Editor: BobonSyah
KabarTifa- Pasar kripto kembali dihebohkan dengan lonjakan harga token Orca (ORCA) yang fantastis, melonjak hingga 50% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Kenaikan mendadak ini memicu spekulasi di kalangan investor, mengingat tidak adanya pengumuman besar dari tim pengembang yang mendasari reli tersebut. Namun, di balik potensi keuntungan yang menggiurkan, muncul sinyal peringatan yang patut diwaspadai oleh para pelaku pasar.

Reli agresif ORCA, yang sempat menyentuh level tertinggi harian di US$1,421 sebelum sedikit terkoreksi ke kisaran US$1,214, disinyalir lebih banyak didorong oleh gelombang minat spekulatif ketimbang fundamental proyek. Fenomena ini, meskipun menjanjikan cuan instan, seringkali diiringi volatilitas tinggi dan risiko koreksi tajam yang dapat menjebak investor yang kurang berhati-hati.
Data On-Chain Mengungkap Akumulasi Kuat
Analisis data on-chain menunjukkan adanya akumulasi masif di balik lonjakan harga ini. Tercatat, hampir 1 juta token ORCA, dengan nilai setara lebih dari US$1,23 juta, ditarik dari bursa hanya dalam satu hari. Penurunan suplai di bursa ini menjadi indikator kuat meningkatnya keyakinan investor dan berkurangnya token yang tersedia untuk dijual. Aksi akumulasi ini disebut-sebut sebagai yang terbesar sepanjang tahun ini untuk ORCA.
Lebih lanjut, indikator utilitas protokol juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Total Value Locked (TVL) USDC di Orca dilaporkan melonjak 100% secara tahunan, kini mendekati angka US$90 juta. Indikator Net Unrealized Profit and Loss (NUPL) turut memperkuat sinyal positif ini, menunjukkan kondisi "loss saturation" atau titik di mana kerugian yang belum terealisasi sudah terlalu tinggi, sehingga investor cenderung berhenti menjual. Pola serupa pernah terjadi pada Maret 2025, yang kemudian diikuti reli ORCA sekitar 119% setelah periode penurunan panjang.
Analisis Teknikal: Antara Harapan dan Kewaspadaan
Secara teknikal, ORCA saat ini berjuang untuk mempertahankan posisinya di atas level support penting Fibonacci retracement 61,8%. Jika harga mampu bertahan di zona ini, peluang reli lanjutan menuju US$1,421 dan bahkan US$1,603 tetap terbuka lebar. Namun, pasar juga menyaksikan adanya aksi ambil untung awal, yang terlihat dari koreksi harga setelah menyentuh puncak harian.
Potensi pembalikan arah tetap tinggi. Jika tekanan jual meningkat, penurunan di bawah US$1,126 dapat menjadi sinyal melemahnya struktur bullish. Dalam skenario terburuk, ORCA berpotensi turun ke US$1,025, bahkan kembali menembus US$1,000 menuju area US$0,945.
Bendera Merah: Fitur "Mint Authority" Aktif
Di tengah euforia kenaikan harga, sebuah "bendera merah" terungkap yang menjadi perhatian serius pasar. Laporan analisis risiko dari Rugcheck menyoroti bahwa fitur "Mint Authority" pada dompet pemilik masih aktif. Kondisi ini secara teknis memungkinkan penerbitan token baru di luar suplai yang telah ada.
Meskipun beberapa proyek mempertahankan mint authority untuk kebutuhan teknis tertentu, isu ini menimbulkan kekhawatiran mendalam terkait transparansi dan tata kelola, terutama karena Orca beroperasi dalam struktur Decentralized Autonomous Organization (DAO). Jika kontrol suplai masih berada di satu dompet sentral, hal tersebut dapat memicu pertanyaan serius terkait keamanan, potensi dilusi suplai, dan kepercayaan investor terhadap desentralisasi proyek.
Pandangan Ahli dan Rekomendasi Investor
Tim Riset Tokocrypto, melalui KabarTifa.id, menegaskan bahwa meskipun data on-chain menunjukkan permintaan riil dan fundamental yang membaik, keberadaan "Mint Authority" yang masih aktif pada dompet pemilik adalah risiko tata kelola yang signifikan. "Hal ini menimbulkan risiko tata kelola dan potensi dilusi suplai. Investor perlu berhati-hati terhadap volatilitas tinggi dan memastikan kontrol DAO atas fungsi pencetakan token," jelas mereka.
Oleh karena itu, investor disarankan untuk memantau ketat perkembangan terkait klarifikasi governance dari pihak Orca. Selain itu, kewaspadaan terhadap potensi volatilitas lanjutan setelah reli besar yang terjadi secara mendadak sangat diperlukan. Keputusan investasi harus didasari analisis mendalam dan pemahaman akan risiko yang melekat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

