Editor: BobonSyah
KabarTifa- Pi Network (PI) kembali menjadi sorotan setelah harganya anjlok tajam dalam 24 jam terakhir. Token yang banyak dinantikan ini kini diperdagangkan di level $0,142, mencatat penurunan 8,83% yang mengkhawatirkan. Penurunan ini bukan sekadar fluktuasi biasa, melainkan cerminan dari gelombang sentimen "risk-off" masif yang melanda pasar keuangan global.

Menurut pantauan pasar terbaru, pelemahan PI ini terjadi di tengah badai yang menyeret seluruh kapitalisasi pasar kripto global, yang anjlok 7,89% menjadi $2,23 triliun, mencetak rekor terendah tahunan. Tekanan jual ini juga merembet ke pasar aset tradisional; indeks S&P 500 terkoreksi 2,21%, bahkan emas, yang sering dianggap sebagai aset safe haven, ikut tergerus 6,57%. Fenomena ini mengindikasikan adanya likuidasi besar-besaran di berbagai kelas aset.
Sentimen Makroekonomi Mencekam Pasar Global
Analisis menunjukkan bahwa koreksi Pi Network kali ini sangat erat kaitannya dengan gejolak makroekonomi global. Indeks Fear & Greed Crypto Market kini terperosok ke level 5, sebuah zona "Extreme Fear" yang mengindikasikan kepanikan luar biasa di kalangan investor. Dalam kondisi seperti ini, para pelaku pasar cenderung menarik diri dari aset-aset berisiko tinggi, dan Pi Network, yang masih dalam tahap pengembangan ekosistem dan adopsi, tak luput dari dampak likuidasi ini. Korelasi kuat antara pergerakan PI dengan indeks saham dan harga emas menegaskan bahwa tekanan yang terjadi bersifat sistemik, bukan karena kegagalan fundamental internal proyek.
Altcoin Tertekan di Bawah Dominasi Bitcoin
Tekanan terhadap Pi Network semakin diperparah oleh dinamika rotasi pasar kripto. Dominasi Bitcoin (Bitcoin dominance) kokoh di angka 58,2%, sementara Altcoin Season Index berada di level 22, sebuah sinyal jelas bahwa pasar sedang berada dalam "Bitcoin Season". Dalam skenario ini, likuiditas pasar cenderung beralih dari altcoin ke Bitcoin yang dianggap lebih stabil dan defensif. Akibatnya, altcoin berkapitalisasi menengah hingga kecil, termasuk Pi Network, mengalami tekanan jual yang jauh lebih besar.
Data perdagangan menguatkan hal ini: volume transaksi PI melonjak drastis 129% menjadi $33,1 juta dalam 24 jam, mengonfirmasi intensitas penjualan yang sangat tinggi. Lonjakan volume di tengah penurunan harga biasanya menandakan fase distribusi atau bahkan capitulation, di mana investor melepas aset secara agresif.
Level Kritis $0,14: Penentu Arah Selanjutnya
Dari perspektif teknikal, level $0,14 kini menjadi garis pertahanan krusial bagi Pi Network. Jika harga mampu bertahan di atas level ini hingga penutupan harian, ada harapan untuk konsolidasi jangka pendek, dengan potensi pergerakan sideways di kisaran $0,14-$0,16.
Namun, skenario terburuk akan terjadi jika tekanan pasar berlanjut dan PI menembus support $0,14. Risiko penurunan lanjutan menuju level terendah tahunan di sekitar $0,13 akan semakin besar, terutama jika dominasi Bitcoin terus menguat dan sentimen pasar global belum menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Sebaliknya, pemulihan jangka pendek atau relief bounce dapat terjadi apabila tekanan makro mereda, didukung oleh indikator oversold dan tingginya volume jual yang sering menjadi sinyal awal kelelahan penjual.
Faktor Penting yang Perlu Dipantau Investor
Investor dan trader disarankan untuk memantau sejumlah faktor eksternal yang akan sangat menentukan pergerakan Pi Network dalam waktu dekat:
- Data inflasi global (CPI, PPI) yang dapat memengaruhi kebijakan moneter bank sentral.
- Keputusan suku bunga The Fed dan bank sentral utama lainnya.
- Perkembangan geopolitik yang berpotensi memicu ketidakpastian pasar.
- Stabilitas harga Bitcoin sebagai pemimpin pasar kripto.
Jika Bitcoin berhasil menemukan support yang kuat dan tekanan makro mereda, Pi Network berpeluang membentuk basis harga baru sebelum menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Singkatnya, anjloknya harga Pi Network ke $0,142 lebih disebabkan oleh tekanan makroekonomi global dan sentimen pasar yang sangat negatif, bukan karena kegagalan fundamental spesifik dari proyek itu sendiri. Lingkungan "risk-off" global, dominasi Bitcoin, serta lonjakan volume jual menjadi pemicu utama di balik pelemahan ini.
Dalam jangka pendek, level $0,14 menjadi garis pertahanan vital. Bertahannya harga di atas level tersebut dapat membuka peluang konsolidasi, sementara penembusan ke bawah berisiko membawa PI ke level terendah baru. Bagi investor dan trader, kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi serta manajemen risiko yang disiplin di tengah volatilitas pasar yang ekstrem.
Investasi dan trading aset kripto mengandung risiko tinggi. Segala keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Konten ini hanya bersifat informasi dan bukan ajakan untuk menjual atau membeli. Ikuti Google News KabarTifa.id untuk update berita crypto terkini.
