Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - PUMP Hancur 75%! Dalang Dump Terungkap, Raup Rp 240 Miliar!
    Crypto

    PUMP Hancur 75%! Dalang Dump Terungkap, Raup Rp 240 Miliar!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini20-02-2026 - 19.00Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    PUMP Hancur 75%! Dalang Dump Terungkap, Raup Rp 240 Miliar!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Editor: BobonSyah

    KabarTifa- Jagat kripto kembali dihebohkan dengan dugaan skandal manipulasi pasar yang menyeret nama Hayden Davis, seorang tokoh kontroversial di balik sejumlah peluncuran meme coin. Firma analitik blockchain Bubblemaps baru-baru ini mengungkap keterlibatan Davis dalam aksi dump masif token PUMP, yang menyebabkan harganya anjlok hingga 75% dari puncaknya. Davis diduga kuat telah meraup keuntungan fantastis mencapai Rp 240 miliar dari transaksi tersebut.

    PUMP Hancur 75%! Dalang Dump Terungkap, Raup Rp 240 Miliar!
    Gambar Istimewa : s.w.org

    Menurut temuan Bubblemaps, sebuah dompet digital yang diyakini milik Hayden Davis menginvestasikan dana sebesar US$50 juta dalam bentuk USDC pada fase private sale token PUMP. Sebagai imbalannya, dompet tersebut menerima 12,5 miliar token PUMP saat peluncuran, dengan estimasi nilai sekitar US$73 juta pada waktu itu. Tak butuh waktu lama, sekitar 80% dari total token yang diterima segera dipindahkan ke berbagai bursa terpusat (CEX) hanya dalam hitungan hari. Sisa token kemudian dilepas secara bertahap, yang diperkirakan menghasilkan keuntungan bersih sekitar US$15 juta atau setara Rp 240 miliar bagi Davis.

    Investigasi ini menempatkan Davis bukan sekadar sebagai trader biasa, melainkan salah satu investor institusional awal terbesar, bahkan disebut sebagai pembeli private terbesar kedua dalam penjualan token PUMP. Keuntungan signifikan ini dimungkinkan karena investor private sale umumnya memperoleh token dengan harga diskon jauh di bawah harga publik, memberikan keunggulan untuk mengamankan profit lebih cepat. Token PUMP sendiri, setelah sempat melonjak pasca Initial Coin Offering (ICO) pada Juli 2025 (meskipun tanggal ini kemungkinan adalah kesalahan ketik, merujuk pada peristiwa baru-baru ini), kini telah terkoreksi tajam sekitar 75% dari level tertingginya. Pola ini seringkali menjadi cerminan siklus meme coin pada umumnya, di mana insider atau investor awal merealisasikan keuntungan besar sebelum volatilitas menghantam investor ritel.

    Nama Hayden Davis sendiri bukanlah sosok baru dalam pusaran kontroversi di industri kripto. Ia dikenal sebagai CEO Kelsier Ventures, sebuah perusahaan yang terlibat dalam berbagai peluncuran meme coin. Davis juga disebut-sebut memiliki peran sentral dalam peluncuran token LIBRA, yang sempat mencatat kapitalisasi pasar lebih dari US$4 miliar setelah dipromosikan oleh Presiden Argentina Javier Milei, sebelum akhirnya ambruk dalam waktu singkat. Akibat dugaan penipuan terkait LIBRA, otoritas setempat telah membekukan sejumlah dompet dan aset yang dikaitkan dengan Davis. Jaksa di Argentina bahkan dilaporkan mengajukan permintaan Red Notice kepada Interpol, mengindikasikan kekhawatiran Davis dapat melarikan diri dari jeratan hukum. Selain itu, Davis juga mengakui keterlibatannya dalam peluncuran beberapa token bertema selebritas dan politik, seperti MELANIA. Para investigator blockchain menemukan pola serupa pada peluncuran-peluncuran tersebut: alokasi insider yang besar di awal, diikuti dengan aksi jual cepat setelah hype pasar terbentuk.

    Dengan temuan terbaru dari Bubblemaps, peran Davis disebut meluas dari sekadar peluncur meme coin menjadi whale atau investor kakap di level launchpad. Kasus ini kembali menyoroti kekhawatiran serius terkait akses istimewa insider dalam peluncuran token kripto dan bagaimana alokasi private dapat secara signifikan memengaruhi dinamika pasar jauh setelah euforia awal mereda.

    Tim Riset Tokocrypto, dalam analisisnya, menegaskan bahwa skandal ini merupakan pola berulang eksploitasi keuntungan oleh insider dalam ekosistem meme coin. "Aksi dump masif oleh investor private sebelum investor ritel memiliki kesempatan adalah pengingat keras akan risiko asimetri informasi dan manipulasi pasar di platform peluncuran token cepat," jelas mereka.

    Penting untuk diingat bahwa investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu. Konten ini hanya bersifat informatif dan bukan ajakan untuk menjual atau membeli aset kripto.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePos Sebelumnya
    Next Article Pi Network Terjun Bebas! $0,17 Jadi Penentu Nasib?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    21-02-2026 - 05.00
    Crypto

    Ethereum ‘Glamsterdam’: Era Baru Transaksi Super Cepat!

    20-02-2026 - 19.45
    Crypto

    20-02-2026 - 19.30
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.