KabarTifa- Dogecoin (DOGE) tengah menjadi sorotan para analis teknikal. Setelah periode konsolidasi dan fluktuasi harga yang cukup signifikan, muncul pola yang mengindikasikan potensi pembalikan tren bullish. Melansir newsbtc.com, pola inverse head and shoulders, formasi klasik yang kerap menandai berakhirnya tren bearish dan awal tren bullish, terdeteksi pada grafik DOGE. Hal ini muncul seiring meningkatnya sentimen positif terhadap koin meme tersebut, memicu spekulasi kenaikan harga DOGE.
Klejdi Cuni, analis pasar kripto ternama, melalui unggahan di X (sebelumnya Twitter), mengungkapkan bahwa DOGE menunjukkan sinyal pembalikan tren melalui pola inverse head and shoulders. Meskipun bersifat jangka pendek karena skala waktu yang relatif kecil, Cuni menekankan pentingnya pola ini. Ia menjelaskan, "Dogecoin membentuk pola inverse head and shoulders, sinyal klasik potensi pembalikan tren. Dalam kasus ini, ini adalah setup jangka pendek karena skalanya yang lebih kecil di grafik."
,25? Pola Ini Jadi Kunci!” />Kunci utama pola ini terletak pada neckline atau garis leher. Cuni menjelaskan bahwa penembusan neckline secara meyakinkan akan mengkonfirmasi pola tersebut. "Penembusan ini dapat menjadi katalis kuat yang mendorong gelombang beli baru dan membalikkan tren harga ke arah naik," ujarnya. Jika breakout terjadi, Cuni memprediksi dua target utama harga DOGE. Namun, pencapaian target tersebut bergantung pada validasi breakout, khususnya volume perdagangan dan momentum. Volume yang kuat saat menembus neckline akan memperkuat sinyal bullish.
Per Kamis (29/5/2025), harga DOGE mencapai US$ 0,2234, turun 1,3 persen dalam 24 jam terakhir (data Coingecko).
Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

