Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - ETH Anjlok! Investor Panik? Ini Analisisnya!
    Crypto

    ETH Anjlok! Investor Panik? Ini Analisisnya!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini18-10-2025 - 13.30Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    ETH Anjlok! Investor Panik? Ini Analisisnya!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Ethereum (ETH), mata uang kripto terbesar kedua di dunia, kembali mengalami penurunan harga yang signifikan. Data terbaru menunjukkan penurunan sebesar 6,4% dalam 24 jam terakhir, dengan harga saat ini berada di kisaran $3.787 per ETH.

    Penurunan ini berdampak pada kapitalisasi pasar Ethereum, yang kini berada di angka $457,09 miliar. Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai $62,79 miliar. Dengan total pasokan yang beredar sebanyak 120,70 juta ETH, Ethereum tetap menjadi aset kripto paling berharga kedua setelah Bitcoin (BTC).

     ETH Anjlok! Investor Panik? Ini Analisisnya!
    Gambar Istimewa : infomalang.com

    Dalam sehari terakhir, harga ETH sempat menyentuh titik terendah di $3.678,62 sebelum mencoba naik kembali ke level tertinggi $4.068,29. Fluktuasi harga ini mencerminkan volatilitas yang tinggi di tengah sentimen pasar yang cenderung melemah.

    Secara historis, tren koreksi Ethereum telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir. Dalam 30 hari terakhir, ETH telah terkoreksi lebih dari 15%, menandakan tekanan jual yang kuat seiring dengan penurunan harga Bitcoin dan berkurangnya minat investor terhadap aset berisiko. Dalam seminggu terakhir, ETH juga tercatat turun -12,62%, menambah tekanan pada pasar altcoin utama.

    Analis pasar mengidentifikasi beberapa faktor utama yang memicu penurunan harga Ethereum, antara lain:

    • Kekhawatiran Makroekonomi: Ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan moneter yang ketat dari bank sentral utama dunia memicu aksi jual aset berisiko, termasuk kripto.
    • Profit Taking: Setelah mengalami kenaikan harga yang signifikan di awal tahun, banyak investor memilih untuk merealisasikan keuntungan mereka, yang menyebabkan tekanan jual.
    • Sentimen Pasar: Berita negatif atau kekhawatiran tentang regulasi kripto dapat memicu sentimen negatif di pasar dan mendorong investor untuk menjual aset mereka.
    • Korelasi dengan Bitcoin: Harga Ethereum seringkali berkorelasi dengan Bitcoin. Penurunan harga Bitcoin dapat menyeret harga Ethereum turun.

    Meskipun harga sedang terkoreksi, para analis menilai fundamental Ethereum tetap kuat. Jaringan Ethereum masih menjadi pusat inovasi untuk aplikasi terdesentralisasi (dApp), DeFi, dan NFT, dengan dominasi pangsa pasar di atas 55%. Transisi Ethereum ke mekanisme Proof-of-Stake (PoS) pasca "Merge" juga telah membuat jaringan ini lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, peningkatan terbaru seperti EIP-4844 (Proto-Danksharding) yang direncanakan untuk 2025 diharapkan mampu memangkas biaya transaksi layer-2 secara signifikan dan memperkuat skalabilitas jaringan.

    Analis dari beberapa lembaga riset blockchain menyebut, area support krusial Ethereum kini berada di kisaran $3.600–$3.700. Jika level ini mampu bertahan, peluang untuk rebound menuju $4.000–$4.200 masih terbuka, terutama bila kondisi pasar global membaik.

    Dengan harga $3.787 per ETH dan koreksi harian 6,4%, Ethereum saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah reli signifikan di awal tahun. Penurunan ini lebih mencerminkan koreksi teknikal dan faktor makro, bukan pelemahan fundamental proyek. Sebagai salah satu aset kripto dengan ekosistem terbesar, Ethereum masih menjadi pilihan utama bagi investor institusional dan pengembang Web3. Jika tekanan global mereda dan adopsi teknologi blockchain meningkat, Ethereum berpotensi kembali menguat dan mendekati level psikologis $4.500–$5.000 dalam jangka menengah.

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleXRP Anjlok! ETF Ditolak, Harga Bisa Sentuh $1,50?
    Next Article Dogecoin: Paus Borong, Harga Siap Terbang?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    BOB Mainnet Siap Berubah Total: Jovian Hardfork Meluncur!

    13-03-2026 - 19.30
    Crypto

    BlackRock Guncang Pasar! ETF Ethereum Staking Debut Solid!

    13-03-2026 - 19.15
    Crypto

    13-03-2026 - 19.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.