KabarTifa- Produsen elektronik global asal Tiongkok, TCL, kembali menggebrak pasar smartphone dengan merilis dua perangkat terbarunya secara global: TCL K70 dan TCL K70 Power. Meskipun menyasar segmen entry-level, kedua ponsel ini hadir dengan serangkaian spesifikasi yang cukup mengejutkan dan berpotensi menjadi game-changer, terutama dalam aspek daya tahan baterai dan kualitas layar. Langkah ini menunjukkan ambisi TCL untuk menawarkan nilai lebih di kelas yang kompetitif, menarik perhatian konsumen yang mencari performa mumpuni tanpa menguras dompet.
Fokus utama dari peluncuran ini tak lain adalah varian TCL K70 Power. Perangkat ini didesain khusus bagi para pengguna yang mendambakan ponsel dengan daya tahan super, siap menemani aktivitas padat seharian penuh tanpa perlu khawatir mencari colokan listrik.

Daya Tahan Baterai Revolusioner: Tiga Hari Tanpa Charger?
TCL K70 Power benar-benar menonjol dengan kapasitas baterai jumbo 6.500 mAh. Angka ini jauh di atas rata-rata smartphone di kelasnya, menjanjikan penggunaan yang sangat panjang. Tak hanya besar, baterai ini juga didukung teknologi pengisian cepat 33 watt. TCL bahkan berani mengklaim bahwa dalam mode siaga, K70 Power mampu bertahan hingga tiga hari penuh dalam sekali pengisian. Untuk skenario penggunaan berat seperti bermain game, ponsel ini dijanjikan mampu bertahan lebih dari 12 jam, sementara untuk maraton video, daya tahannya bisa mencapai 21 jam.
Lebih dari sekadar kapasitas, TCL juga memperhatikan durabilitas baterai. Mereka menyebutkan bahwa baterai K70 Power dirancang untuk mempertahankan setidaknya 80 persen kapasitas awalnya setelah 1.000 siklus pengisian, yang setara dengan penggunaan normal selama sekitar lima tahun. Ini adalah janji yang mengesankan untuk sebuah perangkat entry-level, menunjukkan komitmen TCL terhadap kualitas jangka panjang. Namun, ada satu catatan penting yang perlu diperhatikan: meskipun mendukung fast charging 33 watt, adaptor pengisi daya tidak disertakan dalam paket penjualan, sebuah keputusan yang mungkin menjadi pertimbangan bagi calon pembeli yang harus menyiapkan dana ekstra untuk aksesori ini.
Sebagai perbandingan, saudaranya, TCL K70 versi reguler, juga dibekali baterai yang tergolong besar untuk ponsel 4G, yakni 5.200 mAh, meski tidak sebesar varian Power.
Performa Cukup Andal dengan Layar 120 Hz yang Menggoda
Di sektor performa, baik TCL K70 maupun K70 Power sama-sama mengandalkan chipset MediaTek Helio G100 Turbo. Meskipun embel-embel "Turbo" lebih bersifat strategi pemasaran, chipset ini tetap menawarkan kinerja yang memadai untuk kebutuhan harian, mulai dari berselancar di media sosial, streaming konten, hingga menjalankan game-game ringan tanpa kendala berarti. Ini adalah pilihan yang solid untuk segmen harga ini.
Untuk urusan memori, TCL K70 Power hadir dengan pilihan RAM 4 GB atau 8 GB, dipadukan dengan penyimpanan internal lapang 256 GB. Ini adalah konfigurasi yang sangat kompetitif di segmennya, memberikan ruang yang lebih dari cukup untuk aplikasi dan media. Sementara itu, TCL K70 reguler menawarkan RAM 4 GB dengan penyimpanan internal hingga 128 GB. Keduanya dilengkapi slot hybrid, memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk memilih antara penggunaan dua kartu SIM atau kombinasi satu SIM dengan kartu microSD untuk ekspansi penyimpanan.
Salah satu daya tarik utama lainnya dari kedua perangkat ini adalah sektor layarnya. Keduanya mengusung panel LCD berukuran 6,8 inci dengan resolusi 1.570 x 720 piksel. Yang paling menarik adalah refresh rate 120 Hz, sebuah fitur premium yang jarang ditemukan pada ponsel entry-level. Refresh rate tinggi ini menjamin pengalaman visual yang lebih mulus dan responsif, baik saat scrolling maupun bermain game. TCL juga menyematkan fitur Sunlight Mode yang memungkinkan tingkat kecerahan layar mencapai 750 nits, memastikan visibilitas optimal bahkan di bawah terik matahari, sebuah fitur yang sangat berguna di negara tropis.
Kamera 50 MP dan Fitur Pendukung Lengkap
Di departemen fotografi, TCL K70 Power dibekali kamera utama 50 MP di bagian belakang. Meskipun secara fisik terlihat memiliki dua lensa di modul kamera, perlu dicatat bahwa satu lensa lainnya berfungsi sebagai sensor pendukung semata, bukan kamera fungsional kedua. Ini adalah praktik umum di segmen ini untuk memberikan kesan "multi-kamera". Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, tersedia kamera depan beresolusi 8 MP yang cukup untuk kebutuhan dasar.
Fitur-fitur pendukung lainnya juga tergolong lengkap untuk kelasnya. TCL K70 Power sudah dilengkapi dengan speaker stereo yang didukung teknologi DTS untuk pengalaman audio yang lebih imersif, sensor sidik jari yang terintegrasi di sisi bodi untuk keamanan dan kemudahan akses, jack audio 3,5 mm yang masih relevan bagi banyak pengguna, serta port USB 2.0. Dari segi konektivitas, ponsel ini mendukung Bluetooth 6.0 (sesuai data yang diberikan), NFC untuk transaksi nirsentuh, namun masih terbatas pada jaringan 4G. Keunggulan lain adalah sertifikasi IP64, yang menjamin ketahanan terhadap debu dan percikan air, menambah nilai durabilitas perangkat ini untuk penggunaan sehari-hari.
Harga dan Ketersediaan: Pilihan Menarik di Segmen Menengah Bawah
Di pasar Thailand, TCL K70 Power tersedia dalam dua pilihan warna elegan, Nebula Blue dan Space Gray. Varian dengan konfigurasi RAM 4 GB dan penyimpanan internal 256 GB dibanderol sekitar 13.090 baht, yang setara dengan kurang lebih Rp6,9 jutaan. Sementara itu, versi dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB dijual dengan harga sekitar 14.090 baht, atau sekitar Rp7,4 jutaan.
Untuk TCL K70 versi reguler, harganya dipasarkan lebih terjangkau, yakni sekitar €135,50 di pasar Eropa. Sedangkan TCL K70 Power sendiri dimulai dari harga sekitar €174,50 untuk varian 4 GB/256 GB di pasar yang sama.
Dengan kombinasi spesifikasi yang ditawarkan, TCL K70 Power jelas menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang memprioritaskan daya tahan baterai ekstrem dan layar mulus untuk hiburan atau produktivitas. Sementara itu, TCL K70 reguler menawarkan solusi smartphone yang lebih sederhana namun tetap fungsional, dengan layar besar dan performa yang memadai untuk penggunaan sehari-hari, menjadikannya opsi yang solid di segmen menengah bawah. TCL tampaknya ingin menegaskan posisinya sebagai pemain yang serius di pasar smartphone dengan strategi harga dan fitur yang agresif, menantang dominasi merek lain di segmen entry-level.
