KabarTifa- Analis teknikal ternama di X, Cas Abbe, mengungkap prediksi menarik tentang Ethereum (ETH). Berdasarkan analisisnya, pergerakan harga ETH saat ini mirip dengan pola tahun 2019: breakout dan breakdown palsu sebelum melesat tajam. Abbe menunjukan grafik yang menunjukkan potensi breakout di atas US$ 2.820 sebagai konfirmasi bullish, dengan target kenaikan hingga US$ 3.200. Namun, jika ETH kembali di bawah US$ 2.500, sinyal bullish ini bisa batal. "Saya rasa ETH di harga US$ 3.200 akan datang lebih cepat dari yang diperkirakan," cuit Abbe.
Pendapat Abbe diperkuat oleh trader pro, Merlijn. Menurut Merlijn, ETH baru saja memberikan sinyal kuat untuk melanjutkan tren naik. Ia menjelaskan, ETH berhasil melakukan bullish retest setelah menembus garis tren turun sejak awal 2025, memantul sempurna di area pertemuan resisten lama dan trendline naik baru—yang kini menjadi support. Ini menunjukkan dominasi tekanan beli dan potensi awal reli lanjutan. "Pasar sedang mengamati. Tapi hanya sedikit yang sudah mengambil posisi," tulis Merlijn.

Saat artikel ini ditulis, ETH diperdagangkan sekitar US$ 2.601, naik 8% dalam 24 jam terakhir. Struktur teknikal yang terbentuk disebut Merlijn sebagai "launchpad" untuk pergerakan selanjutnya.
Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
