Editor: BobonSyah
KabarTifa- Harga Pi Network (PI) kembali menunjukkan sinyal pelemahan signifikan dalam 24 jam terakhir, anjlok 1,22% hingga menyentuh level $0,170. Pergerakan ini menempatkan Pi dalam posisi yang kurang menguntungkan, bahkan sedikit tertinggal dari tren pasar kripto global yang juga mengalami koreksi minor.

Penurunan ini bukan tanpa alasan tunggal. Kombinasi perubahan fundamental pada mekanisme mining dan sentimen pasar yang masih rapuh menjadi pendorong utama tekanan harga dalam jangka pendek.
Reward Mining Dipangkas, Tekanan Jual Meningkat
Menurut data yang dihimpun dari Coinmarketcap pada Selasa, 7 April 2026, salah satu faktor krusial di balik pelemahan harga Pi adalah pemangkasan base mining rate untuk bulan April. Reward dasar kini ditetapkan sebesar 0,0022025 PI per jam, turun sekitar 8,17% dibandingkan bulan sebelumnya.
Teoretisnya, pengurangan emisi token seharusnya mendukung harga karena suplai baru yang beredar menjadi lebih sedikit. Namun, dalam kasus Pi, efeknya justru berbalik arah. Penurunan reward ini membuat para penambang menerima lebih sedikit token, memicu potensi mereka untuk menjual kepemilikan demi menjaga tingkat pendapatan. Fenomena ini secara langsung meningkatkan tekanan jual di pasar, meskipun pasokan baru berkurang. Ini menunjukkan bahwa dalam model ekonomi berbasis mining seperti Pi, perubahan insentif dapat berdampak langsung terhadap dinamika pasar.
Hype Tinggi, Aksi Beli Minim
Di sisi lain, Pi juga menghadapi tantangan sentimen pasar. Meskipun minat pencarian terhadap Pi melonjak dan bahkan sempat melampaui Bitcoin dalam beberapa metrik, euforia ini belum mampu diterjemahkan menjadi tekanan beli yang signifikan. Kondisi ini kerap terjadi di pasar kripto, di mana perhatian publik tidak selalu diikuti oleh aliran dana masuk. Lonjakan minat justru kerap berujung pada fenomena "sell the news", terutama menjelang acara besar.
Selain itu, pasar kripto secara keseluruhan juga berada dalam fase koreksi ringan, dengan kapitalisasi total turun sekitar 1%. Dalam situasi seperti ini, altcoin seperti Pi cenderung lebih rentan terhadap tekanan jual.
Menanti Upgrade V21, Pasar Masih Ragu
Salah satu katalis utama yang dinanti-nantikan adalah upgrade jaringan V21 yang dijadwalkan sebelum pertengahan April 2026. Upgrade ini diharapkan membawa peningkatan signifikan pada ekosistem Pi dan berpotensi memicu perubahan sentimen positif.
Namun, hingga kini, pasar masih menunjukkan sikap hati-hati. Harga PI terus menguji level support krusial di sekitar $0,170, yang menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya. Jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus di bawah $0,165, potensi penurunan ke level selanjutnya di sekitar $0,155 akan semakin terbuka. Sebaliknya, jika support ini berhasil dipertahankan, peluang rebound menuju resistance di kisaran $0,175 hingga $0,180 tetap ada.
Titik Kritis: Support dan Volume Perdagangan
Dalam kondisi pasar saat ini, dua faktor utama yang patut dicermati adalah level support dan volume perdagangan. Support di $0,165 menjadi garis pertahanan terakhir sebelum harga memasuki fase penurunan yang lebih dalam. Sementara itu, peningkatan volume perdagangan akan menjadi indikator penting kembalinya minat beli. Tanpa dukungan volume yang kuat, setiap kenaikan harga berisiko hanya menjadi rebound sementara.
Outlook Jangka Pendek: Netral Cenderung Bearish
Secara keseluruhan, prospek jangka pendek Pi berada dalam kondisi netral dengan kecenderungan bearish. Penurunan reward mining dan minimnya konversi sentimen positif menjadi aksi beli menjadi hambatan utama bagi pemulihan harga. Namun, kehadiran upgrade V21 memberikan potensi katalis yang bisa mengubah arah pasar, terutama jika disertai dengan peningkatan aktivitas dan adopsi.
Penurunan harga Pi Network ke $0,170 mencerminkan tekanan dari berbagai sisi, mulai dari perubahan insentif mining hingga kondisi pasar yang belum kondusif. Meskipun minat terhadap proyek ini tetap tinggi, kurangnya momentum beli membuat harga sulit bergerak naik.
Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan Pi mempertahankan level support serta dampak dari upgrade V21. Dalam fase seperti ini, investor perlu mencermati dinamika pasar dengan lebih hati-hati, karena pergerakan harga dapat berubah cepat seiring munculnya katalis baru.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

