Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Gawat! Mars Protocol di Ambang Kehancuran Permanen?
    Crypto

    Gawat! Mars Protocol di Ambang Kehancuran Permanen?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini25-02-2026 - 05.30Tidak ada komentar4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Gawat! Mars Protocol di Ambang Kehancuran Permanen?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Editor: BobonSyah

    KabarTifa- Komunitas Mars Protocol kini berada di persimpangan jalan yang menentukan. Proposal kontroversial MRC-165 telah resmi memasuki tahap pemungutan suara on-chain, sebuah langkah krusial yang bisa berujung pada penghentian total operasional protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) tersebut. Keputusan ini berpotensi mengguncang pasar kripto dan menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan investor token MARS.

    Gawat! Mars Protocol di Ambang Kehancuran Permanen?
    Gambar Istimewa : down-id.img.susercontent.com

    Menurut laporan yang diterima KabarTifa.id pada Rabu (25/2), proposal MRC-165 secara gamblang mengusulkan pembubaran permanen seluruh aktivitas Mars Protocol. Jika mayoritas suara menyetujui, proses likuidasi terstruktur akan dimulai segera pada 24 Februari, dengan target distribusi dana terakhir kepada para deposan pada 21 Maret. Jangka waktu yang singkat ini memicu spekulasi dan kecemasan mendalam mengenai masa depan ekosistem dan nilai token MARS.

    Skema Penutupan Bertahap: Antara Kehati-hatian dan Risiko Volatilitas

    Rancangan penutupan protokol dirancang secara bertahap untuk meminimalkan guncangan sistemik yang terlalu mendadak. Poin-poin utama dalam proposal tersebut meliputi:

    1. Penurunan rasio Loan-to-Value (LTV) harian sebesar 3%.
    2. Deleveraging progresif untuk semua aset yang tersedia.
    3. Penyelesaian penuh seluruh kewajiban utang.
    4. Distribusi sisa dana kepada deposan pada 21 Maret.

    Strategi ini bertujuan memberikan waktu bagi peminjam untuk menyesuaikan posisi mereka sebelum batas pinjaman semakin ketat. Namun, di sisi lain, penurunan LTV harian justru bisa mendorong aksi penutupan posisi lebih awal oleh para peminjam demi menghindari risiko likuidasi paksa. Jika banyak pengguna melakukan deleveraging secara serentak, volatilitas harga di pasar kripto berpotensi melonjak drastis, menciptakan kondisi pasar yang tidak stabil.

    Sentimen Fundamental Negatif dan Peringatan Ahli Pasar

    Dari sudut pandang fundamental, pembubaran Mars Protocol berarti hilangnya fungsi utama token MARS. Tanpa adanya aktivitas peminjaman, staking, atau insentif ekosistem, nilai ekonomi token tersebut diperkirakan akan terkikis secara signifikan.

    Tim Riset Tokocrypto, dalam analisisnya, menilai situasi ini sebagai ancaman serius bagi para pemegang token. "Keputusan untuk membubarkan protokol adalah berita fundamental yang sangat negatif bagi nilai jangka panjang MARS. Meskipun ada rencana distribusi dana sisa, proses deleveraging paksa dan penutupan aktivitas peminjaman akan memicu volatilitas tinggi. Investor kemungkinan besar akan mencari exit liquidity segera, yang akan memberikan tekanan jual masif pada token MARS," demikian pernyataan mereka, menggarisbawahi potensi aksi jual besar-besaran jika kepercayaan investor terhadap keberlanjutan proyek ini runtuh.

    Ancaman Likuiditas Keluar dan Volatilitas Ekstrem

    Sejarah pembubaran protokol DeFi menunjukkan bahwa fase voting dan implementasi seringkali menjadi periode paling bergejolak. Investor spekulatif cenderung bergegas keluar untuk mengamankan modal mereka, terutama jika tidak ada rencana restrukturisasi atau perubahan model bisnis yang jelas yang dapat menawarkan harapan baru.

    Tekanan jual dapat datang dari berbagai arah: pemegang token yang ingin keluar sebelum likuiditas menipis, ketidakpastian nilai distribusi dana sisa, hingga hilangnya prospek pertumbuhan jangka panjang. Proses deleveraging juga dapat berdampak pada harga aset jaminan jika terjadi pelepasan posisi dalam jumlah besar secara bersamaan, memperparah kondisi pasar.

    Distribusi Dana: Penutup Buku, Bukan Penyelamat Proyek?

    Rencana distribusi dana kepada deposan pada 21 Maret memang memberikan kepastian bagi penyedia likuiditas. Namun, bagi pemegang token MARS, langkah ini tidak serta-merta menciptakan nilai baru atau prospek pertumbuhan. Distribusi dana lebih menyerupai likuidasi terkontrol daripada strategi penyelamatan proyek. Tanpa peta jalan baru atau transformasi model bisnis, token MARS berisiko kehilangan daya tariknya secara permanen setelah operasional resmi dihentikan.

    Apa yang Harus Dicermati Investor?

    Para investor disarankan untuk memantau beberapa faktor krusial selama periode yang tidak pasti ini:

    • Hasil akhir voting dan tingkat partisipasi komunitas.
    • Lonjakan volume perdagangan MARS di pasar sekunder.
    • Respons peminjam terhadap penurunan LTV harian.
    • Transparansi pelaporan selama proses likuidasi.

    Periode antara 24 Februari hingga 21 Maret diprediksi akan menjadi fase paling menentukan bagi pergerakan harga token MARS, di mana setiap keputusan dan reaksi pasar akan sangat berpengaruh.

    Kesimpulan: Masa Depan Mars Protocol di Ujung Tanduk

    Voting Proposal MRC-165 membuka kemungkinan berakhirnya operasional Mars Protocol secara permanen. Meskipun ada upaya untuk menghindari kekacauan pasar melalui rencana penutupan terstruktur dan deleveraging progresif, secara fundamental, ini merupakan pukulan telak bagi nilai jangka panjang token MARS. Jika proposal ini disetujui, fase transisi ini kemungkinan besar akan diwarnai oleh volatilitas ekstrem dan tekanan jual yang signifikan. Investor sangat dianjurkan untuk memantau dinamika pasar dengan cermat dan mempertimbangkan risiko likuiditas dalam setiap keputusan investasi yang diambil.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePos Sebelumnya
    Next Article Redmi Buds 8 Pro: ANC 55dB, Audio Premium, Harga Bikin Melongo!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    25-02-2026 - 05.15
    Crypto

    NEAR.com: Super App AI, Revolusi Finansial Digital Dimulai!

    25-02-2026 - 05.00
    Crypto

    Vitalik Guncang Ethereum! Fitur Baru Amankan Dompet Anda!

    24-02-2026 - 19.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.