KabarTifa- Harga Pi Network (PI) mengalami penurunan signifikan sebesar 11,61% dalam 24 jam terakhir, merosot ke level $0,170. Koreksi tajam ini terjadi tak lama setelah aset kripto tersebut mencatatkan lonjakan impresif lebih dari 35% sehari sebelumnya, memicu pertanyaan besar di kalangan investor: apakah ini sekadar fase pendinginan yang wajar setelah reli kencang, atau justru menjadi pertanda awal pembalikan tren yang lebih dalam? Penurunan ini juga bertepatan dengan pelemahan pasar kripto secara keseluruhan dan maraknya aksi ambil untung oleh para trader jangka pendek.
Koreksi Pasca Reli Besar: Sebuah Normalisasi?

Sebelum koreksi ini melanda, data dari CoinMarketCap menunjukkan bahwa PI sempat melonjak lebih dari 35%. Kenaikan drastis tersebut didorong oleh antisipasi tenggat waktu peningkatan node Mainnet, sebuah peristiwa yang dianggap krusial untuk stabilitas dan kinerja jaringan Pi Network. Selain itu, sinyal breakout teknikal turut memperkuat momentum, menarik minat para trader spekulatif. Namun, lonjakan harga yang begitu cepat seringkali diikuti oleh gelombang aksi ambil untung yang masif. Penurunan sebesar 11,61% dalam satu hari terakhir dapat diinterpretasikan sebagai fase normalisasi harga setelah reli yang didasari oleh katalis teknikal dan sentimen positif komunitas. Secara historis, aset kripto dengan volatilitas tinggi kerap mengalami koreksi antara 10% hingga 20% setelah mengalami lonjakan agresif. Dalam konteks ini, penurunan PI masih dapat dianggap sebagai "pullback sehat" selama level support utama mampu dipertahankan.
Tekanan dari Pasar Kripto Global Memperparah Keadaan
Selain faktor internal yang berkaitan dengan aksi ambil untung, tekanan terhadap harga PI juga datang dari kondisi pasar kripto global yang sedang lesu. Tercatat, kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan mengalami penurunan sekitar 2,61% dalam periode yang sama. Bahkan, Bitcoin (BTC), sebagai pemimpin pasar, ikut terkoreksi sekitar 2,18%. Indeks Fear & Greed, yang mengukur sentimen pasar, menunjukkan angka 12, menempatkannya dalam kategori "Extreme Fear" atau ketakutan ekstrem. Dalam situasi "risk-off" seperti ini, aset-aset yang sebelumnya mengalami reli tajam cenderung menjadi target jual yang lebih agresif, lantaran investor berupaya mengamankan keuntungan dan mengurangi eksposur risiko. Ini mengindikasikan bahwa Pi Network tidak hanya menghadapi koreksi teknikal, melainkan juga terdampak oleh sentimen makro pasar yang sedang melemah.
Level Support Krusial di $0,15-$0,16: Garis Pertahanan Terakhir?
Dari perspektif analisis teknikal, area antara $0,15 hingga $0,16 kini menjadi zona support yang sangat penting. Level ini sebelumnya bertindak sebagai titik breakout saat harga PI melonjak tinggi. Apabila Pi Network berhasil mempertahankan posisinya di atas zona krusial ini, ada potensi harga akan memasuki fase konsolidasi di kisaran $0,16 hingga $0,20 sebelum menentukan arah pergerakan selanjutnya. Namun, jika support $0,15 gagal dipertahankan, risiko penurunan lebih lanjut menuju level terendah sebelumnya di sekitar $0,1312 akan semakin besar. Area $0,1312 ini sebelumnya merupakan titik akumulasi yang signifikan sebelum reli terjadi. Mengingat tidak adanya katalis baru yang kuat setelah tenggat waktu upgrade berlalu, pergerakan harga dalam jangka pendek akan sangat bergantung pada seberapa kuat para pembeli mampu mempertahankan zona support tersebut.
Keberlanjutan Reli Sebelumnya: Sebuah Pertanyaan Besar
Pertanyaan besar yang kini menghantui investor adalah apakah lonjakan 35% sebelumnya merupakan awal dari tren kenaikan baru yang berkelanjutan atau hanya sekadar lonjakan sementara yang dipicu oleh sentimen upgrade. Untuk mengonfirmasi adanya pembalikan tren jangka menengah, Pi Network perlu membentuk struktur "higher low" dan mempertahankan volume perdagangan yang stabil. Jika volume mulai menunjukkan penurunan dan harga terus melemah, maka reli sebelumnya berpotensi dikategorikan hanya sebagai "relief rally" semata. Sebaliknya, jika tekanan jual mereda dan harga mampu stabil di atas $0,15, peluang untuk kembali rebound ke area $0,18 hingga $0,20 masih terbuka lebar.
Prospek Jangka Pendek: Konsolidasi dan Volatilitas Tinggi
Dalam jangka pendek, skenario yang paling realistis adalah fase konsolidasi dengan tingkat volatilitas yang tinggi. Beberapa faktor kunci yang patut diperhatikan oleh investor meliputi dinamika volume perdagangan, sentimen pasar kripto global secara keseluruhan, kemungkinan munculnya katalis baru, serta pergerakan harga Bitcoin sebagai indikator utama pasar. Tanpa adanya pendorong baru yang signifikan, pergerakan harga PI cenderung akan mengikuti sentimen pasar kripto secara umum.
Penurunan harga Pi Network sebesar 11,61% ke level $0,170 utamanya dipicu oleh aksi ambil untung setelah reli besar 35% dan diperparah oleh sentimen negatif di pasar kripto global. Meskipun koreksi ini terlihat signifikan, selama zona support $0,15 hingga $0,16 mampu dipertahankan, struktur teknikal PI belum sepenuhnya bergeser menjadi bearish. Namun, kegagalan dalam mempertahankan level tersebut dapat membuka ruang penurunan yang lebih dalam, berpotensi menuju $0,13. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan terus memantau dinamika volume serta sentimen pasar sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat volatilitas tinggi masih menjadi ciri utama pergerakan PI saat ini.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Editor: BobonSyah

