KabarTifa- Lonjakan harga Ethereum (ETH) menembus US$ 4.600 memicu spekulasi liar di Wall Street. Salah satu pendukung kripto paling vokal, BitMine, perusahaan investasi yang dikaitkan dengan Tom Lee, co-founder Fundstrat, ternyata menguasai aset kripto yang fantastis. Berdasarkan data dari platform analitik on-chain Arkham, BitMine memiliki lebih dari US$ 7,08 miliar dalam bentuk Ethereum, atau setara dengan 1,538 juta ETH! Jumlah ini menjadikan BitMine sebagai salah satu pemilik treasury korporat terbesar di dunia kripto.
Informasi yang dihimpun kabartifa.id dari finbold.com menunjukkan, dalam 24 jam terakhir saja, BitMine kembali menambah pundi-pundinya dengan membeli ETH senilai US$ 21,3 juta. Strategi agresif ini diduga bertujuan untuk menguasai hingga 5 persen dari total pasokan Ethereum, bernilai sekitar US$ 27 miliar dengan harga saat ini.

Pergerakan BitMine mencerminkan pergeseran besar di pasar kripto. Terjadi peralihan signifikan dari Bitcoin (BTC) ke Ethereum, menunjukkan kecenderungan pasar yang mulai condong ke ETH sebagai aset dominan selanjutnya. Hal ini diperkuat oleh beberapa faktor pendukung, antara lain: (sebutkan faktor-faktor pendukung yang ada di artikel asli).
Para pengamat pasar menilai, BitMine tampaknya mengantisipasi dominasi jangka panjang Ethereum dan mulai mengakumulasi aset sejak dini. Saat berita ini ditulis, harga ETH berada di US$ 4.605, naik 3,9 persen dalam 24 jam terakhir, mengungguli Bitcoin dan altcoin lainnya.
Jika tren akumulasi BitMine berlanjut, pasokan Ethereum akan semakin ketat, potensial memicu lonjakan harga selanjutnya.
Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
