Editor: BobonSyah
KabarTifa- Aset kripto Solana (SOL) menunjukkan sinyal pemulihan yang kuat menjelang akhir tahun, berhasil mengukir kenaikan harian keempat berturut-turut setelah menemukan pijakan kokoh di level support penting US$119. Kebangkitan ini tak lepas dari sentimen positif di pasar kripto global serta peningkatan drastis dalam volume perdagangan, menarik perhatian luas dari para investor.

Pada sesi perdagangan terbaru, harga SOL melonjak 2,45 persen, menempatkannya di kisaran US$127,5 per koin. Data dari CoinMarketCap semakin memperkuat optimisme ini, menunjukkan volume transaksi harian Solana melonjak impresif hingga 161 persen, mencapai angka US$4,15 miliar. Lonjakan volume ini secara jelas mengindikasikan meningkatnya partisipasi dan minat pelaku pasar yang tengah memantau ketat arah pergerakan SOL dalam waktu dekat.
Pemulihan Harga dan Target Potensial
Analisis teknikal menunjukkan bahwa pemulihan harga Solana memiliki fondasi yang kuat, terutama setelah aset digital ini berulang kali berhasil mempertahankan area support krusial US$119. Level ini sebelumnya telah teruji beberapa kali sebagai titik pembalikan harga yang signifikan. Selama level US$119 tetap terjaga, struktur grafik harian mengindikasikan potensi kenaikan lanjutan menuju US$145, yang berarti apresiasi sekitar 13,8 persen dari posisi saat ini. Bahkan, beberapa analis kripto di platform X memproyeksikan SOL berpotensi menembus level psikologis US$150 dalam waktu dekat.
Dari sisi indikator teknikal, Average Directional Index (ADX) tercatat di level 25,62. Angka ini mendekati ambang batas 25, yang merupakan sinyal awal terbentuknya kekuatan tren dan potensi pergerakan harga yang lebih terarah.
Sinyal Peringatan dan Kehati-hatian Trader
Namun, di balik sinyal bullish, terdapat pula tanda peringatan yang perlu dicermati. Indikator Chaikin Money Flow (CMF) masih bertengger di angka negatif -0,13. Ini mengisyaratkan bahwa tekanan jual masih cukup kuat dan minat beli di harga saat ini cenderung lesu, menunjukkan adanya dominasi penjual di pasar.
Selain itu, data derivatif mengungkap kehati-hatian di kalangan trader jangka pendek. Peta likuidasi CoinGlass menyoroti US$122,2 sebagai support utama dan US$130,4 sebagai resistance terdekat. Pada level-level ini, terdapat konsentrasi posisi long berleverage senilai US$114,12 juta dan posisi short berleverage yang lebih besar, mencapai US$149,74 juta. Dominasi posisi short ini mencerminkan pandangan bearish dari sebagian trader intraday, yang memprediksi SOL akan menghadapi tantangan signifikan untuk menembus level resistance US$130,4 dalam waktu dekat.
Secara keseluruhan, rebound Solana mencerminkan momentum pasar yang mulai membaik setelah berhasil mempertahankan level support vital. Namun, keberlanjutan penguatan ini akan sangat ditentukan oleh bagaimana harga bereaksi di area resistance krusial, terutama mengingat tingginya konsentrasi leverage pada posisi short. Investor dan trader disarankan untuk terus memantau pergerakan harga dengan cermat dan mempertimbangkan kedua sinyal ini dalam pengambilan keputusan investasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

