KabarTifa- Seorang investor kripto besar (whale) membuat gempar pasar dengan aksi nekatnya: menjual 4.000 Bitcoin (BTC) senilai US$ 460 juta dan langsung memborong Ethereum (ETH). Langkah berani ini meningkatkan kepemilikan ETH whale tersebut menjadi sekitar US$ 806 juta, memicu spekulasi akan datangnya altseason. Data on-chain dari Lookonchain menunjukkan whale tersebut kini menguasai 179.448 ETH. Aksi ini bukan hanya sekali, bahkan beberapa jam kemudian, whale tersebut kembali menyetor 300 BTC (US$ 34,86 juta) ke Hyperliquid dan langsung menukarnya menjadi ETH.
Berdasarkan data yang dihimpun kabartifa.id dari coingape.com, ETH yang dikumpulkan whale tersebut dibeli dengan harga rata-rata US$ 4.490, termasuk 135.265 ETH dalam kontrak long senilai US$ 581 juta. Posisi ini telah menghasilkan keuntungan tak terealisasi sebesar US$ 58 juta. Setelah transaksi tambahan, total kepemilikan ETH whale tersebut mencapai 122.226 ETH dengan harga rata-rata US$ 4.377, dan keuntungan tak terealisasi sekitar US$ 42 juta. Secara keseluruhan, taruhan besar pada ETH ini telah menghasilkan profit lebih dari US$ 100 juta bagi whale tersebut.

Aksi ini tercatat sebagai salah satu rotasi BTC ke ETH terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Pergerakan ini menunjukkan keyakinan kuat investor tersebut terhadap potensi Ethereum untuk mengungguli Bitcoin dalam jangka pendek. Aksi agresif ini bisa jadi antisipasi sebelum masuknya likuiditas institusional yang lebih besar ke ETH, terutama dengan masih berlangsungnya pengajuan ETF Ethereum spot di berbagai negara.
Tren serupa juga terlihat pada beberapa institusi besar. Matrixport misalnya, memindahkan 95.873 ETH (US$ 452 juta) ke Binance dan OKX, seraya menarik lebih dari 2.300 BTC (US$ 272 juta). Bahkan World Liberty Financial, perusahaan milik Donald Trump, juga meningkatkan eksposurnya ke Ethereum.
Pada saat berita ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan sekitar US$ 114.800, relatif stabil meski terjadi penjualan besar-besaran. Ini menunjukkan kekuatan pasar yang mampu menyerap tekanan jual berkat permintaan spot BTC yang solid di atas US$ 110.000. Sementara itu, Ethereum menunjukkan performa lebih kuat, diperdagangkan di kisaran US$ 4.700, mendekati level resistance besar. Jika breakout terjadi, langkah berani whale ini akan terbukti tepat, dan menarik lebih banyak likuiditas institusional ke ETH.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai saran investasi atau trading. Investasi kripto memiliki risiko tinggi dan volatil. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
