarah ke arah yang sama, biasanya itu tanda Anda sudah menyusun Rubik’s Cube dengan benar," pungkas Astronomer. Pernyataan ini juga ia dukung dengan cuitannya di Twitter.
Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website kabartifa.id bertujuan informatif. Seluruh artikel di kabartifa.id bukanlah nasihat investasi atau saran trading. Sebelum berinvestasi dalam mata uang kripto, lakukan riset menyeluruh karena kripto adalah aset yang sangat volatil dan berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
