Editor: BobonSyah
KabarTifa- Jaringan blockchain Polygon menggemparkan jagat kripto dengan ledakan aktivitas utilitas pada kuartal keempat 2025. Di tengah volume pembayaran yang meroket hingga miliaran dolar dan pertumbuhan aset dunia nyata (RWA) yang signifikan, harga token aslinya, POL, justru menunjukkan pergerakan yang cenderung datar. Fenomena ini menggarisbawahi pergeseran fokus adopsi Polygon dari spekulasi harga menuju pemanfaatan fungsional yang konkret.

Laporan komprehensif dari firma analisis Messari, yang dirilis pada 4 Januari, mengonfirmasi bahwa Polygon menutup Q4 2025 dengan peningkatan volume transaksi on-chain yang luar biasa. Daya tarik utamanya terletak pada biaya transaksi yang tetap terjangkau dan kecepatan penyelesaian yang impresif, menjadikannya pilihan ideal untuk kebutuhan pembayaran dan transfer aset digital.
Volume Pembayaran Polygon Tembus $3,5 Miliar, Melonjak 96% dalam Tiga Bulan
Angka yang mencengangkan terungkap: Polygon berhasil memproses transaksi pembayaran senilai sekitar $3,50 miliar sepanjang kuartal keempat 2025. Volume fantastis ini, yang disumbangkan oleh lebih dari 50 aplikasi pembayaran yang beroperasi di jaringannya, melonjak tajam sekitar 96% dibandingkan kuartal sebelumnya dan hampir empat kali lipat dari periode yang sama tahun lalu.
Dilansir dari Newsbtc, peningkatan masif ini juga didukung oleh ekspansi penggunaan kartu pembayaran berbasis stablecoin. Tercatat, sepuluh program kartu pembayaran memfasilitasi transaksi senilai hampir $363 juta melalui jalur pembayaran Mastercard dan Visa, dengan dominasi signifikan dari Visa. Laporan tersebut secara spesifik menyoroti bahwa pertumbuhan ini berasal dari aktivitas belanja sehari-hari, bukan transaksi besar sesaat, mengindikasikan bahwa Polygon mulai meresap ke dalam rutinitas finansial masyarakat.
Sejumlah perusahaan terkemuka juga turut memperluas integrasi Polygon untuk transfer dana lintas platform. DeCard memungkinkan pengguna melakukan pembayaran dengan USDC dan USDT di berbagai merchant. Sementara itu, Flutterwave memilih Polygon sebagai infrastruktur untuk pembayaran bisnis lintas negara di 30 negara Afrika. Revolut tidak ketinggalan dengan mengintegrasikan transfer stablecoin berbiaya rendah di aplikasinya, dan Stripe terus mengembangkan fitur langganan berbasis USDC. Kombinasi dari berbagai integrasi ini, meskipun tidak selalu menjadi sorotan utama pasar, telah mendorong arus transaksi yang konsisten, memperkuat posisi Polygon dalam ekosistem pembayaran kripto global.
Aset Dunia Nyata Tokenisasi Capai $1,1 Miliar, Suplai Stablecoin Hampir 3 Miliar
Selain dominasinya di sektor pembayaran, Polygon juga mencatatkan kemajuan signifikan dalam tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Laporan menunjukkan bahwa Polygon mengakhiri Q4 2025 dengan total RWA hampir $1,10 miliar, menempatkannya di peringkat kesembilan secara global dalam kategori ini. Pertumbuhan ini diyakini lebih banyak didorong oleh kerangka regulasi yang semakin matang, ketimbang euforia investor ritel.
Di sisi stablecoin, suplai stablecoin di jaringan Polygon telah melonjak hingga mendekati 3 miliar. USDC menjadi stablecoin terbesar dengan nilai sekitar $1,34 miliar, diikuti oleh DAI yang mencapai sekitar $630 juta. Wilayah Amerika Latin juga disebut-sebut sebagai kontributor utama, dengan volume stablecoin non-USD mencapai $1,18 miliar.
Tidak hanya itu, aktivitas perdagangan di bursa terdesentralisasi (DEX) juga menunjukkan peningkatan. Volume DEX harian rata-rata melonjak 44%, kini berada sedikit di atas $200 juta, menandakan bahwa pemanfaatan Polygon tidak hanya terbatas pada pembayaran, tetapi juga semakin menguat di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Harga POL Masih Sideways Meski Aktivitas Jaringan Naik Tajam
Namun, di tengah gelombang positif aktivitas jaringan ini, pergerakan harga token POL (POL/USDT) justru belum menunjukkan reli yang signifikan. Pada Sabtu, 7 Februari 2026, harga POL masih bergerak sideways dan sempat tertahan setelah gagal menembus resistance jangka pendek di tengah kondisi pasar kripto yang volatil. Meskipun demikian, POL kemudian berhasil stabil berkat aksi beli yang mampu mempertahankan zona support penting.
Kondisi ini secara gamblang memperlihatkan perbedaan mencolok antara performa harga dan fundamental jaringan. Ketika pasar cenderung terpaku pada pergerakan harga yang datar, Polygon justru mengalami peningkatan aktivitas yang didorong oleh pembayaran stablecoin, integrasi institusional yang progresif, serta ekspansi tokenisasi aset dunia nyata.
Menurut Tim Research Tokocrypto, peningkatan volume pembayaran ini adalah bukti nyata transisi Polygon menjadi lapisan infrastruktur finansial riil. Utilitas ini, lanjut mereka, memberikan nilai fundamental jangka panjang bagi ekosistemnya, secara efektif memisahkan kinerja jaringan dari sekadar spekulasi harga token.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

